Suara.com - Manfaat Santan untuk Mengatasi Refluks Asam Lambung
Tahukah Anda santan memiliki segudang manfaat untuk kesehatan? Mulai dari melancarkan metabolisme, membantu mengatur berat badan, menjaga kesehatan jantung hingga meningkatkan sistem imun. Santan juga diyakini memiliki manfaat yang dapat membantu mengatasi gangguan asam lambung seperti refluks asam. Benarkah?
Sebelum mencari tahu tentang manfaat santan untuk mengatasi refluks asam lambung, alangkah baiknya jika Anda mengetahui apa yang dimaksud dengan refluks asam lambung.
Saat mengalami refluks asam, asam lambung di dalam perut akan naik hingga kerongkongan dan berpotensi menyebabkan heartburn, yaitu kondisi di mana Anda merasakan sensasi seperti terbakar pada dada.
Kondisi ini terjadi saat katup esofagus yang harusnya bisa terbuka dan tertutup dengan sempurna gagal melakukan tugasnya. Artinya, saat katup harusnya tertutup, katup ini justru terbuka sehingga memberi celah untuk asam di dalam perut naik hingga ke kerongkongan.
Refluks asam lambung sangat rentan pada orang yang memiliki kebiasaan merokok, obesitas, kurang berolahraga, dan penggunaan obat-obatan tertentu. Misalnya, obat-obatan untuk asma, antihistamin, obat pereda nyeri, dan antidepresan. Untuk mengatasi kondisi ini, ada solusi yang bisa Anda jadikan pilihan yakni santan.
Berbeda dengan air kelapa, santan adalah cairan yang berasal dari perasan daging buah kelapa yang sudah matang. Cairan ini berwarna putih seperti susu.
Medical News Today melaporkan, santan dianggap memiliki manfaat yang dapat membantu menetralkan asam lambung. Bahkan, santan boleh diminum sebagai pengganti susu sapi jika ingin meredakan refluks asam dilansir Hello Sehat.
Kandungan lemak dalam santan lebih rendah dari susu sapi
Baca Juga: Wajib Coba, Resep Empal Gentong Gurih Tanpa Santan
Meski susu sapi dianggap bisa meredakan heartburn untuk sementara, kandungan lemak di dalamnya berpotensi mendorong lambung untuk memproduksi lebih banyak asam. Masalahnya, asam yang terlalu banyak di dalam lambung mungkin menyebabkan heartburn atau refluks asam lambung.
Maka dari itu, alih-alih menggunakan susu sapi, lebih baik memaksimalkan manfaat santan. Sebab, kandungan lemak di dalam santan lebih rendah dibanding kandungan dalam susu sapi. Sehingga, santan lebih aman dikonsumsi oleh penderita refluks asam dibanding susu sapi.
Kandungan santan yang memiliki manfaat untuk menetralkan asam lambung
cemas berlebihan bikin sakit maag kambuh
Sama halnya dengan susu nabati, santan termasuk alternatif yang dianggap lebih baik dari susu sapi untuk dikonsumsi. Hal ini disebabkan kandungan nutrisi yang terdapat di dalamnya, berpotensi memiliki manfaat dalam mengatasi gangguan asam lambung seperti refluks asam.
Salah satu kandungan santan yang memiliki manfaat untuk meredakan gangguan asam lambung adalah magnesium. Satu gelas santan mengandung kurang lebih 104 miligram (mg) magnesium.
Kandungan yang terdapat di dalam santan ini sering juga ditemukan di dalam berbagai obat-obatan bebas yang memiliki manfaat untuk mengatasi refluks asam lambung. Contohnya antasida, H2 receptors, dan proton pump inhibitor.
Kandungan magnesium di dalam antasida biasanya dikombinasikan dengan hidroksida atau karbonat yang dapat menetralkan asam dan mengurangi gejala yang Anda rasakan. Sementara, kandungan di dalam proton pump inhibitor dapat mengurangi jumlah produksi asam di dalam perut Anda.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Pilihan HP Flagship Paling Murah, Spek Sultan Harga Teman
- 5 HP 5G Terbaru RAM 12 GB, Spek Kencang untuk Budget Rp3 Juta
- 5 Pilihan Sepatu Lari Hoka Murah di Sports Station, Harga Diskon 50 Persen
- 5 Parfum Aroma Segar Buat Pesepeda, Anti Bau Badan Meski Gowes Seharian
- 5 Sepeda Listrik Jarak Tempuh Terjauh, Tahan Air dan Aman Melintasi Gerimis
Pilihan
-
Tragedi di Stasiun Bekasi Timur: 3 Penumpang KRL Tewas dan 38 Korban Luka-luka Dilarikan ke 4 RS
-
KAI Fokus Evakuasi dan Normalisasi Jalur Pasca KA Argo Bromo Anggrek Tabrak KRL di Bekasi Timur
-
Tabrakan Hebat di Stasiun Bekasi Timur: KRL vs Argo Bromo Anggrek, Jeritan Penumpang Pecah!
-
Rekam Jejak Jenderal Dudung Abdurachman: Dari Pencopot Baliho Kini Jadi Tangan Kanan Presiden
-
Reshuffle Kabinet: Qodari Geser dari KSP ke Bakom, Dudung Ambil Alih Peran Strategis di Istana
Terkini
-
Konsultasi Kesehatan Pakai AI? Waspada Halusinasi Medis yang Berbahaya
-
Menyeimbangkan Karier dan Anak, Daycare Berkualitas Jadi Kunci Dukungan untuk Ibu Bekerja
-
Tidak Perlu Keluar Rumah, Pesan Obat di Apotek K-24 Kini Bisa Lewat BRImo
-
Diskon 20 Persen Medical Check-Up di RS Siloam: Tanpa Batas Maksimal untuk Nasabah BRI!
-
Raditya Dika Pilih Repot di Depan: Strategi Cegah Dengue demi Jaga Produktivitas
-
Sering Dibilang Overthinking? Ternyata Insting Ibu adalah Deteksi Medis Paling Akurat untuk Anak
-
Jangan Panik, Ini Cara Bijak Kelola Benjolan di Tubuh dengan Pendekatan Alami yang Holistik
-
Biaya Vaksin HPV dan Waktu Terbaik Vaksinasi untuk Cegah Kanker Serviks
-
Gejala Virus HPV pada Pria dan Wanita, Waspadai Kutil Kelamin
-
Gaya Hidup Modern Picu Risiko Penyakit Kronis, Dokter Tekankan Pentingnya Monitoring Berkala