Suara.com - Virus Corona Covid-19 membuat masyarakat semakin khawatir, terutama ketika pemerintah menginformasikan jumlah pasien terinfeksi terbaru dan salah satunya adalah bayi berusia dua tahun.
Berita baiknya, sejauh ini belum ada kabar seorang bayi menjadi sakit parah akibat Covid-19. Bahkan jika terinfeksi, mereka mungkin tidak memiliki gejala.
Namun, menurut laporan Live Science, virus corona dapat memengaruhi bayi dengan cara lain.
Sebagai upaya pencegahan, ada beberapa langkah yang dapat dilakukan orangtua, antara lain:
1. Jaga kebersihan
Karena bayi sering meletakkan tangan di mulut, sering mencuci wajah dan tangan mereka serta membersihkan permukaan hingga benda yang mereka sentuh akan membantu lindungi buah hati dari infeksi.
2. Hindari tempat penitipan anak untuk sementara waktu
Tidak mengherankan bagi kebanyakan bayi yang dititipkan di tempat penitipan anak menjadi sering sakit.
Itu karena bayi dan anak kecil memiliki sistem kekebalan tubuh yang belum matang. Padahal, mereka sering melakukan kontak dekat satu sama lain dan menyentuh barang-barang yang sama.
Baca Juga: Beredar Kabar Mahasiswa UNY Positif Corona, Sutrisna Wibawa: Tidak Benar!
Jadi, jika bisa, hindari tempat ini untuk sementara waktu. Namun jika terpaksa harus menitipkan mereka, saat sudah di rumah, jangan lupa langsung mencuci tangan dan wajah dan ganti pakaian mereka.
Lalu, cuci tangan sendiri sebelum melakukan kontak dengan buah hati lagi.
3. Vaksinasi
Vaksinasi rutin adalah cara teraman dan paling efektif untuk melindungi bayi dan anak-anak dari penyakit.
4. Menyusui dengan ASI
ASI mengandung banyak hal untuk membantu mencegah dan melawan infeksi. Disarankan bayi hanya diberi ASI sampai mereka berusia enam bulan dan terus menyusui dengan makanan lain sampai usia dua tahun.
Berita Terkait
Terpopuler
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- Habiburokhman Ngamuk di DPR, Perwakilan Pengembang Klaster Vasana Diusir Paksa Saat Rapat di Senayan
Pilihan
-
Update Kuota PINTAR BI Wilayah Jawa dan Luar Jawa untuk Penukaran Uang
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
Terkini
-
Lonjakan Kasus Kanker Global, Pencegahan dengan Bahan Alami Kian Dilirik
-
Cara Memilih dan Memakaikan Popok Dewasa untuk Cegah Iritasi pada Lansia
-
5 Fakta Keracunan MBG Cimahi: Pengelola Minta Maaf, Menu Ini Diduga Jadi Penyebab
-
4 Penjelasan Sains Puasa Membantu Tubuh Lebih Sehat: Autofagi, Insulin dan Kecerdasan
-
Mendampingi Anak Gamer: Antara Batasan, Keamanan, dan Literasi Digital
-
Selamat Tinggal Ruam! Rahasia Si Kecil Bebas Bergerak dan Mengeksplorasi Tanpa Batasan Kenyamanan
-
Tantangan Penanganan Kanker di Indonesia: Edukasi, Akses, dan Deteksi Dini
-
Virus Nipah Mengintai: Mengapa Kita Harus Waspada Meski Belum Ada Kasus di Indonesia?
-
Transformasi Layanan Kesehatan Bawa Semarang jadi Kota Paling Berkelanjutan Ketiga se-Indonesia
-
Membangun Kebiasaan Sehat: Pentingnya Periksa Gigi Rutin bagi Seluruh Anggota Keluarga