Kacang mengakibatkan kembung dan bau kentut usai memakannya. Hal ini disebabkan saluran pencernaan yang kekurangan enzim penting yang dibutuhkan untuk mencerna gula ini.
5. Gula alkohol
Anda perlu berhati-hati dengan gula alkohol seperti sorbitol dan xylitol yang kerap ditemukan dalam minuman diet, permen bebas-gula, dan beberapa permen karut. Pemanis buatan ini tidak bisa diserap dengan sempurna oleh tubuh dan bisa menyebabkan bau kentut.
6. Obat-obatan
Obat-obatan tertentu, vitamin, dan suplemen bisa menyebabkan bau kentut. Alasannya berbeda-beda untuk tiap obat dan seberapa sering mereka menyebabkan kita kentut.
7. Infeksi atau penyakit
Bau kentut terkadang tak perlu dikhawatirkan, akan tetapi bila disertai tanda dan gejala lainnya, maka perlu dicurigai ada sesuatu yang terjadi dalam tubuh Anda. Misalnya seperti demam, penurunan berat badan, BAB berdarah, atau diare terus menerus bisa jadi ada infeksi usus atau bahkan kanker usus.
Perubahan apapun dalam kebiasaan BAB Anda yang tidak hilang setelah Anda kentut atau BAB juga bisa menjadi salah satu pertanda masalah.
Baca Juga: Kentut Diduga Bisa Tularkan Virus Corona Covid-19, ini Temuan Ahli!
Berita Terkait
Terpopuler
- Nyanyi Sambil Rebahan di Aspal, Aksi Ekstrem Pinkan Mambo Cari Nafkah Jadi Omongan
- Penyebab BRImo Sempat Terkendala Pagi Ini, Kini Layanan Pulih Sepenuhnya
- 6 Smartwatch di Bawah Rp1 Juta, Fitur Premium untuk Aktivitas Sehari-hari
- Kata Anak Pinkan Mambo Usai Tahu Sang Ibu Ngamen di Jalan: Downgrade Semenjak Nikah Sama Suaminya
- Aksi Ngamen di Jalan Viral, Pinkan Mambo Ngaku Bertarif Fantastis Setara BLACKPINK
Pilihan
-
Tak Ganggu Umat Muslim, Pihak Yayasan Pastikan Rumah Doa Jemaat POUK Tesalonika Jauh dari Masjid
-
Diperiksa Kasus Penggelapan Rp2,4 Triliun, Apa Peran Dude Harlino dan Istri di PT DSI?
-
Diguncang Gempa M 7,6, Plafon Gereja Paroki Rumengkor Ambruk Jelang Ibadah Kamis Putih
-
Isak Tangis Pecah di Kulon Progo, Istri Praka Farizal Romadhon Tiba di Rumah Duka
-
Bareskrim Periksa Pasangan Artis Dude Herlino-Alyssa Terkait Skandal Kasus PT DSI Rp2,4 Triliun
Terkini
-
Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran
-
Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit
-
Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata
-
Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia
-
Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien
-
Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia
-
Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya
-
Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin
-
Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak
-
Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026