Di dalam praktiknya, asuransi penyakit kritis ini memang tidak akan memberikan penggantian biaya rumah sakit yang Anda keluarkan selama berobat. Namun Anda akan mendapatkan uang pertanggungan dari asuransi ini ketika mengalami risiko penyakit kritis.
Perusahaan asuransi akan memiliki kriteria khusus terkait dengan kondisi kritis ini, di mana Anda memang sudah tidak dimungkinkan untuk bekerja lagi dan mendapatkan penghasilan. Dalam kondisi kehilangan penghasilan seperti ini, perusahaan asuransi akan membayarkan sejumlah uang pertanggungan kepada Anda.
Anda bisa menggunakan uang tersebut guna memenuhi berbagai kebutuhan hidup Anda dan keluarga. Sementara untuk mengatasi biaya berobat, Anda bisa mengandalkan layanan BPJS Kesehatan saja.
3. Uang Pertanggungan Bisa untuk Melindungi Keuangan Keluarga di Saat Tepat
Anda mungkin saja berpikir sudah memiliki layanan asuransi jiwa yang kelak akan membantu keuangan keluarga, jika sewaktu-waktu Anda sebagai tulang punggung keluarga mengalami risiko. Lalu, untuk apa menggunakan asuransi penyakit kritis seperti ini lagi?
Penting bagi Anda untuk memahami bahwa manfaat dari asuransi penyakit kritis dan juga asuransi jiwa akan sangat berbeda, meskipun keduanya memberikan sejumlah uang pertanggungan dalam bentuk tunai akibat risiko yang terjadi.
Manfaat asuransi jiwa didapatkan ketika terjadi risiko kematian pada diri Anda, di mana ahli waris/keluarga Andalah yang akan mendapatkan manfaat uang pertanggungan ini. Sebaliknya, pertanggungan asuransi penyakit kritis ini akan dibayarkan kepada Anda, jika Anda mengalami risiko penyakit kritis yang menyebabkan kehilangan pekerjaan dan sekaligus penghasilan.
Anda bisa menggunakan uang pertanggungan penyakit kritis ini untuk menjaga kondisi keuangan tetap berjalan dengan baik, meskipun Anda tidak menghasilkan sejumlah pendapatan lagi. Hal ini tentu akan sangat berguna dan sekaligus bisa mengurangi beban pikiran selama sakit, sehingga Anda bisa fokus pada proses berobat yang dijalani.
Pahami dan Miliki Asuransi Penyakit Kritis Secepatnya
Baca Juga: Virus Corona Tak Ditanggung BPJS, Kemenkes Jawab Kegelisahan Masyarakat
Menggunakan layanan asuransi merupakan salah satu langkah bijak untuk menghadapi berbagai risiko di dalam kehidupan Anda. Selain asuransi kesehatan/BPJS Kesehatan dan juga asuransi jiwa, pastikan Anda punya asuransi penyakit kritis. Pahami dan beli asuransi ini secepatnya, dan dapatkan manfaat keuangan yang penting di masa-masa sulit Anda ketika menghadapi penyakit kritis.
Baca juga artikel Cermati lainnya:
Asuransi dari Kantor Cukup? Kenali 4 Jenis Asuransi Jiwa untuk Karyawan
Asuransi Jiwa Seumur Hidup, Apa dan Bagaimana?
Klaim Asuransi Dibuat Susah, BMAI Siap Membantu
| Published by Cermati.com |
Berita Terkait
-
Nutrisi Maksimal, Tanpa Rasa Lepek: Jawaban Baru untuk Rambut Helai Tipis Perempuan Aktif
-
Tren Perawatan Non-Bedah Meningkat, Ini Manfaat dan Risikonya
-
8 Cara Merawat Sepatu Lari agar Awet dan Tetap Nyaman Digunakan
-
Mulai Juli 2026, Agen Asuransi Wajib Bersertifikat, Ini Dampaknya bagi Nasabah
-
WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global
Terpopuler
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Daripada Nyicil BeAT: Ini 5 Motor Keren Murah Bertenaga untuk Pelajar, Harga Mulai 5 Jutaan Saja
- Beroperasi Bertahun-tahun Tanpa Izin Resmi, Pabrik Pengolahan Oli Bekas di Tangerang Resmi Ditutup
- Suzuki Burgman 15 Sudah Ada di Dealer, Skutik Penantang NMAX dengan Layar TFT dan Traction Control
Pilihan
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
-
Resmi! Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan Jaksa, Ini Syarat yang Harus Dipenuhi
-
Sudewo Tolak Dakwaan Gabungan Kasus DJKA dan Perangkat Desa, Kuasa Hukum Sebut Langgar KUHAP!
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
Terkini
-
WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global
-
Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental
-
Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!
-
Bukan Sekadar Haus, Ini Alasan Mengapa Air Putih Saja Tidak Cukup Saat Latihan Intens
-
Informed Consent Bukan Sekadar Formalitas: Mengapa Dokter Wajib Bicara Langsung dengan Anda?
-
Sering Dianggap Ganas, Padahal Sebagian Besar Tumor Otak Bersifat Jinak
-
Kasus Dermatitis pada Bayi dan Anak Terus Meningkat, Ini Cara Cegah Eksim Si Kecil Kambuh
-
Terapi Stem Cell Kian Berkembang, untuk Peremajaan Kulit hingga Pemulihan Cedera Sendi
-
Mata Merah dan Buram Tak Boleh Dianggap Sepele, Bisa Jadi Tanda Kerusakan Kornea
-
Kesehatan Penglihatan Tak Boleh Diabaikan, Ini Pentingnya Koreksi Refraksi yang Tepat