Suara.com - Kondom merupakan alat kontrasepsi untuk mencegah kehamilan dan penyakit menular ketika berhubungan seks. Kondom biasanya terbuat dari lateks yang digunakan pada organ intim pria.
Seiring berkembangnya zaman, kondom pun tersedia dalam sejumlah model. Tidak hanya sekadar mencegah kehamilan, kondom mulai didesain sebagai alat kontrasepsi yang bisa membawa permainan seks.
Ada banyak macam kondom yang dijual di pasaran, mulai dari kondom bergaris, bertitik, berpelumas ekstra hingga tersedia dalam berbagai rasa.
Tetapi, apa tujuannya kondom tersedia dalam berbagai rasa?
Kondom dengan berbagai varian rasa, seperti cokelat, vanila dan stroberi bukan diproduksi tanpa alasan. Dilansir oleh Times of India, berikut ini alasan kondom ada berbagai rasa.
1. Oral seks lebih menarik
Kini, kondom sudah tidak hanya mencegah kehamilan, tetapi juga memberikan suatu permainan seks. Karena itulah, kondom dirancang tersedia dalam berbagai rasa untuk meningkatkan kualitas seks oral. Pasangan bebas memilih aroma kondom paling disukai untuk gaya bercinta yang menyenangkan.
2. Menutupi bau
Kondom beraroma atau berasa biasanya terbuat dari bahan non-lateks untuk menghindari bau khas lateks. Selain itu, kondom beraroma juga bisa menutupi aroma khas alat kelamin bagi beberapa orang yang kurang nyaman.
Baca Juga: Dear Penimbun Masker, Penyintas Kanker Butuh Masker Harga Normal Lho
Karena itu, kita bisa menyebut berbagai jenis kondom sekarang sebagai bagian permainan seks yang menyenangkan dan menantang. Sehingga pasangan mungkin tidak akan mudah bosan dengan tersedianya berbagai jenis alat kontrasepsi kondom ini.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
Terkini
-
Perempuan Jadi Kelompok Paling Rentan di Tengah Krisis Iklim dan Bencana, Bagaimana Solusinya?
-
Jangan Anggap Sepele Ruam dan Gangguan Cerna, Ini Pentingnya Deteksi Dini Alergi pada Anak
-
Pekan Imunisasi Dunia Jadi Pengingat, DBD Kini Mengancam Anak hingga Dewasa
-
Riset Harvard Ungkap Bermain Bersama Orang Tua Bantu Bangun Koneksi Otak Anak
-
Krisis Iklim Berdampak ke Kesehatan, Seberapa Siap Layanan Primer Indonesia?
-
Geger Hantavirus Menyebar di Kapal Pesiar, Tiga Orang Dilaporkan Meninggal Dunia
-
Hasil Investigasi KKI: 92% Konsumen Keluhkan Galon Tua, Ternyata Ini Dampak Buruknya bagi Tubuh
-
Tips Memilih Susu Berkualitas, Nutrisionis: Perhatikan Sumber dan Kandungannya
-
Pemulihan Optimal Setelah Operasi Dimulai dari Asupan Nutrisi yang Tepat
-
Diet Vegan Kurangi Emisi Gas Rumah Kaca Hingga 55 Persen, Apa Buktinya?