Suara.com - Inspiratif! Lelaki Ini Cetak Masker untuk Tenaga Medis Pakai Printer 3D
Kelangkaan masker dan alat pelindung diri juga terjadi di Amerika Serikat, di mana kasus virus Corona Covid-19 sedang mengalami peningkatan.
Menyadari masalah ini, Jeremy Filko, seorang warga Virginia, AS, memiliki solusi inspiratif. Ia membuat masker pelindung untuk para tenaga medis menggunakan mesin cetak tiga dimensi atau 3D printer.
Yang lebih hebat, Jeremy bersedia membagikan masker tersebut secara sukarela. Dia tidak memungut biaya kepada para petugas medis dan petugas tanggap darurat pertama yang menerimanya, bahkan ia pun menanggung biaya pengirimannya.
Dilansir VOA Indonesia, Filko melakukan ini lantaran pasokan masker jenis N95 yang digunakan para tenaga medis sedang mengalami kekurangan.
Akibatnya petugas medis terpaksa menggunakan masker tersebut berulang kali. Padahal, masker seperti itu hanya bisa dipakai sekali.
Filko mengatakan, 114 orang lainnya di seluruh Amerika yang memiliki 3D printer telah mengikuti jejaknya untuk membuat masker tersebut.
Sebelumnya, pakar penyakit menular AS Dr. Anthony Fauci memperingatkan wabah virus corona yang sedang dialami dunia mungkin merupakan kejadian berulang dan dapat muncul lagi dengan lebih kuat jika tidak ada tindakan pencegahan yang tepat.
Dilansir VOA Indonesia, dalam pengarahan harian mengenai virus corona di Gedung Putih, Fauci, Direktur Institut Nasional AS untuk Alergi dan Penyakit Menular, mengatakan, kasus virus itu mulai muncul di Afrika Selatan dan negara-negara di belahan bumi selatan, di mana musim dingin menjelang.
Baca Juga: Dukung Tenaga Medis Lawan Virus Corona, Sharp Donasikan Masker N-95
Ia mengatakan jika wabah besar terjadi di daerah-daerah tersebut, ini akan menjadi indikasi kuat bahwa virus itu muncul berulang dan negara-negara di belahan bumi utara harus bersiap menghadapi putaran ke-dua perebakan virus tahun depan.
Fauci mengatakan bahwa hal tersebut memberi penekanan lebih besar mengenai pentingnya melanjutkan upaya membuat vaksin yang siap tersedia apabila putaran kedua virus corona tiba, serta seperangkat obat yang dapat mengobati pasien dengan efektif dan aman.
Berita Terkait
Terpopuler
- Daftar Prodi Berpotensi Ditutup Imbas Fokus Industri Strategis Nasional
- 5 Parfum Scarlett yang Wanginya Paling Tahan Lama, Harga Terjangkau
- Perjalanan Terakhir Nuryati, Korban Tragedi KRL Bekasi Timur yang Ingin Menengok Cucu
- Meledak! ! Ahmad Dhani Serang Maia Estianty Sampai Ungkit Dugaan Perselingkuhan dengan Petinggi TV
- Membedah 'Urat Nadi' Baru Lampung: Shortcut 37 KM dan Jalur Ganda Siap Usir Macet Akibat Babaranjang
Pilihan
-
7 Sabun Mandi Cair Wangi Mewah yang Bikin Rileks Setelah Pulang Kerja, Ada yang Mirip Aroma Spa
-
Mantan Istri Andre Taulany Dilaporkan ke Polisi, Diduga Aniaya Karyawan
-
Stasiun Bekasi Timur akan Kembali Beroperasi Lagi Siang Ini
-
Truk Tangki BBM Meledak Hebat di Banyuasin, 4 Pekerja Terbakar saat Api Membumbung Tinggi
-
RS Polri Berhasil Identifikasi 10 Jenazah Korban Tabrakan Kereta di Bekasi Timur, Ini Nama-namanya
Terkini
-
Lebih Banyak Belum Tentu Lebih Baik: Fakta Mengejutkan di Balik Kebiasaan Konsumsi Suplemen Anda
-
Nyeri Lutut pada Perempuan Tak Boleh Dianggap Sepele, Mesti Waspada Hal Ini
-
Olahraga Bukan Hanya Soal Kompetisi bagi Anak: Bisa Jadi Cara Seru Membangun Gaya Hidup Aktif
-
Studi Ungkap Mikroplastik Ditemukan di Dalam Tubuh Manusia, Bisa Picu Gangguan Pencernaan
-
Kebutuhannya Berbeda dengan Dewasa, Ini 5 Alasan Si Kecil Perlu ke Dokter Gigi Anak
-
Cuma 30 Menit, Ini Rahasia Bonding Berkualitas di Tengah Kesibukan Orang Tua
-
Cacar Api Mengintai Diam-Diam: Kelompok Rentan Bisa Alami Komplikasi Lebih Berat
-
Kata 'Capek' Sering Dianggap Sepele Mahasiswa, Padahal Sinyal Distress Mental?
-
Cara Ibu Modern Menghadirkan Kenyamanan di Rumah: Perhatian Tulus hingga Kelembutan Plenty
-
Cemas Datang Tiba-Tiba? Ini 7 Cara Ampuh Mengatasi Anxiety dalam Hitungan Menit