Suara.com - Survei pada pasien rumah sakit dengan virus corona di New York menampilkan hasil yang mengejutkan. Pasalnya, dua per tiga pasien menyatakan bahwa mereka tetap berada di rumah selama pandemi.
“Enam puluh enam persen pasien sebelumnya selalu di rumah, itu mengejutkan kami,” kata gubernur New York, Andrew Cuomo seperti yang dikutip dari New York Post.
Survei yang sama menemukan bahwa 46 persen dari pasien yang di rumah sakit menganggur dan 37 persen pensiunan.
"Jadi, itu mengatakan mereka tidak bekerja, mereka tidak bepergian, orang-orang ini benar-benar di rumah" kata Cuomo.
Dengan hasil penelitian itu, Cuomo kembali menyerukan untuk menjauhkan jarak sosial dan berhati-hati saat mengunjungi orang lain.
“Itu memperkuat apa yang kami katakan di mana sebagian besar berkaitan dengan apa yang Anda lakukan untuk melindungi diri sendiri dan orang lain,” kata Cuomo kepada wartawan di rumah sakit Long Island.
"Sekarang terserah Anda. Terserah Anda memakai masker atau melakukan pembersih tangan, Anda mungkin memiliki orang yang lebih muda mengunjungi Anda dan mungkin sering berada di luar atau Anda tinggal jauh dari orangtua" tambahnya.
Dilansir dari New York Post, pemerintah New York sempat berpikir lonjakan kasus berasal dari penggunaan kendaraan umum. Namun, hanya sekitar 4 persen responden menggunakan kendaraan umum.
"Kami pikir, mungkin mereka menggunakan transportasi umum dan kami telah mengambil tindakan pencegahan khusus pada transportasi umum," kata Cuomo.
Baca Juga: Terima Panggilan Kedua, Said Didu: Bismillah, Saya Patuh Aturan Hukum
"Tapi ternyata bukan itu," tambahnya.
Pejabat negara menugaskan survei untuk mencoba lebih memahami bagaimana virus corona terus menyebar bahkan ketika pertumbuhan dalam kasus-kasus baru telah melambat secara drastis setelah penerapan jarak sosial.
Mereka juga mengklarifikasi bahwa sumber penerimaan rumah sakit hanya menanyakan pasien di mana mereka tinggal sebelum datang ke rumah sakit. Bukan tentang indikator kepatuhan mereka dengan pedoman jarak sosial atau sumber infeksi potensial.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- 4 AC Hemat Listrik untuk Rumah Daya Listrik 450 VA, Pilihan Terbaik agar Tidak Jeglek
Pilihan
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
Terkini
-
Sering Menatap Layar? Waspadai Miopia dan Mata Silinder yang Kini Banyak Menyerang Usia Produktif
-
El Nino dan Perubahan Iklim Tingkatkan Risiko DBD, Mengapa Kita Harus Lebih Waspada?
-
Penyakit Jantung Tak Menunggu Tua: Ini Strategi Proteksi di Tengah Lonjakan Biaya Medis
-
WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global
-
Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental
-
Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!
-
Bukan Sekadar Haus, Ini Alasan Mengapa Air Putih Saja Tidak Cukup Saat Latihan Intens
-
Informed Consent Bukan Sekadar Formalitas: Mengapa Dokter Wajib Bicara Langsung dengan Anda?
-
Sering Dianggap Ganas, Padahal Sebagian Besar Tumor Otak Bersifat Jinak
-
Kasus Dermatitis pada Bayi dan Anak Terus Meningkat, Ini Cara Cegah Eksim Si Kecil Kambuh