Suara.com - Duh, Pasien Covid-19 Disebut Dapat Alami Sindrom Kelelahan Pasca Sembuh
Keluhan yang ditimbulkan dari pasien virus corona atau Covid-19 masih terus bermunculan. Baru-baru ini para ahli menyebut bahwa Covid-19 pada beberapa pasien mengalami kelelahan setelah sembuh. Ini lantaran infeksi virus corona dapat berdampak panjang dan signifikan terhadap kesehatan.
Dari laporan awal yang ada, memang masih berfokus dampak kesehatan pada sistem pernapasan.
Namun, sejumlah makalah medis yang diterbitkan beberapa minggu terakhir menunjukkan bahwa penularan dapat masuk jauh ke dalam sistem pembuluh darah bahkan otak.
"Kami berada pada tahap yang sangat awam dalam hal memahami efek jangka panjang dari pandemi ini. Tetapi jelas bahwa virus tidak hanya menyerang paru-paru, tapi ada di mana-mana," kata mantan profesor Psikiatri dan Kedokteran di Pusat Tidur dan Chronobiologi Universitas Toronto, Dr Harvey Moldofsky, dikutip dari Telegraph Minggu (3//5/2020).
Dengan demikian, ia mengatakan bahwa definisi tentang pulih masih terlalu jauh jika dibandingkan dengan pengalamannya saat menangani SARS. Ia menyebut, kemungkinan beberapa pasien akan mengalami sindrom kelelahan kronis selama berbulan-bulan atau bahkan bertahun-tahun setelah infeksi awal," tambahnya.
Selanjutnya di halaman berikutnya: Masih Terlalu Dini Ambil Kesimpulan ...
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 Bulan di Laut, 4000 Marinir di Kapal Induk USS Gerald Ford Harus Ngantri Buat BAB
- 7 Bedak Compact Powder Anti Luntur Bikin Glowing Seharian, Cocok Buat Kegiatan Outdoor
- Kecewa Warga Kaltim hingga Demo 21 April, Akademisi Ingatkan soal Kejadian Pati
- 7 Rekomendasi Lipstik Terbaik untuk Kondangan, Tetap On Point Dibawa Makan dan Minum
- Cari Mobil Bekas untuk Wanita? Ini 3 City Car Irit dan Nyaman untuk Harian
Pilihan
-
Gempa 7,5 M Guncang Jepang, Peringatan Tsunami hingga 3 Meter Dikeluarkan
-
Respons Santai Jokowi Soal Pernyataan JK: Saya Orang Kampung!
-
Pemainnya Jadi Korban Tendangan Kungfu, Bos Dewa United Tempuh Jalur Hukum
-
Penembakan Massal Louisiana Tewaskan 8 Anak, Tragedi Paling Berdarah Sejak Awal Tahun 2024
-
Viral Tendangan Kungfu ke Lawan, Eks Timnas Indonesia U-17 Terancam Sanksi Berat
Terkini
-
AI Masuk Dunia Wellness: Kursi Pijat Canggih Ini Bisa Baca Stres dan Sesuaikan Relaksasi
-
Penelitian Baru: Salinitas Air Minum Berkontribusi pada Risiko Hipertensi
-
Lawan PTM dari Rumah: Mengapa Kampanye Generasi Bersih Sehat Vital Bagi Masa Depan Kita?
-
Mengakhiri Ketergantungan Rujukan, Standar Lab Internasional Kini Tersedia Langsung di Makassar
-
Neuropati Perifer pada Diabetes Banyak Tak Terdeteksi, Pedoman Baru Dorong Peran Aktif Apoteker
-
Transformasi Operasi Lutut: Teknologi Robotik hingga Protokol ERAS Dorong Pemulihan Lebih Cepat
-
Konflik Global Memanas, Menkes Dorong Ketahanan Farmasi Nasional dan Stabilitas Harga Obat
-
Rahasia Produk Kesehatan Laris di Marketplace: Review Positif Jadi Penentu Utama
-
Ini Bahaya Tersembunyi Ikan Sapu-Sapu yang Mengancam Ekosistem Jakarta
-
Apakah Ikan Sapu-Sapu Bisa Dimakan? Ini Bahaya untuk Manusia dan Ekosistem