Suara.com - Seiring waktu, minum alhokol sedikit lebih banyak dari jumlah yang disarankan dapat mempercepat proses penuaan otak, menurut sebuah studi baru.
Berbeda dengan sebelumnya, studi dari University of Southern California ini menunjukkan perkiraan yang lebih kuat dengan memeriksa hasil 17.308 pemindaian otak manusia dari UK Biobank.
Peneliti menemukan, setiap gram alkohol yang dikonsumsi per hari, akan mempercepat penuaan otak sebanyak tujuh setengah hari. Sedangkan satu kaleng bir atau segelas kecil wine mengandung 14 gram alkohol.
Hasilnya, orang yang mengatakan mereka mengonsumsi alkohol setiap hari memiliki otak rata-rata 0,4 tahun lebih tua daripada orang yang tidak mengonsumsinya setiap hari.
Lucina Uddin, direktur Divisi Neuroscience Kognitif dan Perilaku di University of Miami, yang tidak terlibat dalam penelitian ini mengatakan usia otak pada dasarnya adalah ukuran kesehatan otak.
"Melihat usia otak adalah cara untuk memeriksa seberapa baik Anda telah merawat otak Anda. Umurku 40, tetapi apakah otakku lebih mirip otak berusia 50 tahun atau otak berusia 60 tahun? Apakah Anda terlihat lebih muda dari usia Anda atau lebih tua dari usia Anda?," katanya kepada Insider.
Sedangkan penulis utama studi ini, Arthur Toga, menjelaskan bahwa perbedaan 0,4 tahun itu penting secara statistik.
"Kami menemukan bahwa konsumsi alkohol setiap hari atau hampir setiap hari dapat merusak otak," ujar Toga.
Baca Juga: Minum Alkohol selama Kehamilan Berefek Buruk pada Fungsi Otak Bayi
Berita Terkait
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Motor Eropa Siap Sikat CBR150R dan R15, Harganya Cuma Segini
- Promo Alfamart Hari Ini 6 Mei 2026, Serba Gratis hingga Tukar A-Poin dengan Produk Pilihan
- 5 Sepatu Lokal Versatile Mulai Rp100 Ribuan, Empuk Buat Kerja dan Jalan Jauh
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?
-
Heboh Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar, Bagaimana Perubahan Iklim Bisa Perparah Risiko?
-
Ratusan Ribu Kasus Stroke Terjadi Tiap Tahun, Penanganan Cepat Dinilai Sangat Krusial
-
Perempuan Jadi Kelompok Paling Rentan di Tengah Krisis Iklim dan Bencana, Bagaimana Solusinya?
-
Jangan Anggap Sepele Ruam dan Gangguan Cerna, Ini Pentingnya Deteksi Dini Alergi pada Anak
-
Pekan Imunisasi Dunia Jadi Pengingat, DBD Kini Mengancam Anak hingga Dewasa
-
Riset Harvard Ungkap Bermain Bersama Orang Tua Bantu Bangun Koneksi Otak Anak
-
Krisis Iklim Berdampak ke Kesehatan, Seberapa Siap Layanan Primer Indonesia?
-
Geger Hantavirus Menyebar di Kapal Pesiar, Tiga Orang Dilaporkan Meninggal Dunia
-
Hasil Investigasi KKI: 92% Konsumen Keluhkan Galon Tua, Ternyata Ini Dampak Buruknya bagi Tubuh