Suara.com - Ayah Rheina Ipeh, Andhy Sugiyano meninggal dunia karena infeksi paru-paru pada Selasa (17/3/2020) dini hari tadi. Kabar duka ini disampaikan oleh suami Rheina, Findo Purnomo lewat Instagram.
"Sakitnya itu dia paru sama jantung," ungkap Enni saat dihubungi Selasa (17/3/2020).
Sebelum meninggal, kondisi ayah Rheina Ipeh sudah menurun sejak Minggu (15/3/2020). Tapi, kondisi Andhy yang menderita infeksi paru-paru baru diketahui setelah dilarikan ke rumah sakit.
"Penyakitnya sebenernya udah lama karena udah tua juga cuman orangnya masih fit jalan sana jalan sini nggak terlalu di rasa sama penyakit kemarin dibawa ke rumah sakit ketahuan dia punya paru," ungkapnya.
Apakah riwayat penyakit jantung ayah Rheina memengaruhi infeksi paru-parunya? Dilansir oleh myhometouch.com, jantung dan paru-paru adalah organ inti manusia yang saling berhubungan erat.
Kedua organ inti ini bekerja keras bersama untuk memastikan bahwa semua sel dalam tubuh Anda menerima oksigen yang dibutuhkan.
Karena itu, penyakit jantung bisa memengaruhi sistem pernapasan dengan menyebabkan penyimpangan dalam cairan yang dibawa keluar dari paru-paru.
Hubungan yang dekat antara jantung dan paru-paru dilansir oleh nationaljewish.org, artinya bahwa masalah pernapasan bisa disebabkan oleh masalah di jantung, paru-paru atau keduanya.
Sebab, jantung bertugas memompa darah ke seluruh tubuh, tetapi tujuan utamanya memompakan darah ke paru-paru untuk memastikan bahwa sel-sel darah merah diisi dengan oksigen esensial.
Baca Juga: Isolasi Diri Demi Cegah Covid-19, Amankah Pakai Layanan Pesan Makanan?
Adapun gejala masalah jantung yang berhubungan dengan paru-paru, antara lain.
1. Napas pendek yang tidak bisa dijelaskan
2. Kadar oksigen rendah
3. Sakit dada
4. Kelelahan dan mudah pingsan
5. Jantung berdebar dan gagal jantung
Masalah umum yang berhubungan antara jantung dan paru-paru bisa karena sleep apnea, asma, bronkitis, hipertensi paru, serangan jantung, otot jantung lemak hingga sesak napas.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Rekomendasi HP 5G Paling Murah Januari 2026, Harga Mulai Rp1 Jutaan!
- Polisi Ungkap Fakta Baru Kematian Lula Lahfah, Reza Arap Diduga Ada di TKP
- 5 Rekomendasi HP Memori 256 GB Paling Murah, Kapasitas Lega, Anti Lag Harga Mulai Rp1 Jutaan
- Jalan Rusak Parah, Warga Kulon Progo Pasang Spanduk Protes: 'Ini Jalan atau Cobaan?'
- 5 Mobil Bekas 80 Jutaan dengan Pajak Murah, Irit dan Nyaman untuk Harian
Pilihan
-
7 HP RAM 8 GB Rp2 Jutaan Terbaik dengan Baterai Jumbo, Cocok buat Multitasking dan Gaming Harian
-
IHSG Anjlok, Purbaya: Jangan Takut, Saya Menteri Keuangan
-
10 Sneakers Putih Ikonik untuk Gaya Kasual yang Tak Pernah Ketinggalan Zaman, Wajib Punya
-
Bursa Saham Indonesia Tidak Siap? BEI Klarifikasi Masalah Data yang Diminta MSCI
-
Menperin Pastikan Industri Susu Nasional Kecipratan Proyek MBG
Terkini
-
Cedera Tendon Achilles: Jangan Abaikan Nyeri di Belakang Tumit
-
Super Flu: Ancaman Baru yang Perlu Diwaspadai
-
3D Echocardiography: Teknologi Kunci untuk Diagnosis dan Penanganan Penyakit Jantung Bawaan
-
Diam-Diam Menggerogoti Penglihatan: Saat Penyakit Mata Datang Tanpa Gejala di Era Layar Digital
-
Virus Nipah Sudah Menyebar di Sejumlah Negara Asia, Belum Ada Obatnya
-
Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Punya Layanan Bedah Robotik Bertaraf Internasional
-
Hari Gizi Nasional: Mengingat Kembali Fondasi Kecil untuk Masa Depan Anak
-
Cara Kerja Gas Tawa (Nitrous Oxide) yang Ada Pada Whip Pink
-
Ibu Tenang, ASI Lancar: Kunci Menyusui Nyaman Sejak Hari Pertama
-
Kisah Desa Cibatok 1 Turunkan Stunting hingga 2,46%, Ibu Kurang Energi Bisa Lahirkan Bayi Normal