Suara.com - Buah naga, yang datang dari varietas kulit merah dan kuning, awalnya tumbuh di Meksiko, Amerika Selatan dan Tengah. Kemudian Prancis membawanya ke Asia Tenggara pada awal abad ke-19.
Di Indonesia sendiri, buah naga juga disukai banyak orang karena rasanya yang manis dan sedikit asam. Dalam program diet, buah naga biasanya dijadikan smoothie bowl yang kaya akan nutrisi.
"Bukan kandungan vitamin C yang membuat buah ini memiliki potensi kesehatan, melainkan asam lemaknya dan fosfor," tutur Kevin Meehan, praktisi holistik dan pemilik Klinik Kesehatan Teton Valley di Jackson, Wyo.
Melansir Medical Daily, buah naga memiliki manfaat sebagai berikut.
1. Anti-aging
Buah naga mengandung antioksidan yang baik karena votamin C-nya. Antioksidan sangat penting untuk menjaga kulit tetap kencang dan kenyal.
Tidak hanya itu, kandungan fosfor pada buah naga dapat mencegah penuaan dini.
“Salah satu pengatur penting dalam sel kita membutuhkan fosfor, dan phospolipid adalah komponen utama membran sel. Ini bisa membantu mencegah penuaan dini,” katanya.
2. Pencegah kanker
Baca Juga: Manfaat Mengonsumsi Buah Naga saat Puasa
Selain vitamin C, buah naga mengandung karoten yang memiliki sifat sebagai anti-karsinogenik. Karsinogen merupakan senyawa yang dapat menyebabkan kanker.
Selain itu, likopen yang membuat warna merah pada buah naga diketahui menurunkan risiko kanker prostat.
3. Stabilkan gula darah pada penderita diabetes
Tingginya jumlah serat dalam buah eksotis ini dapat membantu menstabilkan kadar gula darah seseorang. Buah naga juga membantu menghambat lonjakan gula yang terjadi setelah makan makanan indeks glikemik tinggi.
4. Bagus untuk pencernaan
Buah naga memiliki kandungan serat yang signifikan, yang berarti dapat meningkatkan melancarkan pergerakan pada usus ke saluran pencernaan. Konsumsi buah eksotis ini dapat membantu mengurangi kemungkinan kondisi seperti sembelit dan sindrom iritasi usus.
5. Kesehatan kardiovaskular
Buah naga dapat membantu meningkatkan kesehatan jantung, sebab buah ini dapat menurunkan kadar kolesterol jahat sekaligus meningkatkan kadar kolesterol baiknya.
Studi 2010 yang diterbitkan dalam jurnal Pharmacognosy Research menunjukkan konsumsi buah naga dapat menurunkan risiko penyakit jantung dan mengembangkan tekanan darah tinggi.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Sepatu Kanky Terlaris di Shopee, Nyaman Dipakai Seharian Sesuai Review Pembeli
- 5 Shio yang Menarik Keberuntungan 28 Juni 2026, Hari Penuh Hoki dan Kesempatan
- 4 Sepatu Lari Skechers yang Diskon sampai 50 Persen di Sport Station, Mulai Rp500 Ribuan
- 10 Promo Sepatu Lari di Sports Station: Adidas, Reebok, dan New Balance Mulai Rp299 Ribuan
- 6 Sunscreen di Alfamart untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas sesuai Review
Pilihan
-
Hakim Andi Sebut Nadiem Makarim Seharusnya Dibebaskan
-
Selain 10 Tahun Penjara, Nadiem Makarim Wajib Bayar Uang Pengganti Rp809,59 Miliar
-
Nadiem Makarim Divonis 10 Tahun Penjara!
-
Jangan Puji Pemerintah karena Kerja: Mengapa Publik Begitu Mudah Terpesona?
-
Kabar Duka! Legenda Persija Si Macan Betawi Tan Liong Houw Tutup Usia
Terkini
-
Jawab Tantangan Diagnosis Kanker, RS Atma Jaya Luncurkan Layanan Hematologi dan Onkologi Terpadu
-
Jadi Oma Baru, Maia Estianty Cerita Pentingnya Menjaga Kesehatan Tulang dan Sendi agar Kuat
-
Jangan Anggap Sepele Gigi Berlubang, Ternyata Bisa Ganggu Tumbuh Kembang Anak
-
Hidrasi Bukan Sekadar Hilangkan Haus, Ini Manfaatnya bagi Kesehatan Tubuh
-
Hanya 4,9 Persen Pasien Berisiko Kardiovaskular Tinggi di Indonesia Capai Target LDL-C
-
Dari Kecelakaan Kerja hingga Cedera Kepala, MRI 1.5 Tesla Jadi Senjata Baru Penanganan Trauma
-
Bikin Anak Berani Berekspresi, Isi Libur Sekolah dengan Aktivitas Ini
-
Kenalan dengan HYROX, Fitness Race yang Sedang Digandrungi Komunitas Olahraga
-
Mudah Lelah dan Sesak Napas Bisa Jadi Tanda Kebocoran Katup Jantung
-
World Allergy Week 2026: Saatnya Ubah Sudut Pandang Soal Alergi Susu Sapi pada Anak