Suara.com - Kamar mandi merupakan salah satu tempat berkumpulnya bakteri patogen, tak terkecuali tirai atau gorden yang umumnya menutupi bathtub. Bagian ini cukup jarang dibersihkan, padahal, bisa jadi mengandung bakteri lebih banyak dari dudukan toilet.
Seperti yang ditemukan dalah studi oleh Safe Home, tirai kamar mandi mengandung bakteri 60 kali lebih banyak daripada dudukan toilet.
Oleh karenanya, benda ini harus rutin dibersihkan, setidaknya sebulan sekali. Georgia Dixon dan Angela Bell dari Grove Collaborative 's Grove Guides merekomendasikan membersihkan tirai ini dengan semprotan pembersih.
"Tambahkan beberapa tetes minyak pohon teh ke dalam botol semprot untuk sifat antibakteri dan antijamur tambahan," saran mereka, dilansir Health.
Jika tirai terlihat ada penumpukan kotoran di bagian bawah, gosok dengan sikat serta semprotan noda atau rendam dalam sabun pemutih kemudian gosok dengan sikat lembut sebelum dicuci.
Bahan ini akan membantu menghilangkan semua kotoran dan membuatnya terlihat bersih.
Untuk menghilangkan residu sabun, mereka juga menyarankan untuk merendam tirai di dalam campuran soda kue dan cuka.
"Menjaga tirai bebas dari jamur benar-benar dapat memperpanjang umur benda ini. Karena jamur dapat merusak kain," sambungnya.
Menurut seorang blogger dekorasi rumah, Jeneva Aaron, tanda tirai kamar mandi harus diganti adalah saat noda masih tercetak di tirai tersebut meski sudah dicuci.
Baca Juga: Penyakit yang Ditularkan Nyamuk Bisa Dicegah dengan Tirai Pintar
"(Jika) noda coklat muda masih ada di sana, saat itulah Anda harus membuangnya," kata Aaron.
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- Setahun Andi Sudirman-Fatmawati Pimpin Sulsel, Pengamat: Kinerja Positif dan Tata Kelola Membaik
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- 4 HP Motorola Harga Rp1 Jutaan, Baterai Jumbo hingga 7.000 mAh
Pilihan
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
-
Hujan Gol, Timnas Indonesia Futsal Putri Ditahan Malaysia 4-4 di Piala AFF Futsal 2026
-
Mandiri Tunas Finance Terancam Sanksi OJK Buntut Debt Collector Tusuk Advokat
Terkini
-
Selamat Tinggal Ruam! Rahasia Si Kecil Bebas Bergerak dan Mengeksplorasi Tanpa Batasan Kenyamanan
-
Tantangan Penanganan Kanker di Indonesia: Edukasi, Akses, dan Deteksi Dini
-
Virus Nipah Mengintai: Mengapa Kita Harus Waspada Meski Belum Ada Kasus di Indonesia?
-
Transformasi Layanan Kesehatan Bawa Semarang jadi Kota Paling Berkelanjutan Ketiga se-Indonesia
-
Membangun Kebiasaan Sehat: Pentingnya Periksa Gigi Rutin bagi Seluruh Anggota Keluarga
-
Susu Kambing Etawa Indonesia Tembus Pameran Internasional: Etawanesia Unjuk Gigi di Expo Taiwan
-
Penanganan Penyintas Kanker Lansia Kini Fokus pada Kualitas Hidup, Bukan Sekadar Usia Panjang
-
Ini Rahasia Tubuh Tetap Bugar dan Kuat Menjalani Ramadan Optimal Tanpa Keluhan Tulang dan Sendi
-
Anak Sekolah Jadi Kelompok Rentan, Pemantauan Aktif Vaksinasi Dengue Diperluas di Palembang
-
Cuma Pakai Dua Jari, Dokter Ungkap Cara Deteksi Sakit Jantung dari Raba Nadi