Suara.com - Nanas salah satu buah yang memiliki banyak nutrisi dengan rasa manis dan asam. Tetapi, beberapa orang berusaha menghindari makan nanas karena menyebabkan rasa gatal.
Padahal nanas juga memiliki manfaat kesehatan yang sama seperti buah-buahan lain. Nanas mengandung senyawa bromelain kuat yang bisa membantu membunuh sel kanker.
Tetapi, makan nanas terlalu banyak bisa menyebabkan diabetes, kerusakan gigi dan reaksi alergi. Berikut ini yang mungkin terjadi pada tubuh jika makan 1 buah nanas utuh setiap hari seperti dilansir dari Organic Welcome.
1. Masalah gula darah
Buah mengandung gula alami yang tidak perlu dikhawatirkan. Tetapi, nanas termasuk buah yang mengandung gula cukup tinggi. Sehingga makan nanas terlalu banyak bisa meningkatkan kadar gula darah.
Sedangkan, gula darah tinggi kronis merupakan faktor risiko utama diabetes. Satu nanas utuh juga mengandung lebih dari 122 gram karbohidrat dan lebih dari 40 persen dari nilai harian yang direkomendasikan.
2. Overdosis bromelain
Bromelain adalah senyawa dalam nanas yang memiliki banyak manfaat kesehatan, seperti menjaga kesehatan jantung, mengurangi peradangan hingga membunuh sel kanker.
Namun, terlalu banyak bromelain memiliki efek samping, termasuk diare, mual, muntah dan pendarahan menstruasi yang lebih berat. Karena itu, orang yang baru saja operasi lebih baik menghindari konsumsi buah nanas.
Baca Juga: Gejala Virus Corona Covid-19 Biasanya Baru Terlihat di Hari Kelima
3. Kerusakan gigi
Nanas yang sangat asam bisa membuat enamel gigi aus. Kerusakan gigi juga lebih buruk jika Anda menyikat gigi setelah mengonsumsinya. Karena enamel gigi akan melunak akibat asam, sehingga lebih mudah aus ketika menyikat gigi.
Jika enamel gigi hilang, gigi mungkin akan lebih sensitif terhadap panas, dingin, asam dan pedas. Sebaiknya minum air setelah makan nanas untuk menjaga enamel gigi.
4. Interaksi obat
Karena bromelain dalam nanas bisa mengencerkan darah, maka orang yang emngonsumsi obat pengencer darah lebih baik tidak mengonsumsinya. Adapun obat-obatan yang bisa berinteraksi ketika Anda mengonsumsi bromelain dalam nanas, termasuk antibiotik, sedatif dan obat anti-kejang.
Bromelain juga bisa meningkatkan efek samping dari minum obat, terutama antibiotik. Misalnya, makan nanas bersama dengan amoksisilin bisa menyebabkan hal-hal buruk seperti nyeri dada, hidung berdarah, kedinginan, demam dan pusing.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pompa Air Paling Bagus dan Awet Merk Apa? Ini 4 Pilihan Terbaik Versi Review Pengguna
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
- 5 HP Murah Terbaru Penyimpanan Lega Juni 2026: Memori 256 GB, Baterai 8.100 mAh
- Viva Sunscreen Foundation SPF Berapa? Banyak Dapat Review Positif dari Pengguna
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Bukan Sekadar Haus, Ini Alasan Mengapa Air Putih Saja Tidak Cukup Saat Latihan Intens
-
Informed Consent Bukan Sekadar Formalitas: Mengapa Dokter Wajib Bicara Langsung dengan Anda?
-
Sering Dianggap Ganas, Padahal Sebagian Besar Tumor Otak Bersifat Jinak
-
Kasus Dermatitis pada Bayi dan Anak Terus Meningkat, Ini Cara Cegah Eksim Si Kecil Kambuh
-
Terapi Stem Cell Kian Berkembang, untuk Peremajaan Kulit hingga Pemulihan Cedera Sendi
-
Kesehatan Penglihatan Tak Boleh Diabaikan, Ini Pentingnya Koreksi Refraksi yang Tepat
-
Tren Sport Nutrition, Ini Peran Asupan Energi dalam Olahraga Endurance
-
Notarace 2026 Siap Digelar, Ajang Lari yang Padukan Olahraga dan Wawasan Hukum
-
Rekomendasi Dokter Richard, Ini Solusi Praktis Redakan Wasir dengan Cara Alami
-
Kolesterol Tinggi Sering Tanpa Gejala, Dokter Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini sejak Usia 20 Tahun