Suara.com - Keren, Cegah Corona Covid-19 di Chili Antar Obat & Masker Pakai Drone
Banyak cara dilakukan untuk mengurangi kontak fisik mencegah penularan virus corona atau Covid-19. Kini, sebuah kota bernama Zapallar di Chili menggunakan drone berteknologi tinggi untuk memberikan obat-obatan, masker dan pembersih tangan.
Drone itu diterbangkan kepada para manula di daerah-daerah terpencil saat virus corona terus menyebar di kota tersebut. Drone empat baling-baling mampu mengangkut berat, lengkap dengan roda pendarat.
Seperti dilansir dari New York Post, drone dimuat dengan sekantong pasokan di pusat kota dan meluncur melintasi lanskap berbukit yang kering untuk mencapai area yang berjarak hanya dua jam berjalan kaki dari toko obat terdekat.
Chili telah mengkonfirmasi lebih dari 10.000 kasus coronavirus dalam hampir dua bulan sejak wabah dimulai. Negara ini telah membatasi kunjungan ke panti jompo dan menerapkan sistem karantina regional selektif untuk mengisolasi mereka yang sakit.
Zapallar belum melaporkan kasus coronavirus. Tetapi program pilot drone dirancang untuk menjaga orang tua dan miskin yang kekurangan transportasi, jauh dari bahaya, kata Walikota Gustavo Alessandri. Ini juga dapat membantu memasok keluarga dalam karantina, jika wabah melanda rumah.
"Sekarang kami memiliki solusi untuk membantu mereka mendapatkan obat-obatan mereka, tanpa mengekspos pekerja publik atau anggota keluarga orang tersebut di karantina," kata Alessandri.
Drone dikendalikan dari jarak jauh oleh pekerja kota.Para senior membicarakan tentang program ini. Garis pantai mewah kota ini dipenuhi rumah-rumah dan landasan pendaratan helikopter yang kaya dan terkenal di Santiago, tetapi interiornya lebih miskin, terisolasi, dan berpenduduk lebih jarang.
“Inilah cara kami terus maju dan bekerja bersama,” kata Alessandri.
Baca Juga: 3 Kegiatan Kreatif Anak Artis di Rumah Aja, Ada yang Bikin Minimarket!
Berita Terkait
Terpopuler
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- Habiburokhman Ngamuk di DPR, Perwakilan Pengembang Klaster Vasana Diusir Paksa Saat Rapat di Senayan
Pilihan
-
Update Kuota PINTAR BI Wilayah Jawa dan Luar Jawa untuk Penukaran Uang
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
Terkini
-
Lonjakan Kasus Kanker Global, Pencegahan dengan Bahan Alami Kian Dilirik
-
Cara Memilih dan Memakaikan Popok Dewasa untuk Cegah Iritasi pada Lansia
-
5 Fakta Keracunan MBG Cimahi: Pengelola Minta Maaf, Menu Ini Diduga Jadi Penyebab
-
4 Penjelasan Sains Puasa Membantu Tubuh Lebih Sehat: Autofagi, Insulin dan Kecerdasan
-
Mendampingi Anak Gamer: Antara Batasan, Keamanan, dan Literasi Digital
-
Selamat Tinggal Ruam! Rahasia Si Kecil Bebas Bergerak dan Mengeksplorasi Tanpa Batasan Kenyamanan
-
Tantangan Penanganan Kanker di Indonesia: Edukasi, Akses, dan Deteksi Dini
-
Virus Nipah Mengintai: Mengapa Kita Harus Waspada Meski Belum Ada Kasus di Indonesia?
-
Transformasi Layanan Kesehatan Bawa Semarang jadi Kota Paling Berkelanjutan Ketiga se-Indonesia
-
Membangun Kebiasaan Sehat: Pentingnya Periksa Gigi Rutin bagi Seluruh Anggota Keluarga