Suara.com - Kehilangan Kerabat karena Kanker, Alasan Indro Warkop Berhenti Merokok
Indro Warkopdjojo Kusumonegoro atau yang dikenal sebagai Indro Warkop, dikenal sebagai salah satu komedian kawakan Tanah Air. Ia bersama grup Warkop DKI sudah malangmelintang di dunia hiburan Indonesia sejak 1970-an. Bersama dua rekannya yang lain yang telah tiada yaitu Almarhun Kasino dan Almarhum Dono, Om Indro, begitu sapaan akrabnya, berhasil merengkuh popularitas.
Kini Indro Warkop terpaksa harus bersolo karir sebagai pelawak. Masih menggunakan embel-embel grup komedi Warkop sebagai nama belakangnya, Indro Warkop tetap semangat menyebarkan senyuman di dunia komedi Tanah Air.
Hari ini, Selasa, (11/2/2020), Indro Warkop didaulat sebagai Duta Gerakan Nasional Indonesia Peduli Kanker Paru oleh Perhimpunan Dokter Paru Indonesia (PDPI) dan Cancer Information and Support Center (CISC Paru). Di hadapan media, Indro Warkop bercerita bagaimana ia berkali-kali harus melihat orang terkasih di sekitarnya berjuang sampai darah penghabisan karena kanker.
Pada 1997, Almarhum Kasino meninggal dunia karena diagnosis kanker otak. Dua tahun kemudian atau pada 1999, istri sahabatnya-- Almarhum Dono, Titi Kusumawardhani meningggal dunia karena kanker payudara. Dua tahun paska kepergian istri sahabatnya, Indro Warkop kembali ditinggal. Kali ini kanker merenggut nyawa Almarhum Dono. Dono saat itu dinyatakan meninggal dunia karena kanker paru dan meninggal dunia pada 30 Desember 2001.
Kanker tak hanya merenggut sahabat terdekatnya saja. Pada 2004, mertua Indro Warkop meninggal dunia lagi-lagi karena kanker. Sampai pada 2018 lalu, Indro Warkop kembali ditinggal oleh orang terkasih, istrinya sendiri--Nita Octobijanthy karena kanker paru yang ia derita.
Melihat begitu dekat dan gananya kanker di sekitar kehidupan Indro Warkop Warkop, ia sampai harus membentuk 'tim kecil' di rumah demi mencari tahu bagaimana pencegahan dan perawatan penyakit kanker.
"Kami punya tim kecil di keluarga yang harus memimpin ini. Kami tunjuk yang rada fresh ingatannya, yaitu anak saya yang kedua. Kami selalu berpikir bahwa kami berbuat yang terbaik bahkan untuk yang terburuk sekalipun," kata Indro Warkop di Jakarta, Selasa, (11/2/2020).
Baca Juga: Indro Warkop Kenang Momen Terakhir Bersama Istri
Indro Warkop mengaku bahwa kebiasaan gaya hidup tak sehat seperti merokok, menjadi salah satu faktor risiko yang menyebabkan orang di sekitarnya meninggal dunia. Sang istri, aku Indro Warkop, dikenal sebagai perokok aktif. Sama seperti dirinay yang bisa menghabiskan empat bungkus rokok dalam sehari.
Namun kini Indro Warkop telah melepas kebiasaan tak sehat tersebut. Genap 22 tahun sudah ia terlepas dari kebiasaan tak sehat itu.
Ketika ditanya apa yang membuatnya memutuskan berhenti merokok, Indro Warkop mengaku semua berawal dari cara buah hatinya yang sedang pura-pura merokok. Saat itu, kisah Indro Warkop, adalah bulan Ramadan tahun 1998 atau satu tahun setelah Almarhum Kasino mangkat.
"Dia (buah hatinya) pura-pura pegang rokok sambil bilang 'kayak papah begini' (merokok). Di situ saya mikir, saya harus berhenti," kenangnya.
Di tahun sama sebelum salat Idulfitri, Indro Warkop memutuskan untuk menghisap dua batang rokok. Tapi kemudian ia memutuskan untuk benar-benar berhenti dan memberikan sebungkus rokok sisa kepada orang asing yang ia temui saat itu. Hal yang menarik, Indro Warkop mengatakan bahwa setelah tujuh tahun paska bersih dari rokok, ia malah terserang penyakit gaya hidup lain.
"Tujuh tahun setelah berenti merokok saya malah terkena jantung koroner," kata Indro Warkop.
Berita Terkait
Terpopuler
- Bedak Apa yang Tahan Lama? Ini 5 Produk yang Bisa Awet hingga 12 Jam
- 5 Pemain Top Dunia yang Berpotensi Ikuti Jejak Layvin Kurzawa Main di Super League
- Pasca Penonaktifan, 3.000 Warga Kota Yogyakarta Geruduk MPP untuk Reaktivasi PBI JK
- 10 HP OPPO RAM 8 GB dari yang Termurah hingga Flagship 2026
- 4 Pilihan Smart TV 32 Inci Rp1 Jutaan, Kualitas HD dan Hemat Daya
Pilihan
-
Bocah-bocah di Sarang Polisi: Asal Tangkap Perkara Aksi Agustus
-
Selamat Jalan 'Babeh' Romi Jahat: Ikon Rock N Roll Kotor Indonesia Tutup Usia
-
Sidang Adat Pandji Pragiwaksono di Toraja Dijaga Ketat
-
Ziarah Telepon Selular: HP Sultan Motorola Aura Sampai Nokia Bunglon
-
Ucap Sumpah di atas Alkitab, Keponakan Prabowo Sah Jabat Deputi Gubernur BI
Terkini
-
Lantai Licin di Rumah, Ancaman Diam-Diam bagi Keselamatan Anak
-
Zero-Fluoroscopy, Solusi Minim Risiko Tangani Penyakit Jantung Bawaan Anak hingga Dewasa
-
Olahraga Saat Puasa? Ini Panduan Lengkap dari Ahli untuk Tetap Bugar Tanpa Mengganggu Ibadah
-
Google dan Meta Dituntut Karena Desain Aplikasi Bikin Anak Kecanduan
-
Bergerak dengan Benar, Kunci Hidup Lebih Berkualitas
-
Direkomendasikan Para Dokter, Ini Kandungan Jamtens Tangani Hipertensi dan Kolesterol
-
Perubahan Iklim Bikin Nyamuk DBD Makin Ganas, Dokter: Kini Bisa Berulang 2 Tahunan
-
Mengenal Ultra Low Contrast PCI, Pendekatan Tindakan Jantung yang Lebih Ramah Ginjal
-
Bukan Sekadar Timbangan: Mengapa Obesitas Resmi Jadi Penyakit Kronis di 2026?
-
Bayi Sering Gumoh? Umumnya Normal, Tapi Wajib Kenali Tanda Bahaya GERD