Suara.com - Kemenkes Tinjau Kesiapan Fasilitas Pelayanan Kesehatan Saat Libur Nataru
Dalam rangka mengecek kesiapan layanan kesehatan saat libur Natal dan Tahun Baru 2020, Sekretaris Jenderal Kementerian Kesehatan Oscar Primadi didampingi Direktur Jenderal Pelayanan Kesehatan Bambang Wibowo melakukan kunjungan ke 2 tempat yakni RSUPN Cipto Mangunkusumo dan RSUP Fatmawati, Jakarta (24/12/2019).
RSUPN Cipto Mangunkusumo menjadi lokasi pertama yang dikunjungi Sekjen beserta rombongan. Kunjungan dilakukan dengan berkeliling RSCM melihat beberapa ruangan di antaranya Sistem Penanganan Gawat Darurat Terpadu (SPGDT), Ruang Resusitasi, Ruang ICU, Unit Pelayanan Bedah Terpadu, Ruang Perawatan Intensif, Ruang ICU serta berbincang dengan keluarga pasien.
Menurut Oscar, mudik dan libur merupakan suasana di mana mobilitas massa sangat besar. Sehingga hal ini perlu dilakukan upaya-upaya kesiapsiagaan apabila terjadi kegawatdaruratan, yang salah satunya dengan menyiapkan fasilitas dan layanan kesehatan yang prima.
"Memang kita minta fasilitas pelayanan kesehatan agar lebih meningkatkan kewaspadaan, dari sisi kesiapan tenaga, kesiapan fasilitas dan sarana prasarana, Insya Allah kita lihat RSCM siap," ujar Oscar, dalam siaran pers kepada wartawan.
Ia menambahkan di samping fasilitas dan layanan kesehatan, Kementerian Kesehatan dibawah komando Direktur Jenderal Layanan Kesehatan telah menyiapkan langkah siaga di antaranya membentuk tim khusus, memaksimalkan fungsi-fungsi yang ada, termasuk pusat krisis dan pemantauan-pemantauan komunikasi, serta meningkatkan koordinasi lintas sektor.
Ia pun mengimbau kepada masyarakat yang akan mudik maupun liburan untuk terus berhati-hati dan waspada. Apabila dalam kondisi darurat agar menggunakan fasilitas kesehatan yang tersedia dengan sebaik-baiknya.
"Tentunya hati-hati dan selalu waspada, kalau ada hal-hal yang barangkali perlu dilakukan kesiagaan berkaitan dengan kesehatan, manfaatkan fasilitas kesehatan yang ada, saya yakin di seluruh Indonesia kesiapan tim kesehatan menghadapi Tahun Varu, malam Natal dan event-event besar terus disiagakan," tutupnya.
Baca Juga: Wabah Demam Babi Afrika, Kemenkes: Belum Ada Bukti Virus Menyerang Manusia
Berita Terkait
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Cerita Eks Real Madrid Masuk Islam di Ramadan 2026, Langsung Bersimpuh ke Baitullah
- Sosok Arya Iwantoro Suami Dwi Sasetyaningtyas, Alumni LPDP Diduga Langgar Aturan Pengabdian
- Menkop Ferry Minta Alfamart dan Indomaret Stop Ekspansi Karena Mengancam Koperasi Merah Putih
Pilihan
-
SBY Sentil Doktrin Perang RI: Kalau Serangan Udara Hancurkan Jakarta, Bagaimana Hayo?
-
Kasus Pembakaran Tenda Polda DIY: Perdana Arie Divonis 5 Bulan, Hakim Perintahkan Bebas
-
Bikin APBD Loyo! Anak Buah Purbaya Minta Pemerintah Daerah Stop Kenaikan TPP ASN
-
22 Tanya Jawab Penjelasan Pemerintah soal Deal Dagang RI-AS: Tarif, Baju Bekas, hingga Miras
-
Zinedine Zidane Comeback! Sepakat Latih Timnas Prancis Usai Piala Dunia 2026
Terkini
-
Selamat Tinggal Ruam! Rahasia Si Kecil Bebas Bergerak dan Mengeksplorasi Tanpa Batasan Kenyamanan
-
Tantangan Penanganan Kanker di Indonesia: Edukasi, Akses, dan Deteksi Dini
-
Virus Nipah Mengintai: Mengapa Kita Harus Waspada Meski Belum Ada Kasus di Indonesia?
-
Transformasi Layanan Kesehatan Bawa Semarang jadi Kota Paling Berkelanjutan Ketiga se-Indonesia
-
Membangun Kebiasaan Sehat: Pentingnya Periksa Gigi Rutin bagi Seluruh Anggota Keluarga
-
Susu Kambing Etawa Indonesia Tembus Pameran Internasional: Etawanesia Unjuk Gigi di Expo Taiwan
-
Penanganan Penyintas Kanker Lansia Kini Fokus pada Kualitas Hidup, Bukan Sekadar Usia Panjang
-
Ini Rahasia Tubuh Tetap Bugar dan Kuat Menjalani Ramadan Optimal Tanpa Keluhan Tulang dan Sendi
-
Anak Sekolah Jadi Kelompok Rentan, Pemantauan Aktif Vaksinasi Dengue Diperluas di Palembang
-
Cuma Pakai Dua Jari, Dokter Ungkap Cara Deteksi Sakit Jantung dari Raba Nadi