Suara.com - Jaga Pola Makan Bikin Kualitas Hidup Pasien Kanker Meningkat, Ini Kata Ahli
Terdiagnosis kanker bukan berarti hidup sudah berakhir. Pada dasarnya pasien kanker masih bisa memperbaiki kualitas hidup dengan menerapkan pola hidup sehat seperti berolahraga dan mengonsumsi makanan sehat.
Begitupun dengan upaya pencegahan, pola hidup sehat memang membantu mencegah kanker tapi tidak seutuhnya, karena ada faktor yang tidak bisa dijelaskan mengapa kanker terjadi.
"Saya nggak bisa katakan nutirisi bisa mentrigger, lebih ke quality of life. Karena dipengaruhi banyak hal. Penyakit metabolik yang lain bisa dipengaruhi tinggi gula, tinggi lemak, makanan asin. Lebih ke menjaga makanan, lebih menjaga pasien kanker hidup lebih berkualitas tanpa terkena penyakit lain," ujar praktisi kesehatan dr. Rizal Alaydrus dalam acara peluncuran AXA Critical Elite Solution di The Maj Senayan, Jakarta Selatan, Rabu (11/12/2019).
Tapi dr. Rizal tidak menampik jika asupan makanan yang sembarangan bisa membuat kondisi kanker semakin memburuk. Ia mengumpamakan seseorang yang terkena kanker serviks masih mengonsumsi makanan tinggi gula, sedangkan gula adalah 'makanan' sel kanker.
"Kalau masih mengonsumsi membuat berisiko tekanan penyakit lain, artinya bertambah lagi hipertensi, diabetes dan jadi klop," tuturnya.
Sedangkan pada kanker paru-paru selain makanan, faktor olahraga juga jadi penting untul mengontrol kanker tidak semakin berkembang. Ini karena saat diujicoba sel kanker 'tidak suka' dengan kadar oksigen dalam darah atau dalam sel.
"Tapi ada langkah preventif yang bisa dilakuin. Contoh ternyata sel kanker saat diujicoba tidak menyukai oksigen yang banyak di dalam sel. Keadaan oksigen akan banyak kalau kita olahraga yang aerobik, karena bergerak lebih banyak oksigen," jelasnya.
Perlu diingat juga, untuk olahraga harus memenuhi 120 hingga 150 menit per minggu. Tapi, olahraga harus berangsur dan tidak boleh disatukan dalam satu hari.
Baca Juga: Australia Mulai Penelitian Manfaat Ganja Bagi Pasien Kanker
Berita Terkait
Terpopuler
- Pompa Air Paling Bagus dan Awet Merk Apa? Ini 4 Pilihan Terbaik Versi Review Pengguna
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- 5 HP Murah Terbaru Penyimpanan Lega Juni 2026: Memori 256 GB, Baterai 8.100 mAh
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!
-
Bukan Sekadar Haus, Ini Alasan Mengapa Air Putih Saja Tidak Cukup Saat Latihan Intens
-
Informed Consent Bukan Sekadar Formalitas: Mengapa Dokter Wajib Bicara Langsung dengan Anda?
-
Sering Dianggap Ganas, Padahal Sebagian Besar Tumor Otak Bersifat Jinak
-
Kasus Dermatitis pada Bayi dan Anak Terus Meningkat, Ini Cara Cegah Eksim Si Kecil Kambuh
-
Terapi Stem Cell Kian Berkembang, untuk Peremajaan Kulit hingga Pemulihan Cedera Sendi
-
Mata Merah dan Buram Tak Boleh Dianggap Sepele, Bisa Jadi Tanda Kerusakan Kornea
-
Kesehatan Penglihatan Tak Boleh Diabaikan, Ini Pentingnya Koreksi Refraksi yang Tepat
-
Perawatan Gigi Anak yang Nyaman, Bantu Si Kecil Tumbuh dengan Senyum Sehat dan Percaya Diri
-
Tren Sport Nutrition, Ini Peran Asupan Energi dalam Olahraga Endurance