Meski begitu, pakar penyakit tropik dan infeksi dari Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia - RS Cipto Mangunkusumo, Dr dr Erni J. Nelwan, Sp.PD-KPTI, FACP, FINASIM, Ph.D, menyebut keganasan 2019-nCoV lebih rendah daripada saudaranya, SARS dan MERS.
Dilihat dari fatalitas atau angka kematiannya, virus corona wuhan ini belum masuk kategori yang mematikan karena dari 830 orang yang terinfeksi, angka kematiannya 25 orang. Bisa dibilang mematikan jika contoh angka perbandingannya seperti 77 orang meninggal dari 100 orang yang terjangkit.
"Tidak (mematikan), apalagi ini bukan human corona sebenernya, kalau human corona rata-rata lebih agresif, lebih cepat meninggalnya, kalau ini nggak sebenernya," ujar Dr. Erni di Sekretariat PB IDI, Jakarta Pusat, Jumat (24/1/2020).
Sayangnya meski dikategorikan tidak mematikan, hingga saat ini belum ada obat maupun vaksin yang bisa mencegah infeksi 2019-nCoV. Meski menyebabkan penyakit dengan gejala pneumonia, penhyakit ini tidak bisa dicegah dengan vaksin pneumonia biasa.
Dirjen Pencegahan dan Pengendalian Penyakit, Kementerian Kesehatan RI, dr Anung Sugihantono, M.Kes, mengatakan pneumonia yang umumnya terjadi di Indonesia disebabkan oleh bakteri Streptococcus, Staphylococcus, Legionella, dan lain-lain. Sehingga, penanganan dan pencegahannya pun berbeda dan tak bisa disamakan.
"Saya ditanyakan juga apakah vaksin pneumonia yang ada bisa digunakan untuk mencegah nCoV ketika ingin ke China. Jawabannya ya tidak bisa karena penyebabnya saja tidak sama," tutur dr Anung dalam temu media di Kemenkes, Senin (20/1/2020).
Pola Penyebaran dan Pengaruh Libur Imlek
Ada alasan khusus mengapa Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) memasukkan virus corona wuhan ini sebagai ancaman kesehatan global. Dengan adanya libur Imlek atau Tahun Baru China, maka risiko penularan virus corona tidak hanya mengancam 1,4 miliar penduduk China, namun juga negara-negara lain di dunia.
Berdasarkan data WHO, setidaknya ada 7 negara selain China yang melaporkan adanya kasus virus corona positif, di antaranya adalah Jepang, Korea Selatan, Taiwan, Thailand, Vietnam, Singapura, dan Amerika Serikat.
Baca Juga: Ruang Isolasi 1 Pasien Suspect Virus Corona di RSPI Jakarta Dijaga Ketat
Seluruh kasus positif memiliki riwayat bepergian dari China, warga negara China yang sedang berlibur, atau melakukan kontak dengan pasar ikan di Wuhan.
Untuk mencegah penularan meluas, pemerintah China bahkan menutup akses transportasi di kota Wuhan dan Provinsi Hubei.
Bahkan, semua kegiatan masyarakat di China, termasuk perayaan Hari Raya Imlek dan Jumatan, ditiadakan untuk menghindari meluasnya wabah 2019-nCoV. Semua kegiatan masyarakat terkait perayaan Tahun Baru Imlek di tempat-tempat terbuka ditiadakan agar penularan virus corona wuhan mematikan itu tidak makin meluas.
Kebijakan yang dikeluarkan pemerintah China tersebut berlaku efektif per 24 Januari 2020 pukul 00.00 waktu setempat.
Ingin tahu respons pemerintah Indonesia tentang virus corona wuhan, simak di halaman selanjutnya ya!
Berita Terkait
Terpopuler
- Link Download Gratis Ebook PDF Buku Broken Strings, Memoar Pilu Karya Aurelie Moeremans
- 5 Sampo Penghitam Rambut yang Tahan Lama, Solusi Praktis Tutupi Uban
- 5 Mobil Nissan Bekas yang Jarang Rewel untuk Pemakaian Jangka Panjang
- 4 Bedak Wardah Terbaik untuk Usia 50 Tahun ke Atas, Bantu Samarkan Kerutan
- Bukan Sekadar Wacana, Bupati Bogor Siapkan Anggaran Pembebasan Jalur Khusus Tambang Tahun Ini
Pilihan
-
John Herdman Termotivasi Memenangi Piala AFF 2026, Tapi...
-
Purbaya Sebut Bisnis Sektor Media Cerah: Saham DIGI, TMPO, dan VIVA Langsung Ceria
-
Dari 'Kargo Gelap' Garuda ke Nakhoda Humpuss: Kembalinya Ari Askhara di Imperium Tommy Soeharto
-
Tanpa Bintang Eropa, Inilah Wajah Baru Timnas Indonesia Era John Herdman di Piala AFF 2026
-
Hari Ini Ngacir 8 Persen, Saham DIGI Telah Terbang 184 Persen
Terkini
-
Era Baru Dunia Medis: Operasi Jarak Jauh Kini Bukan Lagi Sekadar Imajinasi
-
Angka Kematian Bayi Masih Tinggi, Menkes Dorong Program MMS bagi Ibu Hamil
-
Gaya Hidup Sedentari Tingkatkan Risiko Gangguan Muskuloskeletal, Fisioterapi Jadi Kunci Pencegahan
-
Hati-hati saat Banjir! Jangan Biarkan 6 Penyakit Ini Menyerang Keluarga Anda
-
Pankreas, Organ yang Jarang Disapa Tapi Selalu Bekerja Diam-Diam
-
Perawatan Kulit Personal Berbasis Medis, Solusi Praktis di Tengah Rutinitas
-
Implan Gigi Jadi Solusi Modern Atasi Masalah Gigi Hilang, Ini Penjelasan Ahli
-
Apa Beda Super Flu dengan Flu Biasa? Penyakitnya Sudah Ada di Indonesia
-
5 Obat Sakit Lutut Terbaik untuk Usia di Atas 50 Tahun, Harga Mulai Rp 13 Ribu
-
Kalimantan Utara Mulai Vaksinasi Dengue Massal, Kenapa Anak Jadi Sasaran Utama?