Suara.com - Kabar meninggalnya aktor Cecep Reza tengah menjadi perhatian publik. Tuti Herawati, mertua Cecep Reza, mengatakan menantunya meninggal dunia karena sakit jantung.
Selain itu, adik ipar Cecep Reza, Ritsu, mengatakan kalau pemain sinetron Bidadari ini juga menderita diabetes. Karena itu, dokter sempat meminta Cecep Reza menjalani diet karbo.
"Iya, ada jantung dan diabetes juga," kata Ritsu.
Penyebab meninggalnya Cecep Reza karena menderita diabetes dan penyakit jantung seharusnya menjadi pelajaran semua orang.
Orang dengan diabetes cenderung berisiko tinggi menderita penyakit jantung di usia muda. Menurut laporan tahun 2007 dalam Diabetes UK, risiko penyakit kardiovaskular pada orang diabetes 5 kali lebih besar terjadi pada pria paruh baya dan 8 kali lebih besar pada perempuan penderita diabetes.
Melansir dari webmd.com, penyebab paling umum penyakit jantung pada penderita diabetes adalah pengerasan pembuluh darah jantung atau aterosklerosis, yakni penumpukan kolesterol dalam pembuluh darah yang memasok oksigen dan nutrisi ke jantung.
Ketika plak kolesterol pecah, tubuh mencoba memperbaiki pecahnya plak dengan mengirimkan trombosit untuk menutupnya. Karena arteri kecil, trombosit dapat menghalangi aliran darah sehingga tidak mungkin mengirimkan oksigen dan menyebabkan serangan jantung.
Proses yang sama dapat terjadi di semua arteri dalam tubuh, mengakibatkan kurangnya darah ke otak, stroke atau kekurangan darah pada kaki, tangan dan menyebabkan penyakit pembuluh darah perifer.
Adapun cara terbaik untuk mencegah penyakit jantung pada penderita diabetes, antara lain:
Baca Juga: Cecep Reza Idap Penyakit Jantung dan Diabetes, akibat Overweight?
- Jaga gula darah tetap normal
- Kontrol tekanan darah dengan obat-obatan, target untuk penderita diabetes di bawah 130/80
- Kontrol kadar kolesterol
- Menurunkan berat badan jika Anda mengalami obesitas
- Olahraga secara teratur
- Lakukan diet yang menyehatkan jantung
- Berhenti merokok
- Kurangi stres sehari-hari
Semoga bermanfaat!
Berita Terkait
Terpopuler
- Berapa Harga Sewa Pendopo Soimah? Ini Fasilitas Pendopo Tulungo
- 7 Lipstik Lokal Murah dan Awet, Transferproof Meski Dipakai Makan dan Minum
- 7 Cushion Anti Oksidasi untuk Usia 50 Tahun, Ringan di Wajah dan Bikin Tampak Lebih Muda
- 5 HP Android dengan Kualitas Kamera Setara iPhone 15
- Apakah Produk Viva Memiliki Sunscreen? Segini Harga dan Cara Pakainya
Pilihan
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
Terkini
-
Rahim Ayu Aulia Diangkat Gegara Tumor Ganas, Benarkah Riwayat Aborsi Jadi Pemicunya?
-
Gatal-Gatal Tak Kunjung Sembuh? Bisa Jadi Tanda Gangguan Liver yang Sering Diabaikan
-
Turun 10 Kg dalam 8 Minggu, Ini Perjalanan Vicky Shu Jaga Berat Badan dengan Pendampingan Medis
-
Panas Ekstrem Ancam Ibu Hamil, Risiko Prematur hingga Bayi Lahir Mati Meningkat
-
Konsumsi Gula Orang Indonesia Tembus 75 Gram Sehari: Ancaman Serius Bagi Kesehatan Gigi
-
Kasus Hantavirus Ada di Provinsi Indonesia Mana Saja? Korban Meninggal Capai 3 Orang
-
Hantavirus Ada Sejak Kapan? Menilik Sejarah dan Munculnya Kasus di Indonesia
-
Gejala Awal Mirip Flu, Apa Perbedaan Hantavirus dan Corona?
-
Waspada! 7 Jenis Tikus di Sekitar Rumah Ini Bisa Jadi Penyebab Hantavirus di Indonesia
-
4 Penyebab Hantavirus dan Gejala Awalnya, Ramai Dibahas usai Kasus MV Hondius