Suara.com - Pandemi corona Covid-19 bagaimanapun juga bisa memengaruhi mental sampai mengganggu ketenangan tidur. Oleh karena itu, berikut Suara.com rangkum tips tidur tenang dari beberapa ahli yang dilansir dari The Independent.
1. Batasi berita dan penggunaan hp sebelum tidur
Menurut Dr. Nerina Ramlakhan, ahli terapi tidur menyatakan bahwa menonton atau baca berita sebelum tidur bukan merupakan hal yang baik. "Kabar buruk akan menyalakan sistem saraf simpatik. Hal tersebut akan menempatkan kita ke dalam keadaan sangat rentan dan tetap terjaga," kata Dr. Ramlakhan.
Sementara menggunakan ponsel atau menyalakan layar akan merangsang pikiran, sehingga sulit untuk istirahat.
"Menggunakan smartphone dan komputer layar terang sebelum tidur akan merangsang pikiran Anda, membuatnya lebih sulit untuk bersantai dan tertidur," kata Max Kirsten, ahli hipnoterapi dan pendiri The Sleep Coach.
2. Buat catatan tentang kekhawatiran Anda
Sebelum tidur, Dr Sophie Bostock, seorang ahli tidur dan pendiri The Sleep Scientist menyarankan Anda untuk menumpahkan kekhawatiran pada selembar kertas.
"Ketika ada begitu banyak hal yang terjadi, beberapa kekhawatiran tidak bisa dihindari, coba tulis kekhawatiran Anda mungkin selama 15 hingga 20 menit setiap sore," kata Dr. Bostock.
3. Mengatur pernapasan
Baca Juga: Rumah Penghina Nabi Muhammad Dikepung Ormas Islam, Teriak Allahuakbar!
Bangun di malam hari adalah hal normal, namun jika terlalu sering maka Dr. Ramlakhan menyarankan Anda berbaring di tempat tidur dan mengatur pernapasan.
"Atur napas Anda secara perlahan sambil membisikkan kata-kata 'masuk' dan 'keluar' untuk membuat Anda kembali tidur," kata Dr. Ramlakhan.
Dr. Ramlakhan menambahkan bahwa teknik pernapasan optimalnya dapat membantu kembali tidur, tetap tenang di bawah tekanan dan memfokuskan energi.
4. Relaksasi
Menurut Dr. Bostock, relaksasi adalah keterampilan mematikan respons stres, baik secara fisik maupun mental dan membantu Anda rileks.
Ia merekomendasikan untuk mencoba segala sesuatu mulai dari meditasi dan relaksasi otot hingga melakukan pernapasan dalam atau mandi air panas.
Berita Terkait
Terpopuler
- Deretan Tokoh Top Bakal Turun Gunung ke UGM Besok, Bahas Nasib Bangsa Lewat Konferensi Republik
- Prabowo Disebut Habiskan Rp5,8 Miliar untuk Hotel di Paris, Sandhy Sondoro: Asoy Geboy Gemoy
- Budget Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan RAM 8 GB, Kamera OIS, Layar AMOLED
- Terpopuler: Lipstik Tahan Lama untuk Bibir Hitam, Sepatu New Balance Tanpa Tali untuk Jalan Jauh
- Pandji Pragiwaksono Soroti 'Pengakuan Terbuka' Prabowo Soal Keterlibatan Partai dalam Tender Negara
Pilihan
-
Jay Idzes Tercoret! Ini Daftar Pemain Timnas Indonesia Hadapi FIFA Matchday
-
Evaluasi Besar-besaran: 8.182 SPPG Pernah Ditangguhkan, 2.213 Masih Berstatus Suspend
-
Kabar Duka, Eks Menhan Jenderal Ryamizard Ryacudu Meninggal Dunia di RSPAD
-
Strategi Berani John Herdman: Mengapa Piala AFF 2026 Jadi Panggung Khusus Pemain Domestik?
-
Insiden Noni Madueke Tanpa Penalti, Eks Wasit Liga Inggris Buka Suara
Terkini
-
Waspada! Ini Tanda Kelebihan Vitamin B6, dari Kesemutan hingga Kerusakan Saraf
-
Fakta Kanker Payudara yang Jarang Dibahas: Harapan Baru dan Pentingnya Skrining
-
Perempuan Hadapi Dampak Lebih Besar dari Gelombang Panas Ekstrem
-
Cara Memilih Susu Formula, Ini 5 Kriteria yang Perlu Diperhatikan Orang Tua
-
Bikin Khawatir, Biaya Kesehatan Makin Mahal: Apa yang Harus Kita Lakukan?
-
Ribuan Bayi Lahir dengan Talasemia Tiap Tahun, Skrining Dini Semakin Mendesak
-
Ritme Sirkadian dan Usus Saling Terhubung, Begadang Bisa Ganggu Pencernaan
-
Teknologi PET-CT hingga CAR T-Cell Therapy Ubah Lanskap Pengobatan Kanker Modern
-
Tren Kesehatan Preventif Meningkat, Jaminan Keamanan Pasien dari Risiko Tak Terduga Jadi Perhatian
-
Suara.com dan Pertamedika IHC Jajaki Peluang Kolaborasi Lawan Hoaks Kesehatan di Era AI