Suara.com - Hari Ayah Nasional yang diperingati pada tanggal 12 November setiap tahunnya, turut dikomentari Badan PBB untuk anak-anak UNICEF, perihal kehadiran ayah tiri alias ayah sambung.
Kehadiran ayah sambung ini sangat diperlukan jika keadaan satu keluarga tidak ideal, seperti orangtua bercerai atau ayah meninggal. Ayah sambung berperan penting untuk menggantikan posisi ayah yang sangat penting dalam tumbuh kembang anak.
"Kadang situasi tidak ideal, tapi yang paling penting figur dari seorang ayah itu sendiri, seorang ayah tidak melulu bisa disediakan oleh ayah biologis, dalam arti, keluarga bercerai dan ibunya menikah lagi. Kemudian suami barunya sangat solid untuk berperan sebagai seorang ayah, itu juga figur seorang ayah yang baik," ujar perwakilan UNICEF Indonesia, Debora Comini, kepada Suara.com di Perpusnas RI, Jakarta Pusat, Senin (11/11/2019).
Ayah baru bukan jadi satu-satunya solusi. Apabila seorang ibu tidak memungkinkan menikah lagi, maka saudara laki-laki dari keluarga ibu bisa ambil bagian, seperti kakek, paman, atau bahkan dari pihak keluarga ayah sang anak.
"Misalnya ada kakek, om, kakak ibunya dan segala yang lain, tapi yang paling penting dia tetap masih bisa dapat gambaran figur seorang ayah seperti apa," tutur Debora
Selebihnya, Debora juga mengingatkan peran seorang ayah sama pentingnya dengan peran seorang ibu. Tidak melulu ayah hanya orang yang mencari nafkah, apalagi kini ibu biasanya ikut andil dalam perekonomian, jadi sudah seharusnya dalam mendidik anak-anak dilakukan dengan kerjasama.
"Kalau kemudian ibu harus bekerja dan mengurus anak, artinya kan beban ganda hanya diusung si ibunya saja, sementara di sini bapak juga ikut berperan, ketika bapak membantu ibunya gantian, ketika ibunya bekerja dia (ayah) menjaga anak," ungkapnya.
Debora yang baru saja menetapkan Nicholas Saputra sebagai Duta Nasional UNICEF Indonesia baru, mengatakan para ayah untuk tidak lupa bermain dengan anak-anak. Meski tidak menyusui, dengan bermain bersama anak akan mensupport istri, dan menjadi ayah ASI.
"Kita berbicara mengenai anak juga perlu merasa aman. Apabila ada ayah dan ibu, itu perannya sangat penting sekali, karena anak akan belajar dan mengalami langsung bagaimana ayah dan ibu berinteraksi. Ayah itu perlu menghabiskan atau menggunakan waktunya untuk anaknya dan tidak hanya momen khusus saja meskipun dia bekerja," tutupnya.
Baca Juga: Hari Ayah Nasional, Ternyata Peran Ayah Pengaruhi Emosional Anak Laki-laki
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 HP Midrange Serasa Flagship 2026: Spesifikasi Premium dan Performa Juara
- 3 HP Android dengan Kualitas Kamera Selevel iPhone 17 Pro Max, Cocok untuk Bikin Konten
- 4 Sepatu Nike Tanpa Tali Serbaguna: Nyaman untuk Olahraga, Praktis buat Jalan Santai
- Danantara Sumberdaya Indonesia Batal Beroperasi Penuh, Pemerintah Mundurkan Skema Ekspor SDA di 2027
- Gugurkan Klaim Santriwati 'Hamil Tanpa Hubungan Badan', Polisi Tangkap Kiai di Pekalongan
Pilihan
-
Bos Nvidia Serobot Antrean Jagung Bakar dengan Traktir Semua Pembeli, Egois atau Dermawan?
-
BREAKING NEWS! Persija Resmi Tidak Perpanjang Kontrak Mauricio Souza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer: Hukum Mati Saja Saya!
-
Staf Ahli Gubernur Kaltim Bawa-Bawa Status 'Cucu Nabi' demi Redam Demo Massa
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
Terkini
-
Ribuan Bayi Lahir dengan Talasemia Tiap Tahun, Skrining Dini Semakin Mendesak
-
Ritme Sirkadian dan Usus Saling Terhubung, Begadang Bisa Ganggu Pencernaan
-
Teknologi PET-CT hingga CAR T-Cell Therapy Ubah Lanskap Pengobatan Kanker Modern
-
Tren Kesehatan Preventif Meningkat, Jaminan Keamanan Pasien dari Risiko Tak Terduga Jadi Perhatian
-
Suara.com dan Pertamedika IHC Jajaki Peluang Kolaborasi Lawan Hoaks Kesehatan di Era AI
-
Mengenal Golden Period Stroke, Waktu Penting yang Menentukan Pemulihan Pasien
-
Akreditasi JCI Perkuat Posisi Bali sebagai Destinasi Wisata Medis Dunia
-
Bukan Sekadar Salah Makan: Mengenal IBD, Penyakit 'Silent Killer' yang Mengintai Usia Produktif
-
Waspada! Ancaman Ebola Selevel Awal Pandemi Covid-19
-
Obesitas Tak Lagi Sekadar Masalah Berat Badan, Kapan Perlu Bedah Bariatrik?