Suara.com - Anda pasti sudah tahu bahwa merokok merupakan kebiasaan yang buruk. Tetapi, kebanyakan perokok sulit untuk menghentikan kebiasaan buruk tersebut.
Apalagi seorang perokok mendapat tekanan pekerjaan dan jam kerja tak menentu. Sehingga mereka cenderung lebih sering merokok untuk menghilangkan stres.
Dilansir oleh Times of India, seorang perokok aktif pun berusaha berhenti dari kebiasaan buruknya itu selama seminggu. Seseorang yang tak disebutkan namanya ini mulai merasa perlu menghentikan kebiasaannya merokok.
Setelah seminggu berhenti merokok, ia pun merasa beberapa perubahan setiap harinya. Berikut ini beberapa kondisi yang dialaminya selama berhenti merokok sejak hari pertama.
1. Hari pertama
Hari pertama berhenti merokok, pria ini tidak terlalu kesulitan melewatinya. Karena, teman-temannya yang merokok tidak menggoda atau mengajaknya merokok. Sehingga ia bisa istirahat siang cukup banyak, tanpa merokok dan berbicara dengan orang lain.
2. Hari kedua
Hari kedua berhenti merokok, pria ini sudah mulai merasa kesulitan. Ia pun memilih pesan secangkir teh untuk menahan keinginannya merokok. Bahkan ia juga memilih tidak bergabung dengan teman-temannya yang merokok.
3. Hari ketiga
Baca Juga: Seorang Pria Alami Luka Bakar Setelah Vape Meledak Di Saku Celananya
Hari ketiga berhenti merokok, pria ini mulai merasa kehilangan teman-temannya. Kondisi ini membuatnya gelisah dan jengkel hingga merusak konsentrasinya sepanjang hari. Bahkan ia hampir membeli satu batang rokok, tetapi ia berhasil menahannya.
4. Hari keempat
Hari keempat berhenti merokok, ia mulai tak menyangka bisa menahan keinginannya merokok cukup lama. Ia juga sudah mengalami perubahan fisik dari berhenti merokok, seperti tenggorokannya tidak sakit dan batuknya mereda.
5. Hari kelima
Pada hari kelima, pria ini mulai merasakan sakit kepala saat bekerja setelah berhenti merokok. Sedangkan, kondisi tenggorokannya semakin membaik. Tetapi, ia merasa pikirannya berkabut sehingga nyaris merokok satu batang.
6. Hari keenam
Berita Terkait
Terpopuler
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- Setahun Andi Sudirman-Fatmawati Pimpin Sulsel, Pengamat: Kinerja Positif dan Tata Kelola Membaik
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- 5 Rekomendasi Sepeda Lipat di Bawah 5 Juta yang Ringan dan Stylish, Mobilitas Semakin Nyaman
Pilihan
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
-
Hujan Gol, Timnas Indonesia Futsal Putri Ditahan Malaysia 4-4 di Piala AFF Futsal 2026
Terkini
-
Mendampingi Anak Gamer: Antara Batasan, Keamanan, dan Literasi Digital
-
Selamat Tinggal Ruam! Rahasia Si Kecil Bebas Bergerak dan Mengeksplorasi Tanpa Batasan Kenyamanan
-
Tantangan Penanganan Kanker di Indonesia: Edukasi, Akses, dan Deteksi Dini
-
Virus Nipah Mengintai: Mengapa Kita Harus Waspada Meski Belum Ada Kasus di Indonesia?
-
Transformasi Layanan Kesehatan Bawa Semarang jadi Kota Paling Berkelanjutan Ketiga se-Indonesia
-
Membangun Kebiasaan Sehat: Pentingnya Periksa Gigi Rutin bagi Seluruh Anggota Keluarga
-
Susu Kambing Etawa Indonesia Tembus Pameran Internasional: Etawanesia Unjuk Gigi di Expo Taiwan
-
Penanganan Penyintas Kanker Lansia Kini Fokus pada Kualitas Hidup, Bukan Sekadar Usia Panjang
-
Ini Rahasia Tubuh Tetap Bugar dan Kuat Menjalani Ramadan Optimal Tanpa Keluhan Tulang dan Sendi
-
Anak Sekolah Jadi Kelompok Rentan, Pemantauan Aktif Vaksinasi Dengue Diperluas di Palembang