Suara.com - Seorang gadis remaja asal China terancam kehilangan tangannya setelah membersihkan salju di sebuah sekolah selama 3 jam tanpa sarung tangan.
Lu Yanyan, remaja 13 tahun itu membersihkan salju di sekolahnya pada siang hari selama 3 jam. Kala itu, suhu cuaca sekitar -10 derajat celcius.
Menurut laporan yang dilansir dari asiaone.com, pihak sekolah memerintahkan seluruh murid membersihkan salju pada Malam Tahun Baru di Sekolah Menengah Taipingzhuang di Anqing.
Akhirnya, Yanyan pun ikut membersihkan salju bersama teman-teman sekelasnya di bawah pengawasan guru. Setelah 3 jam membersihkan salju tanpa sarung tangan, Yanyan mengeluh tangannya mati rasa.
Diketahui sekolah juga tidak menyediakan atau memberikan sarung tangan ketika hari bersih-bersih salju. Di sisi lain, guru-guru juga tidak meminta Yanyan berhenti membersihkan salju tanpa sarung tangan selama 3 jam.
"Tangan saya sakit, lalu mendadak mati rasa. Saya bertanya kepada guru kapan kami bisa berhenti membersihkan salju. Tetapi, mereka menjawab begitu banyak salju dan tidak tahu kapan berhentinya," ujar Yanyan.
Akibat kejadian itu, Yanyan harus menjalani perawatan di rumah sakit karena jari tangan kanannya bengkak dan menjadi hitam sebagian. Dokter mengatakan pembengkakan di tangannya itu akan menghilang seiring berjalannya waktu.
Tetapi, dokter memperingatkan mungkin Yanyan perlu amputasi sebagian tangannya jika tidak pulih dalam 2 minggu. Sementara itu, kepala sekolah telah mengonfirmasi bahwa cedera yang dialami Yanyan akibat kegiatan sekolah membersihkan salju.
Pihak sekolah pun bersedia bertanggung jawab atas biaya pengobatan Yanyan. Bahkan, sekolah juga telah mengumpulkan dana untuk biaya medis muridnya yang mengalami cedera dan tidak akan lari dari tanggungjawabnya.
Baca Juga: Ketahui 4 Jenis Obat Bius dan Efeknya saat Dicampur Minuman
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP dengan Baterai 7000 mAh Terbaik 2026, Anti Lowbat Seharian Cocok untuk Ojol
- Siapa Ginka Febriyanti yang Kini jadi Komisaris Pertamina Retail
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
- 4 Sepatu Lari Ardiles Terbaik Paling Laris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- Sering Mati Listrik? Ini 4 Genset Mini 1000 Watt yang Irit dan Tidak Berisik
Pilihan
-
Lagi! Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Rifki Renaldi Jadi Korban Ke-4
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
World Allergy Week 2026: Saatnya Ubah Sudut Pandang Soal Alergi Susu Sapi pada Anak
-
Festival Keluarga Kimomby 2026 Resmi Diluncurkan, Jawab Kebutuhan Orang Tua Modern
-
Dokter Ungkap Bahaya Mata Juling yang Kerap Tak Disadari Orang Tua
-
Jangan Terlalu Melarang! Psikolog Ungkap Pentingnya Anak Bermain Bebas Saat Liburan
-
Sering Menatap Layar? Waspadai Miopia dan Mata Silinder yang Kini Banyak Menyerang Usia Produktif
-
El Nino dan Perubahan Iklim Tingkatkan Risiko DBD, Mengapa Kita Harus Lebih Waspada?
-
Penyakit Jantung Tak Menunggu Tua: Ini Strategi Proteksi di Tengah Lonjakan Biaya Medis
-
WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global
-
Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental
-
Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!