Suara.com - Dalam mendiagnosis apakah seseorang terinfeksi virus corona baru atau COVID-19 memerlukan waktu yang cukup lama. Namun sekarang ada test kit yang mampu mendiagnosis COVID-19 dalam hitungan 15 menit saja.
Dilansir World of Buzz dari Straits Times, Universitas Nankai di China berhasil mengembangkan kit uji cepat virus corona. Kit ini mampu mengidentifikasi apakah pasien yang dicurigai terinfeksi virus corona dalam waktu yang jauh lebih rendah dibandingkan dengan tes sebelumnya.
Perangkat deteksi antibodi IgM/IgG Novel Coronavirus (2019-nCoV) dikembangkan oleh universitas, yang berbasis di Tianjin China utara, dengan bantuan para ahli dari universitas dan perusahaan biofarmasi China lainnya.
Test kit ini mampu mendeteksi virus hanya dalam 15 menit, yang membuatnya jauh lebih cepat dan lebih mudah untuk mendiagnosis pasien yang dicurigai melakukan kontak dekat pasien terinfeksi COVID-19.
Ini terjadi setelah Kementerian Sains dan Teknologi China melakukan proyek penelitian tentang alat tes cepat untuk virus corona. Mereka mengatakan bahwa reagen deteksi asam nukleat saat ini digunakan untuk mendiagnosis pasien membutuhkan waktu yang lama dan memiliki operasi yang sangat kompleks.
Dengan penyebaran virus yang cepat di seluruh dunia, tes yang lebih cepat diperlukan untuk mengimbangi jumlah pasien yang terus meningkat.
Sejumlah tim peneliti di seluruh China sedang mengembangkan produk pengujian cepat untuk virus corona, tetapi test kit Nankai diharapkan akan digunakan dalam pencegahan dan pengendalian epidemi segera.
Berita Terkait
Terpopuler
- Siapa Ginka Febriyanti yang Kini jadi Komisaris Pertamina Retail
- 4 Sepatu Lari Ardiles Terbaik Paling Laris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- 5 HP Memori 256 GB Harga di Bawah Rp2 Juta, Bisa Simpan Ribuan File dan Gaming
- 3 Rekomendasi Bedak Padat di Indomaret untuk Makeup Halus dan Tahan Lama
- 4 HP Murah Terbaru 2026 untuk Anak Sekolah: Baterai 7000 mAh hingga Koneksi 5G
Pilihan
-
Korban Meninggal Latsarmil SPPI Bertambah Menjadi 5 Orang, Ini Penjelasan Kemhan
-
Lagi! Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Rifki Renaldi Jadi Korban Ke-4
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
Terkini
-
World Allergy Week 2026: Saatnya Ubah Sudut Pandang Soal Alergi Susu Sapi pada Anak
-
Festival Keluarga Kimomby 2026 Resmi Diluncurkan, Jawab Kebutuhan Orang Tua Modern
-
Dokter Ungkap Bahaya Mata Juling yang Kerap Tak Disadari Orang Tua
-
Jangan Terlalu Melarang! Psikolog Ungkap Pentingnya Anak Bermain Bebas Saat Liburan
-
Sering Menatap Layar? Waspadai Miopia dan Mata Silinder yang Kini Banyak Menyerang Usia Produktif
-
El Nino dan Perubahan Iklim Tingkatkan Risiko DBD, Mengapa Kita Harus Lebih Waspada?
-
Penyakit Jantung Tak Menunggu Tua: Ini Strategi Proteksi di Tengah Lonjakan Biaya Medis
-
WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global
-
Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental
-
Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!