Suara.com - Lelaki melakukan banyak hal agar tetap bugar dan sehat untuk masalah kesuburan.
Namun ternyata, dalam sebagian besar waktu yang telah mereka lakukan dianggap tidak cukup dan mungkin sia-sia.
Lebih jauh, banyak kebiasan dianggap dapat membahayakan, memperburuk kondisi, menyebabkan cedera, atau bahkan merusak kesuburan mereka. Kalau sudah begini, siapa yang mau begitu?
Dilansir dari Medicaldaily.com, berikut adalah beberapa kebiasaan yang mungkin perlu kaum Adam hentikan sekarang juga.
1. Mengenakan celana dalam yang salah
Pakaian dalam adalah lapisan yang melindungi area selangkangan.
Beberapa lelaki malah mengenakan pakaian dalam yang terbuat dari bahan yang berpotensi menyebabkan iritasi.
Dalam beberapa kasus, celana dalam yang ketat bahkan dapat menurunkan kesuburan. Jadi, beralihlah ke celana dalam longgar demi menjaga kesuburanmu.
2. Keramas terlalu sering
Ahli menyarankan keramas tidak lebih dari tiga kali dalam seminggu.
Hal itu penting untuk memastikan rambut tidak kotor tetapi tetap memiliki minyak esensial bagi tubuh.
Baca Juga: Seperti Makanan Bayi, Tapi Pure Ini Dapat Tingkatkan Kesuburan Lelaki
3. Terlalu banyak kafein
Terlalu banyak kafein? Coba kurangi sedikit konsunsi kopi karena kafrin dapat memengaruhi kesuburan.
Menurut ahli, empat cangkir kopi sehari sudah cukup.
4. Terlalu banyak protein
Sudah saatnya kamu mengurangi konsumsi protein.
Bagaimanapun, terlalu banyak protein dapat menyebabkan penambahan berat badan, dehidrasi, dan kehilangan kalsium.
5. Tidak mencuci tangan sebelum makan
Berita Terkait
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Motor Eropa Siap Sikat CBR150R dan R15, Harganya Cuma Segini
- Promo Alfamart Hari Ini 6 Mei 2026, Serba Gratis hingga Tukar A-Poin dengan Produk Pilihan
- 5 Sepatu Lokal Versatile Mulai Rp100 Ribuan, Empuk Buat Kerja dan Jalan Jauh
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?
-
Heboh Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar, Bagaimana Perubahan Iklim Bisa Perparah Risiko?
-
Ratusan Ribu Kasus Stroke Terjadi Tiap Tahun, Penanganan Cepat Dinilai Sangat Krusial
-
Perempuan Jadi Kelompok Paling Rentan di Tengah Krisis Iklim dan Bencana, Bagaimana Solusinya?
-
Jangan Anggap Sepele Ruam dan Gangguan Cerna, Ini Pentingnya Deteksi Dini Alergi pada Anak
-
Pekan Imunisasi Dunia Jadi Pengingat, DBD Kini Mengancam Anak hingga Dewasa
-
Riset Harvard Ungkap Bermain Bersama Orang Tua Bantu Bangun Koneksi Otak Anak
-
Krisis Iklim Berdampak ke Kesehatan, Seberapa Siap Layanan Primer Indonesia?
-
Geger Hantavirus Menyebar di Kapal Pesiar, Tiga Orang Dilaporkan Meninggal Dunia
-
Hasil Investigasi KKI: 92% Konsumen Keluhkan Galon Tua, Ternyata Ini Dampak Buruknya bagi Tubuh