Suara.com - Lawan Covid-19: Vitamin C, Zat Besi dan Kunyit Bisa Perkuat Imunitas Tubuh.
Kasus Coronavirus Covid-19 telah menyebar cepat ke lebih dari 200 negara, termasuk Indonesia. WHO pun mencatat wabah corona Covid-19 sebagai pandemi.
Di Indonesia sendiri, kasus telah meningkat drastis hingga mencapai angka ribuan untuk pertama kalinya.
Menurut perwakilan Kemenkes, Bapak Rico Mardiansyah SH,MH, Kasub Advokasi Hukum dan Humas Kementerian Kesehatan, virus ini sangat mudah menular melalui kontak perorangan secara langsung, terutama bagi orang yang memiliki imunitas tubuh rendah.
Sejauh ini pemerintah Indonesia belum mengambil langkah lockdown seperti negara-negara lainnya.
Imbauan social distancing pun sudah dikeluarkan oleh presiden. Pemerintah membuka forum edukasi mengenai Covid-19 kepada masyarakat.
Berbagai situs dari Kemenkes dan pemerintah yang dikhususkan untuk cepat tanggap dalam menghadapi Covid19, terus menghimbau masyarakat tentang apa yang harus dilakukan pada situasi sekarang ini.
Salah satunya adalah anjuran mengonsumsi suplemen atau vitamin untuk penambah daya tahan tubuh.
Pemerintah turut bekerja sama dengan beberapa telemedik dalam melawan Covid19.
Baca Juga: Populer Lifestyle: Viral Resep Ayam KFC, Arti Mimpi Pasangan Selingkuh
Jovee turut ambil bagian dalam 10 besar Gugus Telemedik Covid-19 pilihan pemerintah, menyiapkan suplemen khusus daya tahan tubuh dan energi.
Permintaan suplemen atau multivitamin pun naik hingga 10 kali lipat sejak wabah corona meluas.
Produk yang paling banyak dicari lewat aplikasi personalisasi vitamin dan suplemen ini adalah Immune Booster yang terdiri atas Vitamin C, multivitamin yang mengandung Zat Besi serta kunyit.
“Kenaikan terasa sejak sejak awal Maret, kami terus berusaha untuk memenuhi kebutuhan masyarakat Indonesia saat ini" demikian ujar Natali Ardianto, CEO Jovee.
Pada dasarnya, sistem imun dapat ditingkatkan oleh nutrisi yang mendukung. Bagi masyarakat yang tidak dapat memenuhi kebutuhan nutrisi harian, dapat mengonsumsi suplemen dan vitamin untuk mendapatkan asupan nutrisi tambahan.
Beberapa asupan yang diyakini mampu meningkatkan kekebalan atau imunitas tubuh adalah Vitamin C, Zat Besi, dan kunyit.
Ketiga bahan ini ampuh menjaga sistem kekebalan tubuh.
Vitamin C tidak diragukan lagi memiliki peran penting dalam meningkatkan kekebalan tubuh karena kandungan antioksidan.
Vitamin C juga dapat mencegah kerusakan dan memperbaiki sel yang rusak akibat virus dan bakteri.
Lalu bagaimana dengan multivitamin yang mengandung zat besi dan kunyit? Multivitamin mengandung 13 nutrisi penting yang dibutuhkan oleh tubuh.
Ditambah zat besi yang dapat merangsang sel kekebalan tertentu dan mampu mengurangi stres oksidatif.
Tidak hanya itu, zat besi dapat mengurangi risiko infeksi, serta meningkatkan respons kekebalan pada orang yang lebih tua secara signifikan.
Hal ini tentu sangat mendukung untuk melawan berbagai macam virus yang menyebabkan penyakit, termasuk virus corona. Sedangkan, kunyit memiliki banyak kandungan yang baik untuk tubuh. Kunyit dikenal dapat membantu pengeluaran toksin dari tubuh.
Kandungan kurkumin juga berperan sebagai anti inflamasi dan mengandung antioksidan.
“Untuk saat ini, beberapa jenis suplemen memang direkomendasikan untuk meningkatkan daya tahan tubuh seperti vitamin C, zat besi maupun kunyit atau temulawak," papar dr. Fala Adinda, dokter dan konsultan kesehatan Jovee.
