Suara.com - Saat menderita baju ginjal, sakit yang mendera akan terasa sangat hebat di bagian bawah perut. Bahkan disebut-sebut, sakitnya akan sangat parah melebihi perempuan yang hendak melahirkan.
Sebelum menjadi parah, perlu kita mengenal tanda-tanda penyakit ginjal, seperti dikutip Times of India, Kamis (12/12/19).
1. Sakit punggung dan perut
Saat tekanan pada ginjal meningkat dan batu di ginjal ikut bergerak, tapi lubang yang ada sangatlah sempit, alhasil batu ini jadi menyumbat. Tekanan ini membuat ginjal mengirimkan rasa sakit ke otak. Jadi, bukan hal aneh jika seseorang akan merasakan sakit yang hebat di bagian punggung dan di bawah tulang rusuk. Bahkan yang berbahaya, batu-batu besar itu bisa menyebabkan pembengkakan ginjal di bagian yang terdampak.
2. Nyeri saat buang air kecil
Saat anda merasakan sakit seperti terbakar saat pergi ke toilet, maka patut dicurigai Anda menderita batu ginjal. Rasa sakit saat buang air kecil terjadi ketika batu mencapai sendi antara ureter dan kandung kemih. Nyeri saat buang air kecil sering juga sering disebut Infeksi Saluran Kemih (ISK).
3. Urin berwarna merah muda atau cokelat
Adanya darah dalam urin jadi gejala lain dari batu ginjal. Maka saat Anda melihat ada bercak darah merah, merah muda, atau coklat dalam urin, segera periksakan diri ke dokter.
4. Lebih sering ke toilet
Baca Juga: Hari Ginjal Sedunia 2019, Simak 10 Tanda Penyakit Ginjal
Saat batu ginjal tersangkut di ureter atau saluran kencing, maka akan menghalangi keluarnya urin. Urin yang terhalang ini membuat rasa ingin buang air kecil terus menyerang, alhasil membuat kita pergi ke toilet lebih sering.
5. Mual dan muntah
Gejala ini sudah sepatutnya sangat diwaspadai, karena rasa sakit yang hebat di perut membuat seseorang selalu merasa mual dan ingin muntah. Mual dan muntah ini juga terjadi karena saraf ginjal dan saluran cerna yang saling terhubung satu sama lain, jadi efeknya akan sekaligus.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Daripada Nyicil BeAT: Ini 5 Motor Keren Murah Bertenaga untuk Pelajar, Harga Mulai 5 Jutaan Saja
- Beroperasi Bertahun-tahun Tanpa Izin Resmi, Pabrik Pengolahan Oli Bekas di Tangerang Resmi Ditutup
- Suzuki Burgman 15 Sudah Ada di Dealer, Skutik Penantang NMAX dengan Layar TFT dan Traction Control
Pilihan
-
Resmi! Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan Jaksa, Ini Syarat yang Harus Dipenuhi
-
Sudewo Tolak Dakwaan Gabungan Kasus DJKA dan Perangkat Desa, Kuasa Hukum Sebut Langgar KUHAP!
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
Terkini
-
WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global
-
Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental
-
Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!
-
Bukan Sekadar Haus, Ini Alasan Mengapa Air Putih Saja Tidak Cukup Saat Latihan Intens
-
Informed Consent Bukan Sekadar Formalitas: Mengapa Dokter Wajib Bicara Langsung dengan Anda?
-
Sering Dianggap Ganas, Padahal Sebagian Besar Tumor Otak Bersifat Jinak
-
Kasus Dermatitis pada Bayi dan Anak Terus Meningkat, Ini Cara Cegah Eksim Si Kecil Kambuh
-
Terapi Stem Cell Kian Berkembang, untuk Peremajaan Kulit hingga Pemulihan Cedera Sendi
-
Mata Merah dan Buram Tak Boleh Dianggap Sepele, Bisa Jadi Tanda Kerusakan Kornea
-
Kesehatan Penglihatan Tak Boleh Diabaikan, Ini Pentingnya Koreksi Refraksi yang Tepat