1. Bentuk bokong persegi
Lemak pada bentuk bokong ini tersimpan di sekitaran love handle (bagian tubuh yang meliputi pinggul, punggung bagian bawah, dan daerah perut).
Ini menunjukkan Anda tidak cukup berolahraga atau Anda memilih program yang salah untuk latihan fisik, sehingga apa yang dilakukan tidak membantu Anda dalam membakar lemak di tempat-tempat sulit.
Memiliki bokong dengan bentuk ini berarti Anda memiliki masalah terkait hormon kortisol yang dapat memicu masalah tidur.
Orang yang memiliki bentuk bokong persegi biasanya memiliki metabolisme yang baik dan berat badan yang proporsional.
Rekomendasi:
- Hitung kalori Anda, tetapi tidak perlu melakukan diet ketat.
- Lebih baik memperhatikan bahu dan paha Anda. Ini akan membantu Anda untuk mendapatkan lekuk tubuh yang diinginkan khusus jika Anda perempuan. Planks adalah latihan yang baik untuk Anda.
2. Bentuk bokong hati
Bentuk bokong ini bisa dilihat dari bagian bawah yang lebih besar, pinggul lebar, dan pinggang yang tipis.
Orang yang memiliki bentuk bokong ini cenderung kehilangan lemak dengan mudah, tetapi ketika bertambah, lemak akan berada di bagian tengahnya.
Jika paha dan pinggul Anda menjadi terlalu besar karena lemak, itu mungkin menunjukkan bahwa Anda melakukan diet yang salah, tingkat aktivitas Anda terlalu rendah, dan Anda sedang mengalami stres.
Untuk lelaki dan perempuan bentuk bokong hati bisa menandakan bahwa ada konsumsi alkohol yang berlebihan.
Jika Anda membawa beban ekstra di pinggul, itu juga dapat meningkatkan risiko osteoartritis dan selulit.
Baca Juga: Operasi Plastik Murahan, Wanita Ini Menyesal Lihat Bentuk Bokong Barunya
Rekomendasi:
- Pertimbangkan kembali diet Anda. Konsumsi lebih banyak protein, sayuran, dan buah-buahan.
- Berkonsentrasi untuk melatih bagian bawah tubuh Anda. Berlari dan berjalan bisa sangat bermanfaat bagi Anda.
3. Bentuk bokong segitiga terbalik
Seiring bertambahnya usia, lemak pada bokong kita mulai bergerak ke bagian lain di tubuh.
Hal tersebut dapat terjadi karena kadar estrogen yang rendah, yang dapat menyebabkan masalah jantung, depresi, tulang lemah, risiko infeksi saluran kemih, dan penambahan berat badan.
Rekomendasi:
- Pertahankan diet Anda.
- Lindungi hati Anda dari lemak. Lakukan olahraga secara teratur.
- Konsultasikan dengan spesialis (dokter Anda) tentang jenis pelatihan apa yang paling cocok untuk Anda.
4. Bentuk bokong bulat
Ini adalah bentuk bokong seseorang yang sehat. Semuanya proporsional.
Jika Anda mengembangkan gaya hidup yang salah, lemak bisa tersangkut di glutes, jadi lebih baik mengontrol kesehatan Anda sehingga Anda tidak kehilangan bentuk bokong sempurna ini.
Rekomendasi:
- Konsumsi kalori sesuai dengan berat badan Anda dan jangan lupa latihan fisik.
5. Bagaimana dengan bokong yang rata?
Jika Anda memiliki bokong yang rata, Anda mungkin menderita “dead butt syndrome.”
Realitas memaksa kita untuk menghabiskan banyak waktu duduk: di kantor, di depan TV, bepergian ke tempat jauh.
Kebiasaan tersebut menyebabkan pantat kita mengalami amnesia gluteal, di mana otot-otot di bagian bokong melupakan tujuan utamanya dan berhenti menjaga tubuh dalam kondisi yang tepat.
Rekomendasi:
- Sering-seringlah melakukan peregangan
- Lakukan squat. Tidak perlu ke gym. Anda dapat beristirahat sejenak di kantor atau melakukannya di depan TV di rumah.
- Berjalan lebih banyak.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Shio yang Menarik Keberuntungan 28 Juni 2026, Hari Penuh Hoki dan Kesempatan
- 4 Sepatu Kanky Terlaris di Shopee, Nyaman Dipakai Seharian Sesuai Review Pembeli
- HBL Mantiri Dikukuhkan jadi Ketua BPP PPAD Gantikan Try Sutrisno
- 5 Motor Teririt untuk Buruh dan Pelajar, Dompet Tetap Aman Meski Pakai Pertamax
- 10 Promo Sepatu Lari di Sports Station: Adidas, Reebok, dan New Balance Mulai Rp299 Ribuan
Pilihan
-
Takut PHK, Prabowo Putuskan Harga LNG untuk Industri USD 13/MMBTU
-
Sejarah! Timnas Voli Indonesia Kalahkan Korsel dan Juara AVC Mens Volleyball Cup 2026
-
Bumi Berguncang! Gempa 6,2 M Hantam Afghanistan, Getaran Terasa Hingga India
-
Perang Meletus Lagi! Iran Hantam Basis AS di Teluk, Gencatan Senjata Runtuh
-
Pelatih Timnas Iran Desak Infantino Tegas Terhadap AS: Perlakuan Mereka Buruk!
Terkini
-
Hanya 4,9 Persen Pasien Berisiko Kardiovaskular Tinggi di Indonesia Capai Target LDL-C
-
Dari Kecelakaan Kerja hingga Cedera Kepala, MRI 1.5 Tesla Jadi Senjata Baru Penanganan Trauma
-
Bikin Anak Berani Berekspresi, Isi Libur Sekolah dengan Aktivitas Ini
-
Kenalan dengan HYROX, Fitness Race yang Sedang Digandrungi Komunitas Olahraga
-
Mudah Lelah dan Sesak Napas Bisa Jadi Tanda Kebocoran Katup Jantung
-
World Allergy Week 2026: Saatnya Ubah Sudut Pandang Soal Alergi Susu Sapi pada Anak
-
Festival Keluarga Kimomby 2026 Resmi Diluncurkan, Jawab Kebutuhan Orang Tua Modern
-
Dokter Ungkap Bahaya Mata Juling yang Kerap Tak Disadari Orang Tua
-
Jangan Terlalu Melarang! Psikolog Ungkap Pentingnya Anak Bermain Bebas Saat Liburan
-
Sering Menatap Layar? Waspadai Miopia dan Mata Silinder yang Kini Banyak Menyerang Usia Produktif