Suara.com - Virus corona atau Covid-19 adalah infeksi virus yang utamanya menyerang saluran pernapasan. Bagi mereka yang memiliki riwayat penyakit pernapasan sebelumnya, tentu memiliki risiko yang lebih tinggi terkena virus ini. Termasuk juga para pengidap asma. Lalu bagaimana jika pengidapnya adalah anak-anak?
Dipaparkan oleh dr. Arifianto, SpA dari RSUD Pasar Rebo dalam Talkshow Online Covid-19 pada Anak, Minggu (19/4/2020), anak-anak pengidap asma adalah pasien yang sudah terdiagnosis sebelumnya dan sudah diberikan pengobatan.
Untuk menjaga mereka yang sudah terdiagnosis asma sebelumnya agar tidak mudah terpapar Covid-19 adalah memastikan memiliki persediaan obat dan pengobatan yang sesuai dengan kriterianya.
Menurut dr. Apin, sapaannya, pengobatan asma memiliki dua kategori. Yakni kategori intermiten atau pemberian obat hanya pada saat serangan terjadi, atau persisten, pemberian obat yang diberikan terus-menerus walau tidak ada serangan.
Pengobatan asma pada anak dan dewasa sama-sama menggunakan obat hirup atau inhaler.
Terlebih kini saat ramainya virus corona yang menular dari droplet, tindakan pengobatan menggunakan nebulizer pada anak dikurangi untuk mengurangi kemungkinan terlepasnya virus tersebut melalui proses aerosolisasi menjadi airborne atau ke udara.
"Di luar dugaan anak ini adalah carrier Covid-19 maka harusnya droplet jadi airborne, maka bisa membawa virus ke sekitarnya," jelasnya.
Menyoal inhaler, bagi anak-anak yang belum bisa melakukan proses penghirupan sendiri disarankan menggunakan bantuan alat bernama spacer yang berbentuk tabung. Efek penggunaannya sama seperti nebulizer namun mengurangi risiko terjadinya aeorosolisasi.
Kasus Covid-19 pada anak-anak memang cenderung lebih kecil dibandingkan dengan orang dewasa, walaupun kasus meninggal karena Covid-19 memang ada, tapi di semua negara termasuk Indonesia angkanya masih terhitung rendah.
Baca Juga: 10 Penyakit Kronis yang Bahayakan Pasien Covid-19, Asma Tak Termasuk!
Berita Terkait
Terpopuler
- Janji Ringankan Kasus, Oknum Jaksa di Banten Ancam Korban Bayar Rp2 Miliar atau Dihukum Berat
- 5 HP Murah Terbaru Lolos Sertifikasi di Indonesia, Usung Baterai Jumbo hingga 7.800 mAh
- 6 Bedak Tabur Tahan Air, Makeup Tetap Mulus Meski Keringatan Seharian
- 69 Kode Redeem FF Max Terbaru 14 April 2026: Ada Skin Chromasonic dan Paket Bawah Laut
- 5 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Kulit Wajah di Indomaret dan Harganya
Pilihan
-
Timnas Indonesia U-17 Diganyang Malaysia, Kurniawan Ungkap Borok Kekalahan
-
Beban Ganda Wanita Saat WFH: Terjebak Laptop dan Pekerjaan Rumah Tangga
-
Hore! Jogja Berlakukan Perpanjangan STNK Tanpa KTP Asli, Calo PajakMakin Terhimpit
-
Daftar Starting XI Timnas Indonesia U-17 vs Malaysia: Dava Yunna Masih Jadi Tumpuan!
-
Jateng Belum Ikut-ikut Kebijakan KDM, Bayar Pajak Kendaraan Masih Pakai KTP Pemilik Lama
Terkini
-
Perempuan Berlari 2026: Integrasi Olahraga, Kesehatan Mental, dan Literasi Keuangan
-
Bukan Sekadar Sekolah, Anak Neurodivergent Butuh Dukungan Menyeluruh untuk Tumbuh
-
Awas Logam Berat! Ini 7 Deretan Risiko Kesehatan Jika Mengonsumsi Ikan Sapu-Sapu
-
Waspada Gejala Awal Serangan Jantung Sering Dikira Diare Biasa
-
Saat Screen Time Tak Bisa Dihindari, Ini Rekomendasi Tontonan Anak yang Aman dan Edukatif
-
Air Jernih Belum Tentu Aman: Inilah 'Musuh Tak Terlihat' yang Memicu Stunting pada Anak
-
Bisa Remisi, Ini Cara Mengendalikan Diabetes Tanpa Bergantung Obat
-
Sering Self-Diagnose? Hentikan Kebiasaan Berbahaya Ini dengan Panduan Cerdas Pilih Produk Kesehatan
-
Jangan Asal Pilih Material Bangunan! Ini Dampak Buruk Paparan Timbal Bagi Otak dan Kesehatan
-
96% Warga Indonesia Tak ke Dokter Gigi, Edukasi Digital Jadi Kunci Ubah Kebiasaan