Suara.com - Jika pernah terserang flu, tentu Anda juga merasakan nyeri sendi. Mengapa hal ini dapat terjadi?
Ternyata, nyeri otot itu tidak jauh berbeda dengan rasa sakit yang mungkin Anda rasakan setelah olahraga secara intens. Penyebab utamanya adalah peradangan.
Peradangan nyeri sendi yang dirasakan saat sakit flu disebabkan oleh virus flu yang menyerang sel-sel Anda.
"Virus pada dasarnya adalah bom data genetik kecil, yang terbuat dari RNA atau DNA," kata Emily Cardwell, seorang perawat di Show Me Your Stethoscope.
"Mereka tidak dapat mereplikasi sendiri dan karenanya memerlukan inang untuk melakukan pekerjaan. Sel yang terinfeksi dapat mati sebagai bagian dari respon imun dan menyebabkan peradangan," sambungnya, melansir Insider.
Untuk meredakan nyeri ini, ada beberapa hal yang dapat Anda lakukan untuk meringankan dan mencegah peradangan lebih lanjut.
Cardwell merekomendasikan untuk beristirahat, menghindari olahraga, dan mengikuti saran dari dokter Anda untuk mengonsumsi obat anti-inflamasi, yang dapat membantu mengurangi rasa sakit.
Sakit ringan yang berkaitan dengan flu sebenarnya tidak perlu begitu dikhawatirkan. Risiko untuk berkembang menjadi penyakit yang lebih serius sangat kecil.
Hal yang perlu dilakukan saat Anda mengalami nyeri, tubuh lemah dan pembengkakan yang parah adalah mencari bantuan medis, sarannya.
Baca Juga: Cara Mengatasi Flu Dalam Waktu 1 Hari, Simak Tips dari Dokter Ini
Berita Terkait
Terpopuler
- Lirik Lagu 'MBG Mas Bahlil Ganteng' yang Viral, Lengkap Asal Usulnya
- 7 HP Midrange Serasa Flagship 2026: Spesifikasi Premium dan Performa Juara
- 5 HP Realme RAM 12 GB dan Kamera Jernih Paling Murah Mulai Rp2 Jutaan
- 4 Sepatu Nike Tanpa Tali Serbaguna: Nyaman untuk Olahraga, Praktis buat Jalan Santai
- 5 Rekomendasi Lipstik Anti Luntur Saat Dipakai Makan Gorengan
Pilihan
-
Bos Nvidia Serobot Antrean Jagung Bakar dengan Traktir Semua Pembeli, Egois atau Dermawan?
-
BREAKING NEWS! Persija Resmi Tidak Perpanjang Kontrak Mauricio Souza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer: Hukum Mati Saja Saya!
-
Staf Ahli Gubernur Kaltim Bawa-Bawa Status 'Cucu Nabi' demi Redam Demo Massa
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
Terkini
-
Teknologi PET-CT hingga CAR T-Cell Therapy Ubah Lanskap Pengobatan Kanker Modern
-
Tren Kesehatan Preventif Meningkat, Jaminan Keamanan Pasien dari Risiko Tak Terduga Jadi Perhatian
-
Suara.com dan Pertamedika IHC Jajaki Peluang Kolaborasi Lawan Hoaks Kesehatan di Era AI
-
Mengenal Golden Period Stroke, Waktu Penting yang Menentukan Pemulihan Pasien
-
Akreditasi JCI Perkuat Posisi Bali sebagai Destinasi Wisata Medis Dunia
-
Bukan Sekadar Salah Makan: Mengenal IBD, Penyakit 'Silent Killer' yang Mengintai Usia Produktif
-
Waspada! Ancaman Ebola Selevel Awal Pandemi Covid-19
-
Obesitas Tak Lagi Sekadar Masalah Berat Badan, Kapan Perlu Bedah Bariatrik?
-
Risiko Paparan Darah Tenaga Medis Masih Tinggi, Prosedur IV Jadi yang Paling Diwaspadai
-
Dari Saraf hingga Kanker, MRI Berbasis AI Tingkatkan Akurasi dan Kecepatan Penanganan Pasien