Suara.com - Juru Bicara Pemerintah untuk Covid-19, Achmad Yurianto, mengingatkan masyarakat untuk tidak memperburuk kondisi Indonesia yang juga sedang dilanda musim pancaroba, dengan penyakit demam berdarah.
Ia mengatakan, selain selalu berada di rumah, kita juga dianjurkan untuk tidak lupa rutin menjaga kebersihan tempat-tempat yang berpotensial menjadi sarang nyamuk.
"Pada musim pancaroba, kita masih mengalami peningkatan data kasus demam berdarah. Jangan sampai memperburuk kondisi Covid-19, lakukan pembersihan sarang nyamuk di rumah, waktu kita banyak," ujar Yurianto, di Graha BNPB, Jakarta Timur, Jumat (3/4/2020).
Menurut data terakhir, DBD di Indonesia sudah berstatus Kejadian Luar Biasa (KLB) di Sikka, Nusa Tenggara Timur (NTT) dengan jumlah 1.195 kasus pada Selasa (10/3/2020). Sedangkan angka nasional DBD tercatat ada 16 ribu kasus sepanjang Januari hingga Maret 2020. Dari data itu, 100 jiwa diantaranya meninggal dunia.
Sedangkan jika ditumpuk dengan kasus Covid-19 terbaru, Dirjen P2P Kemenkes itu mengungkap ada penambahan sebanyak 196 kasus konfirmasi positif Covid-19. Sehingga jumlah total kasus mencapai 1986 kasus.
Kasus baru temuan terbanyak ada di ibukota Jakarta sebesar 74 kasus, disusul Jawa Timur 52 kasus, Jawa Tengah 10 kasus, dan Sulawesi Selatan 16 kasus.
Dari jumlah tersebut, terdapat 22 orang yang dianyatakan sembuh. Sehingga jumlah total kesembuhan mencapai 134 orang. Sedangkan mereka yang meninggal dunia bertambah 11 orang, sehingga total kematian mencapai 181 orang.
"Ini proses penularan masih di luar. Oleh karena itu, pertimbangkan baik-baik, saya sarankan tidak usah bepergian, dari data kasus ini bertambah banyak. Mereka paling rentan manakala terinfeksi, jaga anak-anak, lansia agar tidak tertular penyakit," tutup Yurianto.
Baca Juga: 7.400 Orang RI Diperiksa Virus Corona, Berapa yang Positif COVID-19?
Berita Terkait
Terpopuler
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- Setahun Andi Sudirman-Fatmawati Pimpin Sulsel, Pengamat: Kinerja Positif dan Tata Kelola Membaik
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- 5 Rekomendasi Sepeda Lipat di Bawah 5 Juta yang Ringan dan Stylish, Mobilitas Semakin Nyaman
Pilihan
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
-
Hujan Gol, Timnas Indonesia Futsal Putri Ditahan Malaysia 4-4 di Piala AFF Futsal 2026
Terkini
-
Mendampingi Anak Gamer: Antara Batasan, Keamanan, dan Literasi Digital
-
Selamat Tinggal Ruam! Rahasia Si Kecil Bebas Bergerak dan Mengeksplorasi Tanpa Batasan Kenyamanan
-
Tantangan Penanganan Kanker di Indonesia: Edukasi, Akses, dan Deteksi Dini
-
Virus Nipah Mengintai: Mengapa Kita Harus Waspada Meski Belum Ada Kasus di Indonesia?
-
Transformasi Layanan Kesehatan Bawa Semarang jadi Kota Paling Berkelanjutan Ketiga se-Indonesia
-
Membangun Kebiasaan Sehat: Pentingnya Periksa Gigi Rutin bagi Seluruh Anggota Keluarga
-
Susu Kambing Etawa Indonesia Tembus Pameran Internasional: Etawanesia Unjuk Gigi di Expo Taiwan
-
Penanganan Penyintas Kanker Lansia Kini Fokus pada Kualitas Hidup, Bukan Sekadar Usia Panjang
-
Ini Rahasia Tubuh Tetap Bugar dan Kuat Menjalani Ramadan Optimal Tanpa Keluhan Tulang dan Sendi
-
Anak Sekolah Jadi Kelompok Rentan, Pemantauan Aktif Vaksinasi Dengue Diperluas di Palembang