Suara.com - Kasus positif corona Covid-19 yang menginfeksi 2 warga Depok, Jawa Barat, menjadi perbincangan dan trending topic di berbagai media sosial. Banyak warganet yang mencari tahu bagaimana proses terjangkit hingga dimana mereka dirawat.
Rumah Sakit Penyakit Infeksi (RSPI) Sulianti Saroso, Jakarta Utara, dikonfirmasi sebagai tempat 2 WNI ini dirawat dan diobservasi, sekaligus dipantau kondisi tubuhnya dengan keluhan yang dirasa.
Tapi, karena memiliki singkatan sama, salah satu rumah sakit swasta Rumah Sakit Pondok Indah (RSPI) yang sama-sama disebut 'RSPI', jadi ikut terdampak berita ini. Banyak masyarakat banyak yang kecele atau keliru dengan singkatan ini, dan menganggap RSPI yang dimaksud adalah RS Pondok Indah.
"RS Pondok Indah yang juga dikenal dengan singkatan RSPI telah menerima banyak pertanyaan dari berbagai pihak terkait kasus pasien suspect terjangkit virus corona yang diberitakan dirawat di Rumah Sakit Penyakit Infeksi Sulianti Saroso, atau yang kemudian juga disingkat menjadi RSPI," ujar tim humas RS Pondok Indah lewat keterangannya yang diterima Suara.com, Senin (2/3/2020).
Akibat kesalahpahaman itulah RS Pondok Indah meminta para awak media atau tim publikasi berbagai lembaga untuk memberikan keterangan dan arti singkatan RSPI Sulianti Saroso, sehingga masyarakat mendapat keterangan secara gamblang.
"Kami memohon bantuan rekan media untuk menuliskan atau menyebutkan nama Rumah Sakit Penyakit Infeksi (RSPI) Sulianti Saroso secara jelas dan lengkap untuk menghindari kesalahpahaman masyarakat yang mengasosiasikan RSPI sebagai RS Pondok Indah," lanjut rilis tersebut.
Sementara itu, Kementerian Kesehatan RI lewat Balitbangkes, diketahui telah memeriksa 153 spesimen dari dalam negeri, dan 188 dari jumlah ABK di kapal pesiar World Dream dari Pelabuham Yokohama, Jepang. Sehingga total spesimen yang diterima adalah 341, dengan 2 spesimen di antaranya dinyatakan positif.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pompa Air Paling Bagus dan Awet Merk Apa? Ini 4 Pilihan Terbaik Versi Review Pengguna
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- 5 HP Murah Terbaru Penyimpanan Lega Juni 2026: Memori 256 GB, Baterai 8.100 mAh
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Bukan Sekadar Haus, Ini Alasan Mengapa Air Putih Saja Tidak Cukup Saat Latihan Intens
-
Informed Consent Bukan Sekadar Formalitas: Mengapa Dokter Wajib Bicara Langsung dengan Anda?
-
Sering Dianggap Ganas, Padahal Sebagian Besar Tumor Otak Bersifat Jinak
-
Kasus Dermatitis pada Bayi dan Anak Terus Meningkat, Ini Cara Cegah Eksim Si Kecil Kambuh
-
Terapi Stem Cell Kian Berkembang, untuk Peremajaan Kulit hingga Pemulihan Cedera Sendi
-
Kesehatan Penglihatan Tak Boleh Diabaikan, Ini Pentingnya Koreksi Refraksi yang Tepat
-
Tren Sport Nutrition, Ini Peran Asupan Energi dalam Olahraga Endurance
-
Notarace 2026 Siap Digelar, Ajang Lari yang Padukan Olahraga dan Wawasan Hukum
-
Rekomendasi Dokter Richard, Ini Solusi Praktis Redakan Wasir dengan Cara Alami
-
Kolesterol Tinggi Sering Tanpa Gejala, Dokter Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini sejak Usia 20 Tahun