Suara.com - Singapura dan Filipina Laporkan Kenaikan Kasus Virus Corona
Jumlah kasus virus Corona Covid-19 masih terus bertambah, di tengah pelonggaran lockdown dan pembatasan di sejumlah negara Asia Tenggara.
Di Singapura, Kementerian Kesehatan melaporkan 768 kasus baru Covid-19 baru pada Jumat (8/5/2020), sehingga total kasus menjadi 21.707. Dalam keterangan resminya, Kementerian Kesehatan Singapura menyampaikan sebagian besar kasus baru berasal dari pemegang izin kerja yang tinggal di asrama pekerja asing.
Sedangkan sepuluh kasus berasal dari warga Singapura atau permanent resident.
"Kami masih bekerja merinci kasus lebih lanjut dan pembaruan lebih lanjut akan disampaikan melalui siaran pers Kementerian Kesehatan pada malam ini," tulis Kementerian Kesehatan Singapura, dilansir dari Anadolu Agency.
Singapura juga melaporkan 78 pasien sembuh dalam 24 jam terakhir, sehingga total mencapai 1.712. Dengan penambahan jumlah infeksi, Singapura tetap menjadi negara dengan tingkat Covid-19 tertinggi di Asia Tenggara, disusul Indonesia dan Filipina.
Sementara itu Filipina melaporkan 120 kasus baru Covid-19, sehingga total jumlah infeksi di negara itu menjadi 10.463. Departemen Kesehatan Filipina mengatakan 70 persen kasus baru itu tercatat di Metro Manila, sedang 23 persen lainnya di Central Visayas, kutip the Philippine Star.
Selain itu, 11 pasien meninggal karena infeksi virus SARS CoV-2 dalam 24 jam terakhir, menjadikan total 696 kematian. Sebanyak 116 pasien kembali pulih dari infeksi Covid-19, sehingga total kini menjadi 1.734.
Filipina menyediakan 23 laboratorium pengujian Covid-19 berlisensi di seantero negeri Sementara 84 laboratorium lainnya tengah menjalani proses akreditasi.
Baca Juga: Bekas Kluster Covid-19, Mustafa Centre di Singapura Kembali Dibuka
Departemen Kesehatan Filipina menargetkan kapasitas tes harian mencapai 30.000 mulai 31 Mei, meski target awal 8.000 tes per hari pada akhir April tak tercapai. Filipina memberlakukan karantina wilayah untuk Metro Manila hingga 15 Mei.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Arya Iwantoro Anak Siapa? Ternyata Ayahnya Eks Sekjen Kementan yang Pernah Diperiksa KPK!
- Usut Kematian Nizam Syafei yang Disiksa Ibu Tiri, Video di Ponsel Korban akan Diperiksa
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
Pilihan
-
Debut Berujung Duka, Pemain Senegal Meninggal Dunia Usai Kolaps di Lapangan
-
Di Tengah Jalan Raya, Massa Polda DIY Gelar Salat Gaib Massal untuk Korban Represi Aparat
-
Massa Aksi di Depan Polda DIY Dibubarkan Paksa oleh Sekelompok Orang Berpakaian Sipil
-
5 Fakta Mencekam Demo di Mapolda DIY: Gerbang Roboh hingga Ledakan Misterius
-
Suasana Mencekam di Depan Polda DIY, Massa Berhamburan Usai Terdengar Ledakan
Terkini
-
Selamat Tinggal Ruam! Rahasia Si Kecil Bebas Bergerak dan Mengeksplorasi Tanpa Batasan Kenyamanan
-
Tantangan Penanganan Kanker di Indonesia: Edukasi, Akses, dan Deteksi Dini
-
Virus Nipah Mengintai: Mengapa Kita Harus Waspada Meski Belum Ada Kasus di Indonesia?
-
Transformasi Layanan Kesehatan Bawa Semarang jadi Kota Paling Berkelanjutan Ketiga se-Indonesia
-
Membangun Kebiasaan Sehat: Pentingnya Periksa Gigi Rutin bagi Seluruh Anggota Keluarga
-
Susu Kambing Etawa Indonesia Tembus Pameran Internasional: Etawanesia Unjuk Gigi di Expo Taiwan
-
Penanganan Penyintas Kanker Lansia Kini Fokus pada Kualitas Hidup, Bukan Sekadar Usia Panjang
-
Ini Rahasia Tubuh Tetap Bugar dan Kuat Menjalani Ramadan Optimal Tanpa Keluhan Tulang dan Sendi
-
Anak Sekolah Jadi Kelompok Rentan, Pemantauan Aktif Vaksinasi Dengue Diperluas di Palembang
-
Cuma Pakai Dua Jari, Dokter Ungkap Cara Deteksi Sakit Jantung dari Raba Nadi