Walaupun semua orang membutuhkan air minum yang aman, sangat penting bagi anak-anak untuk mendapat asupan air bersih karena mereka lebih rentan terhadap bahaya dari air yang terkontaminasi.
Jika sumber air terkontaminasi dengan air banjir, anak-anak, ibu hamil dan ibu menyusui harus minum air kemasan. Terlebih jika Anda hendak menggunakan air untuk membuat susu formula bayi atau memasak.
Anak Anda mungkin tidak menunjukkan gejala atau sakit karena menelan sejumlah kecil air yang terkontaminasi. Tapi gejala dapat bervariasi berdasarkan kontaminan. Jika anak Anda minum air yang terkontaminasi oleh organisme penyebab penyakit, ia mungkin mengalami gejala yang mirip dengan flu perut, seperti sakit perut, mual, muntah, dan diare, dan dapat menyebabkan dehidrasi.
Beberapa kontaminan, seperti pestisida dan bensin, dapat menyebabkan air berbau dan terasa aneh, dan yang lain seperti timah dan organisme penyebab penyakit mungkin tidak dapat dideteksi.
Air minum yang terkontaminasi bahan kimia seperti timbal atau bensin mungkin tidak menyebabkan gejala langsung atau menyebabkan anak Anda sakit, tetapi masih berpotensi membahayakan otak anak Anda yang sedang berkembang atau sistem kekebalan tubuh.
Berita Terkait
Terpopuler
Pilihan
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
-
Buat Kaum dengan Upah Pas-pasan, Nabung dan Investasi Adalah Kemewahan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
Terkini
-
Air Jernih Belum Tentu Aman: Inilah 'Musuh Tak Terlihat' yang Memicu Stunting pada Anak
-
Bisa Remisi, Ini Cara Mengendalikan Diabetes Tanpa Bergantung Obat
-
Sering Self-Diagnose? Hentikan Kebiasaan Berbahaya Ini dengan Panduan Cerdas Pilih Produk Kesehatan
-
Jangan Asal Pilih Material Bangunan! Ini Dampak Buruk Paparan Timbal Bagi Otak dan Kesehatan
-
96% Warga Indonesia Tak ke Dokter Gigi, Edukasi Digital Jadi Kunci Ubah Kebiasaan
-
Aktivitas Bermain Menunjang Perkembangan Holistik dan Kreativitas Anak
-
Dipicu Kebutuhan Tampil Percaya Diri, Kesadaran Menjaga Kesehatan Gigi dan Mulut Naik Saat Ramadan
-
Berat Badan Anak Susah Naik? Waspadai Gejala Penyakit Jantung Bawaan yang Sering Tak Disadari
-
Tes Genetik Makin Terjangkau, Indonesia Targetkan 200 Ribu Sequencing DNA untuk Deteksi Penyakit
-
Kenali Ragam Penyakit Ginjal dan Pilihan Pengobatan Terbaiknya