Suara.com - Ussy Sulistiawaty, istri Andhika Pratama sekarang sedang hamil anak kelima. Pada kehamilan kali ini, Ussy Sulistiawaty pun merasa kondisinya lebih berat daripada kehamilan sebelumnya.
Andhika Pratama mengatakan Ussy Sulistiawaty lebih sering pingsan dan mengalami kejang-kejang pada kehamilan sekarang. Karena itu, Andhika membawa Ussy ke dokter kandungan karena khawatir terjadi hal buruk.
"Pagi ini kita mau ke dokter lagi, mau ngecek kondisinya Ussy. Karena, sudah 2 malam berturut-turut tanpa alasan yang jelas itu dia pingsan," kata Andhika Pratama dalam vlog channel YouTube mereka.
Andhika sempat menduga Ussy lebih sering pingsan karena kekurangan darah atau darah rendah. Tetapi, ia masih ingin memastikan bahwa kondisi Ussy dan calon bayinya baik-baik saja.
"Jadi pingsannya itu 2 kali berturut-turut. Jadi pingsan , sadar terus pingsan lagi. Nah pingsan kedua itu lebih seram karena badannya kejang dan kaku gitu," jelas Andhika.
Beberapa ibu hamil mungkin pernah mengalami kondisi yang serupa dengan Ussy Sulistiawaty. Dilansir dari Hello Sehat, pingsan ternyata hal yang normal terjadi saat hamil.
Karena, ibu hamil mengalami banyak perubahan, terutama sistem kardiovaskular (jantung). Perubahan sistem kardiovaskular meliputi detak jantung lebih cepat dan jumlah darah dalam tubuh bertambah 30-50 persen.
Sehingga pembuluh darah akan membesar dan tekanan darah akan menurun secara bertahap. Dalam kondisi ini, terkadang tubuh tidak bisa menyesuaikan diri dengan cepat. Akibatnya, beberapa ibu hamil merasa pusing hingga pingsan saat hamil.
Ibu hamil bisa mengalami pingsan jika otak tidak menerima cukup aliran darah dan oksigen. Adapun beberapa kondisi lain yang bisa menyebabkan ibu hamil pingsan, antara lain:
Baca Juga: Takut Kemampuannya Hilang, Wanita Ini Main Biola saat Operasi Tumor Otak
1. Berdiri dari duduk yang terlalu cepat
2. Vasovagal syncope, kondisi yang menyebabkan turunnya tekanan darah dan detak jantung
3. Kurang makan dan minum
4. Anemia
5. Kepanasan
6. Hiperventilasi (napas berlebihan), kondisi yang terjadi akibat olahraga berlebihan
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 Sepatu Lari Tahan Air Selevel Nike Vomero 18 GTX, Kualitas Top
- 5 HP Xiaomi dengan Snapdragon 8 Elite Gen 5, Terkencang di 2026!
- Sunscreen SPF 50 Apa yang Bagus? Ini 5 Pilihan untuk Perlindungan Maksimal
- Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina
- Foto Pangakalan Militer AS di Arab Saudi Hancur Beredar, Balas Dendam Usai Trump Hina MBS
Pilihan
-
Mulai Besok! BPH Migas Resmi Batasi Pembelian Pertalite dan Solar, Cek Aturan Mainnya
-
Masyarakat Diminta Tak Resah, Mensesneg Prasetyo Hadi Tegaskan Harga BBM Belum Ada Kenaikan
-
Clara Shinta Minta Tolong, Nyawanya Terancam karena Suami Bawa Senjata Api
-
Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina
-
Petir Bikin Duel Kepulauan Solomon vs Saint Kitts and Nevis di Stadion GBK Ditunda
Terkini
-
Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya
-
Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin
-
Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak
-
Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026
-
Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS
-
Lawan Risiko Penyakit Pascabanjir: Membangun Kembali Harapan Lewat Akses Air dan Nutrisi Sehat
-
Solusi Makan Nasi Lebih Sehat: Cara Kurangi Karbohidrat Tanpa Diet Ekstrem
-
Ketahui Manfaat Tak Terduga Bermain Busa Lembut Saat Mandi untuk Perkembangan Otak Si Kecil
-
Campak pada Orang Dewasa Apakah Menular? Ketahui Gejala, Pencegahan, dan Pengobatannya
-
2 Anak Harimau Mati karena Panleukopenia, Dokter Hewan: Lebih Mematikan dari Kucing Domestik