Suara.com - Hamil dan melahirkan di masa pandemi Covid-19 bikin para ibu hamil was-was. Terlebih, perubahan imunitas pada tubuh ibu hamil memang membuatnya rentan terkena penyakit, termasuk virus corona atau Covid-19. Tak heran jika banyak ibu hamil yang pada akhirnya urung mengunjungi dokter untuk periksa kehamilan mereka karena kekhawatiran tersebut. Namun sebenarnya, amankah jika ibu hamil melewati jadwal pemeriksaan kehamilan?
Untuk menjawab hal ini, dr. Darrell Fernando, SpOG dalam akun Twitternnya @darrellfernando menjelaskan mengenai waktu yang tepat untuk melakukan pemeriksaan kehamilan di tengah pandemi viris Corona atau Covid-19. Berikut penjelasannya:
1. Usia kandungan kurang dari 11 minggu
Dalam slide yang ia buat, dr. Darrell menjelaskan jika di usia kandungan ini ibu hamil bisa berkonsultasi melalui telemedicine atau online terkait kondisi kehamilannya. Pada usia kandungan ini, USG pun bisa diundur untuk dilakukan. Namun, hal ini berbeda jika Anda memiliki faktor risiko hamil ektopik (luar kandungan), karena Anda sebaiknya tetap melakukan kunjungan langsung ke dokter kandungan.
2. Usia Kandungan 11-13 minggu
Pada usia kandungan ini, Anda disarankan untuk tetap melakukan kunjungan ke dokter kandungan dan melakukan USG. Karena pada masa ini pula biasanya dokter akan menyarankan Anda untuk melakukan pemeriksaan laboratorium yang penting untuk menentukan kesehatan Anda dan janin.
3. Usia Kandungan 20 Minggu
Sama seperti sebelumnya, Anda juga sebaiknya jangan melewatkan kunjungan ke dokter kandungan untuk memeriksakan kehamilan Anda. Anda juga disarankan melakukan USG pada usia kandungan ini.
4. Usia Kandungan 28 Minggu
Baca Juga: Bagaimana Mengatasi PCOS Selama Kehamilan Agar Tak Terjadi Komplikasi?
Pada usia kandungan 28 minggu, biasanya dokter akan kembali menyarankan pemeriksaan laboratorium. Inilah sebabnya Anda disarankan untuk melalukan kunjungan ke dokter kandungan pada usia ini.
5. Usia Kandungan 32 dan 36 Minggu
Usia kandungan ini cukup penting untuk Anda melakukan pemeriksaan karena Anda harus menjalani USG untuk mengetahui kondisi dan posisi bayi di dalam perut.
6. Usia Kandungan 37 Minggu - Persalinan
Menginjak usia 37 minggu, biasanya dokter menyarankan untuk Anda melakukan pemeriksaan setiap minggu hingga Anda melahirkan. Untuk itu, jangan sampai melewatkan kunjungan Anda ke dokter kandungan untuk memantau kondisi si calon bayi.
7. Pasca Bersalin
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 Bedak Tabur Terbaik untuk Kerutan dan Garis Halus Usia 50 Tahun ke Atas
- Pengakuan Lengkap Santriwati Korban Pencabulan Kiai Ashari di Lingkungan Pesantren Pati
- Xiaomi 17 Jadi Senjata Baru Konten Kreator, Laura Basuki Tunjukkan Hasil Foto Leica
- 7 Sepatu Lari Lokal untuk Jalan Jauh dan Daily Run Mulai Rp100 Ribuan, Tak Kalah dari Hoka
- 5 HP Terbaru 2026 untuk Budget di Bawah Rp3 Juta, Ada yang Support 5G dan NFC
Pilihan
-
Review If Wishes Could Kill: Serial Horor Korea yang Bikin Kamu Mikir Sebelum Buat Permintaan!
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
Terkini
-
Dokter Penyakit Dalam Ingatkan Wabah Seperti Hantavirus Rentan pada Diabetes: Makanannya Gula!
-
Anak Aktif Rentan Lecet? Ini Tips Perlindungan Luka agar Cepat Pulih dan Tetap Nyaman
-
Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?
-
Heboh Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar, Bagaimana Perubahan Iklim Bisa Perparah Risiko?
-
Ratusan Ribu Kasus Stroke Terjadi Tiap Tahun, Penanganan Cepat Dinilai Sangat Krusial
-
Perempuan Jadi Kelompok Paling Rentan di Tengah Krisis Iklim dan Bencana, Bagaimana Solusinya?
-
Jangan Anggap Sepele Ruam dan Gangguan Cerna, Ini Pentingnya Deteksi Dini Alergi pada Anak
-
Pekan Imunisasi Dunia Jadi Pengingat, DBD Kini Mengancam Anak hingga Dewasa
-
Riset Harvard Ungkap Bermain Bersama Orang Tua Bantu Bangun Koneksi Otak Anak
-
Krisis Iklim Berdampak ke Kesehatan, Seberapa Siap Layanan Primer Indonesia?