Suara.com - Lampaui China, Italia Cetak Rekor Kematian Tertinggi Akibat Virus Corona
Italia mencetak rekor jumlah kematian tertinggi akibat virus Corona Covid-19 pada Jumat (20/3/2020). Dilansir laman Worldmeters.info, total sudah ada 3.405 kematian yang tercacat, dengan kasus infeksi sebanyak 41.035.
Jumlah ini melampaui China, daerah pertama yang terdampak virus Corona Covid-19, yang mencatat 3.248 kematian. Meski begitu, China masih menjadi yang teratas dalam jumlah kasus positif terbanyak, yakni 80.967 orang.
Dilansir VOA Indonesia, Italia mencapai tonggak mengerikan sementara pusat pandemi, Wuhan, di China pada hari yang sama tidak mencatat kasus penularan baru.
Sistem layanan kesehatan Italia kewalahan menangani virus. Kamis (19/3), tim kunjungan Palang Merah China mengecam kegagalan warga Italia melakukan karantina sepenuhnya dan penutupan wilayah secara nasional dengan serius.
Bagi kebanyakan orang, virus baru corona hanya menyebabkan gejala ringan atau sedang, seperti demam dan batuk. Namun, virus itu bisa berakibat fatal bagi orang tua yang sebelumnya mempunyai masalah kesehatan.
Sedangkan di Indonesia, angka kasus positif Covid-19 tercatat 308 kasus, dengan tambahan kasus baru per hari mencapai 81. Sedangkan ada 25 orang yang meregang nyawa karena Covid-19. Tercatat juga 15 orang sudah dinyatakan negatif dan dinyatakan sembuh.
Angka kasus tertinggi Covid-19 di Indonesia ada di DKI Jakarta, dengan total 210 kasus, 17 orang meninggal, dan 15 orang dinyatakan sembuh. Kasus tertinggi kedua yakni Banten, total kasus 27. Disusul Jawa Barat 26 kasus positif, lalu Jawa Tengah 12 orang positif.
Kabar yang cukup menghebohkan lainnya ialah, setelah Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi dinyatakan positif Covid-19. Kini Walikota Bogor Bima Arya jadi pejabat kedua di Indonesia yang terpublikasi kasus positif Covid-19.
Baca Juga: Gawat! Corona Covid-19 Tewaskan 475 Orang dalam Sehari di Italia
Di sisi lain, Indonesia terus meningkatkan upaya pencarian atau tracing kasus dengan menambah sejumlah laboratorium dan bekerjasama dengan pihak swasta. Ada 12 laboratorium untuk pemeriksaan spesimen.
Sedangkan kabar baiknya, disebut-sebut Indonesia sedang mempersiapkan rumah sakit khusus Covid-19 seperti Wuhan, China. Ada 3 rumah sakit swasta yang sudah mendedikasikan diri, dimana siap untuk merawat pasien terkait Covid-19, dan menjadi RS khusus Covid-19. Rumah sakit itu adalah RS Siloam Kelapa Dua, RS Mitra Keluarga Jati Asih, dan RS Hermina Karawang.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- Daripada Nyicil BeAT: Ini 5 Motor Keren Murah Bertenaga untuk Pelajar, Harga Mulai 5 Jutaan Saja
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Beroperasi Bertahun-tahun Tanpa Izin Resmi, Pabrik Pengolahan Oli Bekas di Tangerang Resmi Ditutup
- Suzuki Burgman 15 Sudah Ada di Dealer, Skutik Penantang NMAX dengan Layar TFT dan Traction Control
Pilihan
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
-
Resmi! Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan Jaksa, Ini Syarat yang Harus Dipenuhi
-
Sudewo Tolak Dakwaan Gabungan Kasus DJKA dan Perangkat Desa, Kuasa Hukum Sebut Langgar KUHAP!
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
Terkini
-
WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global
-
Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental
-
Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!
-
Bukan Sekadar Haus, Ini Alasan Mengapa Air Putih Saja Tidak Cukup Saat Latihan Intens
-
Informed Consent Bukan Sekadar Formalitas: Mengapa Dokter Wajib Bicara Langsung dengan Anda?
-
Sering Dianggap Ganas, Padahal Sebagian Besar Tumor Otak Bersifat Jinak
-
Kasus Dermatitis pada Bayi dan Anak Terus Meningkat, Ini Cara Cegah Eksim Si Kecil Kambuh
-
Terapi Stem Cell Kian Berkembang, untuk Peremajaan Kulit hingga Pemulihan Cedera Sendi
-
Mata Merah dan Buram Tak Boleh Dianggap Sepele, Bisa Jadi Tanda Kerusakan Kornea
-
Kesehatan Penglihatan Tak Boleh Diabaikan, Ini Pentingnya Koreksi Refraksi yang Tepat