Suara.com - Chris Tillet, seorang pria 45 tahun yang mengalami koma akibat virus corona Covid-19 tidak ingat keluarganya setelah tersadar.
Mulanya, Chris Tillet diduga menderita flu. Tetapi, gejalanya semakin memburuk setelah beberapa hari dan ia didiagnosis menderita bilateral.
Akibatnya, Chris Tillet dilarikan ke ruang gawat darurat dan menjalani perawatan medis selama 10 hari dalam kondisi koma.
Elizabeth, istri Tillet yang seorang perawat mengatakan bahwa kondisi suaminya kala itu sangat serius. Elizabeth mengatakan suaminya menderita radang paru-paru dan sempat mendapatkan antibiotik IV.
"Suamiku menderita radang paru-paru dan sempat mendapatkan antibiotik IV. Dia koma karena terinfeksi virus yang kami belum pernah menemuinya," kata Elizabeth dikutip dari The Sun.
Tillet mengaku mendapatkan kombinasi obat malaria chloroquine dan obat HIV ketika menjalani perawatan medis. Kedua obat itu mengandung kaletra, lopinavir dan ritonavir.
"Obat itu bekerja untuk saya, tetapi mungkin itu tidak bekerja pada semua orang," kata Tillet.
Akhir pekan lalu, Food and Drug Administration mengeluarkan otorisasi penggunaan darurat untuk hydroxychloroquine dan chloroquine pada pasien corona Covid-19.
Tetapi, FDA belum menyetujui obat itu sebagai pengobatan virus corona Covid-19, karena peneliti belum mengetahui efeknya. Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) juga mengatakan pengguaan obat tanpa resep dan pengawasan bisa menyebabkan masalah kesehatan serius.
Baca Juga: Duh, Kandungan Gula di Susu Formula Ternyata Lebih Tinggi dari Minuman Soda
"Tidak ada reaksi apapun ketika Tillet menerima kloroquine. Bahkan dia bisa beralih ke obat Ebola remdesivir," kata Elizabeth.
Menurut Elizabeth, Tillet berhasil melawan virus corona Covid-19 karena sistem kekebalan tubuhnya sendiri. Tapi, Tillet memang tidak ingat istri dan anaknya ketika terbangun dari koma.
"Rasanya seperti kita diatur kembali ke masa lalu ketika saya masih berusia 18 tahun. Jadi, saya memikirkan waktu 19 tahun lalu," ujarnya.
Tapi, Tillet sudah kembali seperti dirinya semula setelah 4 hari. Akibat kejadian itu, Tillet meminta semua orang untuk tetap di rumah dan waspada terhadap penularan virus corona Covid-19.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pompa Air Paling Bagus dan Awet Merk Apa? Ini 4 Pilihan Terbaik Versi Review Pengguna
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
- 5 HP Murah Terbaru Penyimpanan Lega Juni 2026: Memori 256 GB, Baterai 8.100 mAh
- Viva Sunscreen Foundation SPF Berapa? Banyak Dapat Review Positif dari Pengguna
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Bukan Sekadar Haus, Ini Alasan Mengapa Air Putih Saja Tidak Cukup Saat Latihan Intens
-
Informed Consent Bukan Sekadar Formalitas: Mengapa Dokter Wajib Bicara Langsung dengan Anda?
-
Sering Dianggap Ganas, Padahal Sebagian Besar Tumor Otak Bersifat Jinak
-
Kasus Dermatitis pada Bayi dan Anak Terus Meningkat, Ini Cara Cegah Eksim Si Kecil Kambuh
-
Terapi Stem Cell Kian Berkembang, untuk Peremajaan Kulit hingga Pemulihan Cedera Sendi
-
Kesehatan Penglihatan Tak Boleh Diabaikan, Ini Pentingnya Koreksi Refraksi yang Tepat
-
Tren Sport Nutrition, Ini Peran Asupan Energi dalam Olahraga Endurance
-
Notarace 2026 Siap Digelar, Ajang Lari yang Padukan Olahraga dan Wawasan Hukum
-
Rekomendasi Dokter Richard, Ini Solusi Praktis Redakan Wasir dengan Cara Alami
-
Kolesterol Tinggi Sering Tanpa Gejala, Dokter Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini sejak Usia 20 Tahun