Suara.com - Anda yang suka minum alkohol mungkin bertanya-tanya, berapa lama alkohol akan bertahan di dalam tubuh dan memengaruhi Anda? yang pasti, cukup lama untuk membuat hidup Anda sedikit kacau setelah mengonsumsinya.
Dilansir dari Metro, 49 persen orang Inggris setidaknya minum alkohol sekali dalam seminggu atau lebih selama periode Natal dan akhir tahun.
Dan terkait dengan alkohol, minum berlebihan saat musim perayaan, sangat tidak dianjurkan karena ini bisa saja membuat pesta Natal Anda berubah menjadi mimpi buruk. Belum lagi, hal tersebut juga bisa merusak kebiasaan sehat lain yang telah Anda lakukan sebelumnya, seperti diet dan olahraga.
Nah, untuk lebih aman ketika ingin mengonsumsi alkohol, sebaiknya Anda mengetahui waktu yang dibutuhkan bagi alkohol bertahan di sistem Anda. National Health Service (NHS) menyatakan bahwa dibutuhkan sekitar satu jam bagi tubuh Anda memecah satu unit alkohol.
Tetapi ini bervariasi tergantung pada faktor-faktor lainnya, termasuk berat badan, usia, berapa banyak Anda makan, jenis alkohol apa yang telah Anda konsumsi, dan apakah Anda minum obat penghilang mabuk atau tidak.
Lantas, berapa ukuran satu unit alkohol itu? Satu unit alkohol berarti ialah 10 ml atau 8 g alkohol murni. Satu pint berisi sekitar dua unit, dan satu gelas anggur bisa sampai tiga unit.
Tingkat di mana alkohol hilang dari aliran darah adalah sekitar 0,015 ml per jam, tetapi alkohol masih dapat muncul dalam tes darah hingga 12 jam.
Lalu, bisakah Anda menghilangkan kandungan alkohol dalam darah Anda lebih cepat? Jawabannya adalah tidak. Banyak orang mengira, jika minum banyak air putih bisa menghilangkan jumlah alkohol di darah Anda lebih cepat. Padahal ini adalah anggapan yang keliru. Meskipun ini dapat membantu Anda merasa lebih sadar, itu tidak mengubah kadar alkohol dalam sistem Anda.
Jadi, jika Anda minum alkohol saat berpesta di musim Natal dan akhir tahun ini, demi keamanan, setidaknya tunggu sampai 12 jam untuk menyetir, bahkan lebih jika Anda merasa lebih mabuk dari biasanya.
Baca Juga: Auto-Brewery Syndrome, Sindrom Langka yang Bikin Orang Mabuk Tanpa Alkohol
Berita Terkait
Terpopuler
- Asal-usul Kenapa Semua Pejabat hingga Diplomat Iran Tak Pakai Dasi
- Sunscreen SPF 50 Apa yang Bagus? Ini 5 Pilihan untuk Perlindungan Maksimal
- Nyanyi Sambil Rebahan di Aspal, Aksi Ekstrem Pinkan Mambo Cari Nafkah Jadi Omongan
- Penyebab BRImo Sempat Terkendala Pagi Ini, Kini Layanan Pulih Sepenuhnya
- Harga Adidas Adizero Termurah Tipe Apa Saja? Ini 5 Varian Terbaiknya
Pilihan
-
BREAKING NEWS: Peringatan Dini Tsunami 3, BMKG Minta Evakuasi Warga
-
Mencekam! SPBE di Cimuning Bekasi Terbakar Hebat, Langit Malam Berubah Merah
-
Buntut Polemik Suket Pendidikan Gibran, Subhan Palal Juga Gugat Pimpinan DPR-MPR
-
Tok! Eks Sekretaris MA Nurhadi Divonis 5 Tahun Penjara dan Wajib Bayar Uang Pengganti Rp137 Miliar
-
Aksi Tenang Nenek Beruban Curi TV 30 Inci di Jatinegara Viral, Korban Tak Tega Lapor Polisi
Terkini
-
Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata
-
Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia
-
Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien
-
Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia
-
Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya
-
Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin
-
Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak
-
Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026
-
Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS
-
Lawan Risiko Penyakit Pascabanjir: Membangun Kembali Harapan Lewat Akses Air dan Nutrisi Sehat