Konsumsi vitamin secara rutin, sambung dia, bisa membantu meningkatkan imunitas tubuh.
Pencegahan ini dapat dilakukan terhadap infeksi virus maupun bakteri.
Setelah membaca ini, mungkin Anda masih memiliki satu pertanyaan. Bagaimana mendapatkan suplemen atau multivitamin yang sesuai dengan kebutuhan kita?
Jovee yang merupakan aplikasi personalisasi suplemen dan vitamin yang dapat membantu Anda dan keluarga bisa menjadi solusinya.
Dengan menjawab kuesioner di aplikasi Jovee, Anda akan mendapatkan rekomendasi suplemen atau vitamin yang sesuai kebutuhan dan pola hidupmu.
“Tidak perlu khawatir untuk konsumsi produk Immune Booster atau produk pendukung imunitas tubuh.Seluruh produk yang dipasarkan di Jovee, telah melalui pengujian keamanan, efikasi, bukti ilmiah yang bisa dipertanggungjawabkan. Vitamin dan suplemen Jovee telah terdaftar dan mendapatkan izin dari BPOM, sehingga aman untuk dikonsumsi dan sesuai dengan aturan pakai,” tambah Natali Ardianto, CEO Jovee.
Jika Anda memiliki kondisi medis atau sedang menjalani pengobatan tertentu, konsultasikan dengan dokter terlebih dahulu.
Pastikan kandungan suplemen sesuai dengan keperluan Anda karena tiap orang memiliki kebutuhan nutrisi yang berbeda-beda.
Perlu diingat, konsumsi suplemen atau multivitamin perlu diikuti dengan pola makan yang sehat, olahraga secara rutin, menjaga berat badan, menghindari stres, dan istirahat yang cukup.
Berita Terkait
Terpopuler
- Kenapa Angin Kencang Hari Ini Melanda Sejumlah Wilayah Indonesia? Simak Penjelasan BMKG
- 4 Pilihan HP OPPO 5G Terbaik 2026 dengan RAM Besar dan Kamera Berkualitas
- 57 Kode Redeem FF Terbaru 25 Januari 2026: Ada Skin Tinju Jujutsu & Scar Shadow
- 6 HP Murah RAM Besar Rp1 Jutaan, Spek Tinggi untuk Foto dan Edit Video Tanpa Lag
- Bojan Hodak Beberkan Posisi Pemain Baru Persib Bandung
Pilihan
-
Sah! Komisi XI DPR Pilih Keponakan Prabowo Jadi Deputi Gubernur BI
-
Hasil Akhir ASEAN Para Games 2025: Raih 135 Emas, Indonesia Kunci Posisi Runner-up
-
5 Rekomendasi HP 5G Paling Murah Januari 2026, Harga Mulai Rp1 Jutaan!
-
Promo Suuegeerr Alfamart Jelang Ramadan: Tebus Minuman Segar Cuma Rp2.500
-
Menilik Survei Harvard-Gallup: Bahagia di Atas Kertas atau Sekadar Daya Tahan?
Terkini
-
Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Punya Layanan Bedah Robotik Bertaraf Internasional
-
Hari Gizi Nasional: Mengingat Kembali Fondasi Kecil untuk Masa Depan Anak
-
Cara Kerja Gas Tawa (Nitrous Oxide) yang Ada Pada Whip Pink
-
Ibu Tenang, ASI Lancar: Kunci Menyusui Nyaman Sejak Hari Pertama
-
Kisah Desa Cibatok 1 Turunkan Stunting hingga 2,46%, Ibu Kurang Energi Bisa Lahirkan Bayi Normal
-
Waspada Penurunan Kognitif! Kenali Neumentix, 'Nootropik Alami' yang Dukung Memori Anda
-
Lompatan Layanan Kanker, Radioterapi Presisi Terbaru Hadir di Asia Tenggara
-
Fokus Turunkan Stunting, PERSAGI Dorong Edukasi Anak Sekolah tentang Pola Makan Bergizi
-
Bukan Mistis, Ini Rahasia di Balik Kejang Epilepsi: Gangguan Listrik Otak yang Sering Terabaikan
-
Ramadan dan Tubuh yang Beradaptasi: Mengapa Keluhan Kesehatan Selalu Datang di Awal Puasa?