Suara.com - Anak Mulai Bosan di Rumah Aja? Kak Seto Beri Tips Mujarab, Intip Yuk!
Pshycal Distancing atau jaga jarak sehingga banyak orang di rumah aja mulai terasa menjenuhkan bagi banyak orang. Terlebih bagi anak, di rumah aja membuat mereka tidak hanya bosan, tapi juga rewel dan mudah marah.
Namun, sebetulnya ada cara menarik untuk mengatasi itu. Psikolog Anak Dr. Seto Mulyadi, S.PSi, M.Si mengatakan para orang tua memang perlu bersabar menghadapi perilaku dan perasaan anak-anak agar jangan mudah marah.
"Para ayah dan bunda harus bisa menjadi sahabat anak. Jangan sampai saat mereka belajar di keluarga, anak sampai stres karena orang tua tidak sabar," ujar laki-laki yang akrab disapa Kak Seto ini di Graha BNPB, Jakarta Timur, Sabtu (4/4/2020).
Ia mengatakan agar anak tidak mudah marah dan rewel saat di rumah orang tua harus kreatif. Misalnya saja menyampaikan pelajaran dengan dongeng.
"Untuk hadapi anak-anak sediakan kekuatan sabar yang sangat berlimpah, meningkatkan kreativitas, dongeng ada boneka," ungkap Kak Seto.
Jika tidak bisa memakai dongeng, atau sudah bosan, orang tua bisa mengajari kembali menggunakan edukasi sulap yang biasanya disukai anak-anak. Ada banyak trik dan alat sulap sederhana yang bisa dibuat atau dibeli, jika mempelajarinya melalui internet.
"Bisa juga pakai sulap. Dibutuhkan kreativitas membuat mereka memperhatikan dengan alat sulap sederhana, semua bisa dilakukan sederhana dan disiplin," jelasnya.
Di sisi keluarga dan orang tua di rumah punya peran penting mencegah penularan virus corona atau Covid-19 semakin luas, dengan memastikan anak dan anggota keluarga lain tidak keluar rumah, jika dirasa tidak perlu.
Baca Juga: Lagi, IDI Laporkan 3 Dokter Meninggal Dunia karena Virus Corona
"(Ajarkan pada anak) jadi pahlaman buat diri sendiri, seperti contoh pahlaean raden gatot kaca. Ayah dan bunda perlu menjadi satu supaya kita memenangkan dari corona ini," tutup Kak Seto.
Berita Terkait
Terpopuler
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- Habiburokhman Ngamuk di DPR, Perwakilan Pengembang Klaster Vasana Diusir Paksa Saat Rapat di Senayan
Pilihan
-
Update Kuota PINTAR BI Wilayah Jawa dan Luar Jawa untuk Penukaran Uang
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
Terkini
-
Lonjakan Kasus Kanker Global, Pencegahan dengan Bahan Alami Kian Dilirik
-
Cara Memilih dan Memakaikan Popok Dewasa untuk Cegah Iritasi pada Lansia
-
5 Fakta Keracunan MBG Cimahi: Pengelola Minta Maaf, Menu Ini Diduga Jadi Penyebab
-
4 Penjelasan Sains Puasa Membantu Tubuh Lebih Sehat: Autofagi, Insulin dan Kecerdasan
-
Mendampingi Anak Gamer: Antara Batasan, Keamanan, dan Literasi Digital
-
Selamat Tinggal Ruam! Rahasia Si Kecil Bebas Bergerak dan Mengeksplorasi Tanpa Batasan Kenyamanan
-
Tantangan Penanganan Kanker di Indonesia: Edukasi, Akses, dan Deteksi Dini
-
Virus Nipah Mengintai: Mengapa Kita Harus Waspada Meski Belum Ada Kasus di Indonesia?
-
Transformasi Layanan Kesehatan Bawa Semarang jadi Kota Paling Berkelanjutan Ketiga se-Indonesia
-
Membangun Kebiasaan Sehat: Pentingnya Periksa Gigi Rutin bagi Seluruh Anggota Keluarga