Suara.com - Sebuah studi baru telah mengonfirmasi bahwa minum alkohol pada titik mana pun saat kehamilan benar-benar menyebabkan fungsi otak yang lebih buruk pada bayi.
Para peneliti di Universitas Bristol membandingkan 23 studi yang dipublikasikan tentang minum alkohol selama kehamilan. Mereka juga menemukan bukti bahwa itu dapat menyebabkan berat badan bayi lahir yang lebih rendah.
Temuan ini mendukung pedoman Kepala Dinas Kesehatan Inggris untuk tidak minum alkohol selama trimester apa pun.
Dilansir dari Daily Mail, para ilmuwan membandingkan anak-anak dari keluarga yang ibunya mengurangi atau meningkatkan konsumsi alkohol di antara kehamilan.
Mereka juga menggunakan uji coba kontrol acak alih-alih pendekatan tradisional 'observasional' di mana peserta sudah terpapar faktor risiko dan tidak melakukan intervensi untuk mengubah siapa yang terpapar atau tidak terpapar.
Semua studi yang termasuk dalam ulasan mencoba untuk membandingkan kelompok orang yang mirip, di mana hanya berbeda dalam hal paparan alkohol selama kehamilan.
Wakil kepala petugas medis Profesor Jenny Harries menambahkan, "Jika Anda sedang hamil atau Anda berencana untuk hamil, pedoman nasional merekomendasikan pendekatan teraman adalah tidak minum sama sekali, untuk menjaga risiko bayi Anda seminimal mungkin."
"Kami telah jelas dengan industri alkohol bahwa kami berharap pedoman ini akan tercermin pada label semua produk alkohol," tambahnya.
Makalah bukti efek merugikan dari paparan alkohol prenatal pada berat lahir anak dan perkembangan saraf dari tinjauan sistematis studi eksperimental semu ini diterbitkan dalam International Journal of Epidemiology.
Baca Juga: Peneliti di China Klaim Alkohol Bisa Basmi Virus Corona
Berita Terkait
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- 7 Bedak Tabur Terbaik untuk Kerutan dan Garis Halus Usia 50 Tahun ke Atas
- Promo Alfamart Hari Ini 7 Mei 2026, Body Care Fair Diskon hingga 40 Persen
- 5 Pilihan HP Android Kamera Stabil untuk Hasil Video Minim Jitter Mei 2026, Terbaik di Kelasnya
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Anak Aktif Rentan Lecet? Ini Tips Perlindungan Luka agar Cepat Pulih dan Tetap Nyaman
-
Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?
-
Heboh Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar, Bagaimana Perubahan Iklim Bisa Perparah Risiko?
-
Ratusan Ribu Kasus Stroke Terjadi Tiap Tahun, Penanganan Cepat Dinilai Sangat Krusial
-
Perempuan Jadi Kelompok Paling Rentan di Tengah Krisis Iklim dan Bencana, Bagaimana Solusinya?
-
Jangan Anggap Sepele Ruam dan Gangguan Cerna, Ini Pentingnya Deteksi Dini Alergi pada Anak
-
Pekan Imunisasi Dunia Jadi Pengingat, DBD Kini Mengancam Anak hingga Dewasa
-
Riset Harvard Ungkap Bermain Bersama Orang Tua Bantu Bangun Koneksi Otak Anak
-
Krisis Iklim Berdampak ke Kesehatan, Seberapa Siap Layanan Primer Indonesia?
-
Geger Hantavirus Menyebar di Kapal Pesiar, Tiga Orang Dilaporkan Meninggal Dunia