Suara.com - Warga Natuna Tolak Proses Karantina WNI dari Wuhan, In Kata Ketua IDI
Ketua Ikatan Dokter Indonesia, Daeng M Faqih menanggapi maraknya penolakan warga di Kabupaten Natuna terhadap proses evakuasi dan observasi kesehatan ratusan WNI yang baru pulang dari Wuhan, China.
Menurut Daeng, merupakan tugas dan kewajiban pemerintah Indonesia untuk melindungi warganya dari ancaman virus corona Wuhan yang saat ini menyerang dunia.
Ia juga mengingatkan warga setempat agar tidak perlu merasa khawatir secara berlebihan. "Letaknya terpisah jauh dari perkampungan, dari orang-orang sehat. Jadi tidak usah khawatir. Memang begitu proses evakuasi dan karantina. Jadi masyarakat tidak usah terlalu panik dan khawatir karena penularan itu dengan kontak dekat. Kalau tidak ada kontak dekat, tidak usah khawatir," katanya saat dihubungi Suara.com, Minggu, (2/2/2020).
Kata Daeng, proses karantina telah diatur dalam undang-undang yaitu melalui UU Nomor 6 Tahun 2018 tentang Kekarantinaan Kesehatan.
Ia juga meminta kepada masyarakat untuk percaya dengan kemampuan pemerintah dalam melakukan observasi kesehatan terhadap ratusan WNI yang baru dipulangkan tersebut.
Terlebih, WNI yang pulang sudah melakukan skrining dari awal sebelum keberangkatan dari China. "Kita yakin kepada pemerintah proses evakuasi dan karantina ini sudah memenuhi kententuan dalam peraturan baik peraturan yang dibuat pemerintah maupun peraturan yang berlaku di seluruh dunia," tutupnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- 5 HP Redmi RAM 8 GB Memori 256 GB Termurah di Bawah Rp1,5 Juta, Spek Juara
Pilihan
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
-
Serangan Mematikan Rusia Jelang Gencatan Senjata, 26 Warga Ukraina Tewas
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
Terkini
-
Diet Vegan Kurangi Emisi Gas Rumah Kaca Hingga 55 Persen, Apa Buktinya?
-
Lebih dari Sekadar Nutrisi, Protein Jadi Kunci Hidup Aktif dan Sehat
-
Kisah Dera Bantu Suami Melawan Penyakit GERD Melalui Pendekatan Holistik
-
Dari Antre Panjang ke Serba Cepat, Smart Hospital Ubah Cara Rumah Sakit Layani Pasien
-
Berat Badan Tak Kunjung Naik? Susu Flyon Jadi Salah Satu Solusi yang Dilirik
-
Lebih Banyak Belum Tentu Lebih Baik: Fakta Mengejutkan di Balik Kebiasaan Konsumsi Suplemen Anda
-
Nyeri Lutut pada Perempuan Tak Boleh Dianggap Sepele, Mesti Waspada Hal Ini
-
Olahraga Bukan Hanya Soal Kompetisi bagi Anak: Bisa Jadi Cara Seru Membangun Gaya Hidup Aktif
-
Studi Ungkap Mikroplastik Ditemukan di Dalam Tubuh Manusia, Bisa Picu Gangguan Pencernaan
-
Kebutuhannya Berbeda dengan Dewasa, Ini 5 Alasan Si Kecil Perlu ke Dokter Gigi Anak