Suara.com - Pada vlog Baim Wong terbaru yang tayang pada Rabu (18/12/2019), aktor tersebut menunjukkan ketika Paula Verhoeven pertama kali mengalami kontaksi palsu.
Sebelum didiagnosis oleh dokter pribadinya, baik Baim maupun Paula sama-sama merasa cemas mengingat calon buah hati mereka sudah menginjak usia 36 minggu di dalam kandungan.
Paula mengatakan gejala yang dirasakannya adalah kram secara tiba-tiba dan sesak napas yang sudah berlangsung sejak malam sebelumnya.
Kontraksi palsu yang juga disebut sebagai kontraksi Braxton Hicks memang umum terjadi pada sebagian perempuan menjelang persalinan.
Meski mulai dapat dirasakan pada trimester kedua, umumnya kontraksi palsu akan sering dirasakan pada trimester ketiga. Pada masa ini, sebenarnya adalah waktu yang tepat untuk berlatih pernapasan yang tepat sebelum kontraksi sesungguhnya datang.
Kontraksi Braxton Hicks tentu berbeda dengan kontraksi sesungguhnya.
Melansir Hello Sehat, berikut perbedaan kontraksi palsu dengan kontraksi persalinan asli.
1. Lama waktu dan kemungkinan memprediksi kontraksi
Kontraksi palsu umumnya hanya terjadi dalam waktu singkat dan tidak teratur. Sedangkan kontraksi asli memiliki pola dan lama waktu berlangsunya tidak teratur pada awalnya. Namun, seiring waktu pola, frekuensi, dan jaraknya menjadi tetap dan teratur.
Baca Juga: Umum Terjadi, Ketahui Tanda Kontraksi Palsu yang Dialami Paula Verhoeven
Jika kontraksi palsu berlangsung paling lama 30-60 detik, kontraksi asli bisa sampai 30-70 detik.
2. Letak rasa sakit
Sakit perut dapat muncul atau tidak sama sekali pada saat kontraksi palsu. Jika timbul, biasanya terasa di perut bagian bawah, disertai dengan kram ringan seperti menstruasi.
Sedangkan kontraksi asli, rasa sakitnya akan terasa sampai punggung bagian bawah dan seakan menyeluruh di semua bagian perut.
Saat kontraksi asli, mungkin juga akan mengalami nyeri punggung, yang disertai dengan adanya tekanan pada panggul, pinggang hingga paha.
3. Keluhan rasa sakit karena beraktivitas
Berita Terkait
Terpopuler
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- Setahun Andi Sudirman-Fatmawati Pimpin Sulsel, Pengamat: Kinerja Positif dan Tata Kelola Membaik
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
Pilihan
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
-
Hujan Gol, Timnas Indonesia Futsal Putri Ditahan Malaysia 4-4 di Piala AFF Futsal 2026
Terkini
-
4 Penjelasan Sains Puasa Membantu Tubuh Lebih Sehat: Autofagi, Insulin dan Kecerdasan
-
Mendampingi Anak Gamer: Antara Batasan, Keamanan, dan Literasi Digital
-
Selamat Tinggal Ruam! Rahasia Si Kecil Bebas Bergerak dan Mengeksplorasi Tanpa Batasan Kenyamanan
-
Tantangan Penanganan Kanker di Indonesia: Edukasi, Akses, dan Deteksi Dini
-
Virus Nipah Mengintai: Mengapa Kita Harus Waspada Meski Belum Ada Kasus di Indonesia?
-
Transformasi Layanan Kesehatan Bawa Semarang jadi Kota Paling Berkelanjutan Ketiga se-Indonesia
-
Membangun Kebiasaan Sehat: Pentingnya Periksa Gigi Rutin bagi Seluruh Anggota Keluarga
-
Susu Kambing Etawa Indonesia Tembus Pameran Internasional: Etawanesia Unjuk Gigi di Expo Taiwan
-
Penanganan Penyintas Kanker Lansia Kini Fokus pada Kualitas Hidup, Bukan Sekadar Usia Panjang
-
Ini Rahasia Tubuh Tetap Bugar dan Kuat Menjalani Ramadan Optimal Tanpa Keluhan Tulang dan Sendi