Suara.com - Butuh Ribuan Dokter dan Perawat, Pemerintah Buka Pendaftaran Relawan Corona
Angka temuan kasus positif yang di Indonesia semakin meningkat. Tak main-main, dalam sehari kasus selalu bertambah di atas 100 orang, sehingga kini total ada 893 kasus di Indonesia.
Maka dengan itu Koordinator Relawan Gugus Tugas Covid-19, Andri Rahadian secara terbuka menyampaikan pembukaan pendaftaran relawan kemanusiaan untuk menghadapi pandemi Covid-19.
"Memanggil mengajak para relawan menjadi bagian dari pejuang kemanusiaan. Pada hari ini kami sudah membuat micro di website BNPB, untuk bisa menerima pendaftaran para relawan sekalian," ujar Andri di Graha BNPB, Jakarta Timur, Kamis (26/3/2020).
Ia mengatakan dengan jumlah pasien, PDP, dan ODP yang terus meningkat setidaknya Indonesia butuh 1.500 dokter dan 2.500 perawat, untuk berada di garda terdepan penanganan pandemi Covid-19.
"Saat ini Indonesia butuh 1.500 dokter, terutama dokter spesialis paru, dokter spesialis anestesi dan juga dokter umum. Pranata lab, sekitar 2.500 perawat dan juga bagian administrasi rumah sakit, sampai dengan supir ambulans," ungkapnya.
Tidak hanya praktisi medis, pendaftaran relawan ini juga terbuka bagi siapapun yang bersedia. Khususnya para mahasiswa akhir yang bisa mengedukasi dan memberikan penyuluhan secara online kepada masyarakat maupun pasien.
"Teman-teman mahasiswa tingkat akhir akan menjadi lapis kedua sebagai bagaimana pencegahan. Teman-teman mahasiswa akan membantu konsultasi baik psikologis maupun medis yang akan dilakukan melalui online," jelas Andri.
Ia menegaskan relawan dokter, perawat, dan petugas administrasi di rumah sakit akan menjadi garda terdepan persiapan penanganan pandemi ini.
Baca Juga: Aksi Heroik Dokter Tirta usai Dapat Laporan Puskesmas Darurat Masker
"Gugus tugas berjasama dengan asosiasi, LSM, perguruan tinggi, bersama-sama mengajak semua elemen untuk bergabung jadi relawan, dimana para dokter, perawat serta administrasi rumah sakit, akan berada di gugus depan menangani pasien dan rumah sakit," tutupnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Janji Ringankan Kasus, Oknum Jaksa di Banten Ancam Korban Bayar Rp2 Miliar atau Dihukum Berat
- 5 HP Murah Terbaru Lolos Sertifikasi di Indonesia, Usung Baterai Jumbo hingga 7.800 mAh
- 6 Bedak Tabur Tahan Air, Makeup Tetap Mulus Meski Keringatan Seharian
- 69 Kode Redeem FF Max Terbaru 14 April 2026: Ada Skin Chromasonic dan Paket Bawah Laut
- 5 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Kulit Wajah di Indomaret dan Harganya
Pilihan
-
Timnas Indonesia U-17 Diganyang Malaysia, Kurniawan Ungkap Borok Kekalahan
-
Beban Ganda Wanita Saat WFH: Terjebak Laptop dan Pekerjaan Rumah Tangga
-
Hore! Jogja Berlakukan Perpanjangan STNK Tanpa KTP Asli, Calo PajakMakin Terhimpit
-
Daftar Starting XI Timnas Indonesia U-17 vs Malaysia: Dava Yunna Masih Jadi Tumpuan!
-
Jateng Belum Ikut-ikut Kebijakan KDM, Bayar Pajak Kendaraan Masih Pakai KTP Pemilik Lama
Terkini
-
Perempuan Berlari 2026: Integrasi Olahraga, Kesehatan Mental, dan Literasi Keuangan
-
Bukan Sekadar Sekolah, Anak Neurodivergent Butuh Dukungan Menyeluruh untuk Tumbuh
-
Awas Logam Berat! Ini 7 Deretan Risiko Kesehatan Jika Mengonsumsi Ikan Sapu-Sapu
-
Waspada Gejala Awal Serangan Jantung Sering Dikira Diare Biasa
-
Saat Screen Time Tak Bisa Dihindari, Ini Rekomendasi Tontonan Anak yang Aman dan Edukatif
-
Air Jernih Belum Tentu Aman: Inilah 'Musuh Tak Terlihat' yang Memicu Stunting pada Anak
-
Bisa Remisi, Ini Cara Mengendalikan Diabetes Tanpa Bergantung Obat
-
Sering Self-Diagnose? Hentikan Kebiasaan Berbahaya Ini dengan Panduan Cerdas Pilih Produk Kesehatan
-
Jangan Asal Pilih Material Bangunan! Ini Dampak Buruk Paparan Timbal Bagi Otak dan Kesehatan
-
96% Warga Indonesia Tak ke Dokter Gigi, Edukasi Digital Jadi Kunci Ubah Kebiasaan