Suara.com - Tak sedikit orangtua yang tak tega membiarkan anaknya tidur di kamar sendiri, terlebih saat usia anak masih balita. Alasannya beragam, mulai dari anak masih sering terbangun di malam hari, hingga anak takut tidur sendiri.
Tapi, tahukah Anda bahwa sesungguhnya sangat penting bagi anak untuk bisa tertidur sendiri tanpa bantuan atau dampingan orangtua? Hal ini ditegaskan oleh Laurie Hollman, Ph.D., psikoanalis, ahli parenting, sekaligus penulis buku Unlocking Parental Intelligence: Finding Meaning in Your Child's Behavior, seperti dikutip dari Huffpost.
Lalu, apa manfaat yang akan didapat anak dengan terbiasa tidur di kamar sendiri?
1. Anak akan mempelajari keterampilan baru, yaitu kemampuan untuk menenangkan dirinya sendiri di malam hari tanpa bantuan kedua orangtuanya.
2. Rasa percaya diri anak akan meningkat ketika mereka merasa bisa menjaga dirinya sendiri.
3. Anak menjadi lebih mandiri, karena mereka akan mulai membiasakan diri berpakaian sendiri di kamarnya, merapikan kamar tidurnya sendiri, dan mengatur barang-barangnya sendiri.
4. Melatih keberanian anak untuk tidur sendiri. Kemampuan ini sangat penting ketika anak sudah semakin besar dan ia akan mulai menginap di rumah sepupu atau nenek dan kakeknya tanpa orangtua.
5. Tidur anak menjadi lebih nyenyak karena minim gangguan, misalnya televisi, gadget, dan perangkat elektronik lainnya yang biasa ada di kamar orangtua.
Bagaimana, sudah siap membiarkan anak tidur di kamar sendiri?
Baca Juga: Anak Tidur Terlalu Malam Berisiko Stunting, Kok Bisa?
Berita Terkait
Terpopuler
- Lipstik Warna Apa yang Cocok di Usia 50-an? Ini 5 Pilihan agar Terlihat Fresh dan Lebih Muda
- 5 Rekomendasi Sampo Kemiri Penghitam Rambut dan Penghilang Uban, Mulai Rp10 Ribuan
- 5 Sampo Uban Sachet Bikin Rambut Hitam Praktis dan Harga Terjangkau
- 5 Rekomendasi Sepatu Adidas untuk Lari selain Adizero, Harga Lebih Terjangkau!
- 5 Cat Rambut yang Tahan Lama untuk Tutupi Uban, Harga Mulai Rp17 Ribuan
Pilihan
-
Duduk Perkara Ribut Diego Simeone dengan Vinicius Jr di Laga Derby Madrid
-
5 HP Xiaomi RAM 8GB Paling Murah Januari 2026, Harga Mulai Rp2 Jutaan
-
Rupiah Terkapar di Level Rp16.819: Kepercayaan Konsumen Lesu, Fundamental Ekonomi Jadi Beban
-
Kala Semangkok Indomie Jadi Simbol Rakyat Miskin, Mengapa Itu Bisa Terjadi?
-
Emiten Ini Masuk Sektor Tambang, Caplok Aset Mongolia Lewat Rights Issue
Terkini
-
Kalimantan Utara Mulai Vaksinasi Dengue Massal, Kenapa Anak Jadi Sasaran Utama?
-
Kesehatan Anak Dimulai Sejak Dini: Gizi, Anemia, dan Masalah Pencernaan Tak Boleh Diabaikan
-
Krisis Senyap Pascabencana: Ribuan Pasien Diabetes di Aceh dan Sumut Terancam Kehilangan Insulin
-
Fakta Super Flu Ditemukan di Indonesia, Apa Bedanya dengan Flu Biasa?
-
Soroti Isu Perempuan hingga Diskriminasi, IHDC buat Kajian Soroti Partisipasi Kesehatan Indonesia
-
Mengapa Layanan Wellness dan Preventif Jadi Kunci Hidup Sehat di 2026
-
Ancaman Kuman dari Botol Susu dan Peralatan Makan Bayi yang Sering Diabaikan
-
Terlalu Sibuk Kerja Hingga Lupa Kesehatan? Ini Isu 'Tak Terlihat' Pria Produktif yang Berbahaya
-
Lebih dari Separuh Anak Terdampak Gempa Poso Alami Kecemasan, Ini Pentingnya Dukungan Psikososial
-
Pakar Ungkap Cara Memilih Popok Bayi yang Sesuai dengan Fase Pertumbuhannya