Suara.com - Sekarang ini banyak orang menjalani diet rendah gula. Karena, asupan gula terlalu banyak bisa meyebabkan sejumlah masalah kesehatan.
Sehingga orang akan menghindari makanan yang dipanggang, soda, permen dan keripik kentang yang untuk mengurangi asupan gula hariannya.
Pada ada banyak sumber gula yang tersembunyi dan tidak diketahui, terutama makanan kemasan. Tetapi dilansir oleh The Healthy, Anda bisa mengikuti panduan dari ahli diet bila ingin mengurangi gula darah.
1. Infuse water
Minuman infuse water sudah bukan hal asing. Anda bisa mengambil segelar air putih, lalu mencelupkannya dengan rempah-rempah, sayuran, potongan timun, lemon hingga semangka.
Cara ini tidak hanya meningkatkan rasa tanpa menambahkan gula, tetapi juga memberikan sedikit nutrisi tambahan.
2. Pemanis alami
Alih-alih mengonsmsi gula putih atau pemanis buatan, cobalah untuk memakai pemanis alami non-kalori. Karena, pemanis alami non-kalori bisa membantu menstabilkan gula darah.
3. Hindari bumbu kemasan
Baca Juga: Sampai Dilempari Batu, Tenaga Medis di India juga dapat Stigma Negatif
Bumbu kemasan biasanya mengandung gula tambahan. Karena itu, lebih baik hindari bumbu kemasan bila And aingin menurunkan asupan gula. Anda bisa membuat bumbu sendiri, seperti pasta tomat, saus yogurt dan saus salad.
4. Permen sehat
Jika Anda ingin permen tapi harus mengurangi asupan gula, jangan sedih dulu. Anda bisa mengonsumsi permen atau gulali sehat racikan sendiri.
Seperti protein atau granola bar yang berbahan dasar cokelat, tinggi serat dan nutrisi sehat lainnya. Pastikan tidak ada tambahan gula yang tertulis di bagian labelnya.
5. Makanan ringan
Dalam mengurangi asupan gula harian, bukan berarti Anda tidak boleh konsumsi cemilan apapun. Anda bisa mengonsumsi cemilan organik atau biskuit bebas gluten.
Sekarang ini sudah banyak cemilan dan kue organik. Tapi, perlu diingat bahwa tidak semua makanan organik itu bergizi.
Berita Terkait
-
Lebih dari Sekadar Air Putih, 5 Manfaat Infused Water untuk Kesehatan
-
Konsumsi Gula Berlebih Saat Puasa Ramadan Bikin Anak Rentan Depresi dan Gangguan Mental? Ini Penjelasan Dokter
-
5 Resep Minuman dari Kurma: Es Teler sampai Infused Water, Seger Banget
-
Konsumsi Gula Berlebih Picu Depresi hingga Gangguan Mental, Ini Faktanya!
-
5 Cara Mudah Kurangi Asupan Gula dan Karbohidrat Tanpa Menyiksa Diri
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- 5 Lipstik Rekomendasi Fuji yang Tahan Lama, Tidak Kering dan Anti Pecah-Pecah
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Kolesterol Tinggi Sering Tanpa Gejala, Dokter Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini sejak Usia 20 Tahun
-
Dokter Bantah Mitos Obat Kolesterol dan Diabetes Rusak Ginjal, Ini Penjelasannya
-
Anak Sering Ruam atau Diare Setelah Minum Susu? Bisa Jadi Tanda Alergi Susu Sapi
-
Metoo Hadirkan Senyum di Tengah Mobilitas Jakarta lewat Aktivasi Interaktif di CSW
-
Dorong Pola Makan Seimbang, Konsumsi Buah dan Sayur Masih Jadi Tantangan di Indonesia
-
Saat Lambung Mulai Sensitif, Ini Pilihan Makanan yang Lebih Ramah di Perut
-
Quinn Salman Selalu Sempatkan Waktu Bermain Bersama Keluarga, Ternyata Manfaatnya Bagus Banget?
-
Mobilitas Tinggi Bikin Kulit Lebih Rentan Terpapar Kuman, Kapan Perlu Antiseptik?
-
Ancaman Tak Terlihat bagi Lingkungan Perairan: Residu Antidepresan Meningkat di Sungai
-
Layanan Ortopedi Dalam Negeri Kian Dekat dengan Standar Internasional