Suara.com - Virus corona memang bisa sembuh, namun juga bisa sangat mematikan jika tidak ditangani dengan benar. Melansir dari Express, setidaknya ada empat tanda yang membuat gejala corona bisa menjadi hal yang serius.
Gejala pertama adalah masalah penapasan. Menurut Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit AS (CDC), orang yang memiliki gejala sulit bernapas harus segera menguhubungi pihak medis.
"Gejala kedua adalah rasa sakit atau tekanan yang terus-menerus di dada yang juga merupakan salah satu gejala darurat utama," lapor pihak CDC,
"Sementara itu, Anda juga harus berbicara dengan dokter jika Anda mengalami kebingungan atau linglung, dan wajah atau bibir berwarna kebiruan," tambahnya.
Selain empat gejala di atas, apabila Anda mengalami gejala lain yang cukup parah maka segera hubungi pihak medis.
"Orang-orang dengan Covid-19 memiliki berbagai gejala yang dilaporkan mulai dari gejala ringan hingga penyakit parah, gejala dapat muncul dua hingga 14 hari setelah terpapar virus" kata CDC.
"Anak-anak memiliki gejala yang mirip dengan orang dewasa dan umumnya memiliki penyakit yang lebih ringan," tambahnya.
Sementara itu, Anda juga bisa berisiko terkena virus corona jika menderita batuk terus menerus atau sesak napas.
"Anda lebih mungkin terinfeksi Covid-19 jika Anda mengembangkan setidaknya dua gejala lain," imbuh CDC.
Baca Juga: Wali Kota Bogor Segel Toko Busana yang Tetap Buka saat PSBB
Gejala tersebut termasuk demam tinggi, menggigil, nyeri otot, sakit kepala, dan sakit tenggorokan. Beberapa pasien juga melaporkan kehilangan indera penciuman dan perasa.
Virus ini dapat menyebar dengan mudah dalam batuk atau tetesan bersin dari orang yang terinfeksi. Jika Anda khawatir terkena infeksi, Anda harus mengkarantina diri selama setidaknya 14 hari.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP Terbaru 2026 Harga Rp2 Jutaan, Kamera Bagus dan Baterai Besar hingga 7000 mAh
- Silsilah Keluarga Lim Xin Rui yang Resmi Jadi Menantu Hasto Kristiyanto
- 3 Klub Pemain Timnas Indonesia Berhasil Raih Tiket Promosi Musim Ini
- Lirik Lagu 'MBG Mas Bahlil Ganteng' yang Viral, Lengkap Asal Usulnya
- HP Vivo yang Bagus Seri Apa? Ini Rekomendasi Seri X, V, dan Y Sesuai Kebutuhan
Pilihan
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer: Hukum Mati Saja Saya!
-
Staf Ahli Gubernur Kaltim Bawa-Bawa Status 'Cucu Nabi' demi Redam Demo Massa
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
-
Nathalie Holshcer Sebut Pengawal Pribadinya Ditembak Polisi, Minta Tanggung Jawab Polri
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
Terkini
-
Mengenal Golden Period Stroke, Waktu Penting yang Menentukan Pemulihan Pasien
-
Akreditasi JCI Perkuat Posisi Bali sebagai Destinasi Wisata Medis Dunia
-
Bukan Sekadar Salah Makan: Mengenal IBD, Penyakit 'Silent Killer' yang Mengintai Usia Produktif
-
Waspada! Ancaman Ebola Selevel Awal Pandemi Covid-19
-
Obesitas Tak Lagi Sekadar Masalah Berat Badan, Kapan Perlu Bedah Bariatrik?
-
Risiko Paparan Darah Tenaga Medis Masih Tinggi, Prosedur IV Jadi yang Paling Diwaspadai
-
Dari Saraf hingga Kanker, MRI Berbasis AI Tingkatkan Akurasi dan Kecepatan Penanganan Pasien
-
Merasa Sehat Bisa Menipu, Cerita Iwet Ramadhan dan Dave Hendrik Jadi Peringatan Bahaya Hipertensi
-
Robekan Aorta Tingkatkan Risiko Kematian Tiap Jam, Layanan Terpadu Jadi Kunci Penyelamatan
-
Heboh Wanita Bekasi Tunjukkan Wajah Khas Gagal Ginjal, Waspadai Ciri-cirinya!