Suara.com - Seorang wanita dilarikan ke rumah sakit dan harus segera menjalani operasi lantaran sebuah vibrator terjebak di kandung kemihnya. Diketahui mainan tersebut 'menyelinap' melalui uretra yang berakhir tidak dapat dikeluarkan.
Wanita dari Mesa, Arizona, ini mengatakan bahwa ia baru saja membeli Vesper Vibrator Necklace, sebuah vibrator sepanjang pulpen yang dapat dikalungkan.
Kata sang wanita, sebelumnya sang kekasih sempat bermain vibrator ini di bagian luar tubuhnya dan dia tidak menyadari benda tersebut berada di dalam dirinya sampai ia tiba-tiba merasakan sakit yang tajam di perut.
Vibrator tersebut terus bergetar selama setengah jam, kata dr. Greg Marchand, obgyn yang menangani masalah ini.
Marchand mengatakan pada Insider bahwa dokter lain menduga vibrator tersebut masuk melalui vagina dan cukup jauh ke dalam sehingga ia tidak dapat mengambilnya sendiri.
Tapi setelah diperiksa mereka tidak dapat menemukannya. "Sangat luar biasa bahwa benda itu tidak ada di sana (vagina)," ujar Marchand.
Hasil rontgen pun menunjukkan dinding vaginanya utuh dan mainan tersebut ada di kandung kemihnya. Jelas bahwa alat tersebut telah menembus uretranya.
Benda tersebut memiliki panjang 3,6 inci dan diameter setengah inci. Meskipun umumnya mainan seks tidak dapat masuk melalui uretra, ukuran dan bentuk serta rantai yang dapat dilepaskan memungkinkan benda ini masuk ke kandung kemih.
"Semua benda yang cukup kecil untuk dimasukkan ke uretra, umumnya memiliki semacam sumbatan di ujungnya sehingga benda tidak dapat masuk ke dalam kandung kemih," sambungnya.
Baca Juga: Jadi Alat Bantu 'Kesenangan', Apakah Vibrator Memang Bermanfaat?
Setelah ditemukan, vibrator akhirnya dapat dikeluarkan melalui operasi darurat.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Cerita Eks Real Madrid Masuk Islam di Ramadan 2026, Langsung Bersimpuh ke Baitullah
- Sosok Arya Iwantoro Suami Dwi Sasetyaningtyas, Alumni LPDP Diduga Langgar Aturan Pengabdian
- Menkop Ferry Minta Alfamart dan Indomaret Stop Ekspansi Karena Mengancam Koperasi Merah Putih
Pilihan
-
SBY Sentil Doktrin Perang RI: Kalau Serangan Udara Hancurkan Jakarta, Bagaimana Hayo?
-
Kasus Pembakaran Tenda Polda DIY: Perdana Arie Divonis 5 Bulan, Hakim Perintahkan Bebas
-
Bikin APBD Loyo! Anak Buah Purbaya Minta Pemerintah Daerah Stop Kenaikan TPP ASN
-
22 Tanya Jawab Penjelasan Pemerintah soal Deal Dagang RI-AS: Tarif, Baju Bekas, hingga Miras
-
Zinedine Zidane Comeback! Sepakat Latih Timnas Prancis Usai Piala Dunia 2026
Terkini
-
Selamat Tinggal Ruam! Rahasia Si Kecil Bebas Bergerak dan Mengeksplorasi Tanpa Batasan Kenyamanan
-
Tantangan Penanganan Kanker di Indonesia: Edukasi, Akses, dan Deteksi Dini
-
Virus Nipah Mengintai: Mengapa Kita Harus Waspada Meski Belum Ada Kasus di Indonesia?
-
Transformasi Layanan Kesehatan Bawa Semarang jadi Kota Paling Berkelanjutan Ketiga se-Indonesia
-
Membangun Kebiasaan Sehat: Pentingnya Periksa Gigi Rutin bagi Seluruh Anggota Keluarga
-
Susu Kambing Etawa Indonesia Tembus Pameran Internasional: Etawanesia Unjuk Gigi di Expo Taiwan
-
Penanganan Penyintas Kanker Lansia Kini Fokus pada Kualitas Hidup, Bukan Sekadar Usia Panjang
-
Ini Rahasia Tubuh Tetap Bugar dan Kuat Menjalani Ramadan Optimal Tanpa Keluhan Tulang dan Sendi
-
Anak Sekolah Jadi Kelompok Rentan, Pemantauan Aktif Vaksinasi Dengue Diperluas di Palembang
-
Cuma Pakai Dua Jari, Dokter Ungkap Cara Deteksi Sakit Jantung dari Raba Nadi