Suara.com - Memasuki usia kehamilan ke-36 minggu, Paula Verhoeven baru pertama kali mengalami kontraksi palsu. Gejala yang dirasakannya adalah kram perut dan sesak napas.
Kondisi ini diceritakan oleh Paula dan Baim Wong melalui vlog yang tayang pada Rabu (18/12/2019) di channel YouTube mereka.
"Kek kram gitu di sini (sambil menunjuk perut bagian bawah), aku udah sesek napas dari semalem, kan," tutur Paula pada Baim.
Untuk memastikan kondisi kehamilan Paula, Baim membawa istrinya untuk melakukan kontrol ke dokter anak. Setelah diperiksa, ternyata Paula mengalami kontraksi palsu.
"Oh, (kontraksi) palsu," celetuk Baim ketika dokter menjelaskan alasan Paula merasa kram perut.
Kontraksi palsu atau kontraksi Braxton Hicks merupakan kontraksi dengan pola tidak teratur, kerap timbul dan hilang. Mulai terasa sejak trimester kedua, namun akan sering muncul pada trimester ketiga, terutama menjelang waktu melahirkan.
Melansir Hello Sehat, kontraksi palsu ini berlangsung singkat, umumnya sekitar 30-60 detik atau paling lama sekitar 2 menit.
Kondisi ini adalah dapat dikatakan sebagai cara tubuh mempersiapkan diri menjelang persalinan.
Pada masa-masa ini sebenarnya adalah waktu yang pas untuk melatih teknik pernapasan yang tepat sebelum kontraksi yang sebenarnya terjadi.
Baca Juga: Baim Wong Auto Panik, Paula Verhoeven Mengeluh Perutnya Terasa Mulas
Namun, tidak semua perempuan akan mengalami kontraksi palsu ini. Dalam beberapa kasus, mereka akan langsung mengalami kontraksi sungguhan yang berlangsung sekitar 5-10 menit.
Kontraksi palsu ini biasanya dipicu oleh beberapa hal, termasuk:
- Pergerakan ibu dan janin yang sedang aktif
- Adanya sentuhan pada perut sang ibu
- Ketika isi kandung kemih sangat penuh
- Setelah sang ibu berhubungan intim saat hamil
- Sang ibu mengalami dehidrasi parah
Berita Terkait
Terpopuler
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- Setahun Andi Sudirman-Fatmawati Pimpin Sulsel, Pengamat: Kinerja Positif dan Tata Kelola Membaik
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
Pilihan
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
-
Hujan Gol, Timnas Indonesia Futsal Putri Ditahan Malaysia 4-4 di Piala AFF Futsal 2026
Terkini
-
4 Penjelasan Sains Puasa Membantu Tubuh Lebih Sehat: Autofagi, Insulin dan Kecerdasan
-
Mendampingi Anak Gamer: Antara Batasan, Keamanan, dan Literasi Digital
-
Selamat Tinggal Ruam! Rahasia Si Kecil Bebas Bergerak dan Mengeksplorasi Tanpa Batasan Kenyamanan
-
Tantangan Penanganan Kanker di Indonesia: Edukasi, Akses, dan Deteksi Dini
-
Virus Nipah Mengintai: Mengapa Kita Harus Waspada Meski Belum Ada Kasus di Indonesia?
-
Transformasi Layanan Kesehatan Bawa Semarang jadi Kota Paling Berkelanjutan Ketiga se-Indonesia
-
Membangun Kebiasaan Sehat: Pentingnya Periksa Gigi Rutin bagi Seluruh Anggota Keluarga
-
Susu Kambing Etawa Indonesia Tembus Pameran Internasional: Etawanesia Unjuk Gigi di Expo Taiwan
-
Penanganan Penyintas Kanker Lansia Kini Fokus pada Kualitas Hidup, Bukan Sekadar Usia Panjang
-
Ini Rahasia Tubuh Tetap Bugar dan Kuat Menjalani Ramadan Optimal Tanpa Keluhan Tulang dan Sendi