Suara.com - Wabah virus corona Covid-19 yang telah menimbulkan kekhawatiran, juga turut memunculkan banyak informasi tidak benar alias hoaks di tengah masyarakat.
Banyak orang mungkin sudah menerima informasi bahwa seseorang bisa mendeteksi adanya virus corona Covid-19 dalam tubuh secara mandiri, salah satunya dengan cara menahan napas.
Beberapa orang mungkin percaya menahan napas selama 10 detik tanpa batuk-batuk bisa mendeteksi tubuh terinfeksi virus corona Covid-19 atau tidak.
Faktanya, WHO Indonesia mengatakan seseorang yang mampu menahan napas 10 detik tanpa batuk atau merasa ketidaknyamanan apapun, bukan berarti terbebas dari infeksi virus corona Covid-19 atau penyakit saluran pernapasan lainnya.
"Mampu menahan napas selama 10 detik atau lebih tanpa batuk-batuk atau merasa tidak nyaman bukan berarti Anda bebas dari #Covid-19 atau penyakit saluran pernapasan lainnya," tulis akun Twitter @WHOIndonesia.
Seperti yang Anda ketahui, gejala umum infeksi virus corona Covid-19 adalah batuk kering, kelelahan dan demam. Ada pula beberapa orang yang mungkin mengalami gejala lebih parah, seperti pneumonia.
Sementara itu, cara terbaik utnuk mengetahui seseorang terinfeksi virus corona Covid-19 atau tidak adalah tes laboratorium.
Sebelumnya, ahli kesehatan juga telah menyarankan semua orang untuk selalu memakai masker dan menjaga jarak sosial ketika keluar rumah. Sehingga kita bisa melindungi dirinya sendiri dan orang di sekitar dari virus corona Covid-19.
Karena, penularan virus corona Covid-19 bisa terjadi melalui tetesan cairan pernapasan tubuh ketika seseorang batuk dan bersih. Tetapi, kita juga perlu mewaspadai orang yang terinfeksi virus corona Covid-19 tanpa gejala.
Baca Juga: Pasien Corona Dapat Memperlihatkan Tanda-Tanda Serangan Jantung Klasik
Berita Terkait
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- 26 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 31 Januari 2026: Buru Gullit 117 OVR dan Voucher Draft Gratis
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- Muncul Isu Liar Soal Rully Anggi Akbar Setelah Digugat Cerai Boiyen
Pilihan
-
Mundur Berjamaah, Petinggi OJK dan BEI Kalah dengan Saham Gorengan?
-
Kisah Pilu Randu Alas Tuksongo, 'Raksasa yang Harus Tumbang' 250 Tahun Menjadi Saksi
-
Insentif Mobil Listrik Dipangkas, Penjualan Mobil BYD Turun Tajam
-
Pasar Modal RI Berpotensi Turun Kasta, Kini Jepang Pangkas Rekemondasi Saham BEI
-
Jeffrey Hendrik Belum Resmi jadi Pjs Direktur Utama BEI
Terkini
-
Dokter Ungkap: Kreativitas MPASI Ternyata Kunci Atasi GTM, Perkenalkan Rasa Indonesia Sejak Dini
-
Solusi Bijak Agar Ibu Bekerja Bisa Tenang, Tanpa Harus Mengorbankan Kualitas Pengasuhan Anak
-
Dokter Saraf Ungkap Bahaya Penyalahgunaan Gas Tawa N2O pada Whip Pink: Ganggu Fungsi Otak!
-
Tidak Semua Orang Cocok di Gym Umum, Ini Tips untuk Olahraga Bagi 'Introvert'
-
Dehidrasi Ringan Bisa Berakibat Serius, Kenali Tanda dan Solusinya
-
Indonesia Masih Kekurangan Ahli Gizi, Anemia hingga Obesitas Masih Jadi PR Besar
-
Cedera Tendon Achilles: Jangan Abaikan Nyeri di Belakang Tumit
-
Super Flu: Ancaman Baru yang Perlu Diwaspadai
-
3D Echocardiography: Teknologi Kunci untuk Diagnosis dan Penanganan Penyakit Jantung Bawaan
-
Diam-Diam Menggerogoti Penglihatan: Saat Penyakit Mata Datang Tanpa Gejala di Era Layar Digital